EDUCARE.CO.ID – Goa Kelelawar Padayo di Kompleks PT Semen Padang, Kelurahan Indarung, Kecamatan Lubuk Kilangan, mulai mendapat perhatian Pemerintah Kota Padang. Kawasan ini berpeluang menjadi destinasi wisata alam edukasi.
Wali Kota Padang Fadly Amran meninjau kawasan tersebut pada Sabtu (29/8/2026). Ia melihat langsung kondisi lingkungan dan potensi yang bisa dikembangkan.
Berdasarkan rilis Pemerintah Kota Padang, Fadly datang bersama Kepala Dinas PUPR Kota Padang Malvi Hendri dan Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang Yenni Yuliza. Camat Lubuk Kilangan Nurul Widya Siska Usman, Pokdarwis, jajaran PT Semen Padang, serta sejumlah pihak terkait juga ikut dalam kunjungan itu.
Rombongan mengecek formasi batuan, jalur dalam goa, kondisi lingkungan, serta habitat kelelawar. Peninjauan tersebut membantu Pemko Padang melihat kebutuhan penataan kawasan secara langsung.
Formasi Batuan Jadi Potensi Wisata Edukasi
Fadly melihat kekayaan geologi sebagai salah satu daya tarik utama Goa Kelelawar Padayo. Beragam formasi batuan di kawasan itu dapat menjadi bahan pembelajaran bagi pengunjung.
“Formasi-formasi batu ini cukup lengkap di sini,” kata Fadly.
Menurutnya, pengunjung nantinya dapat mengenal proses pembentukan mulut goa. Mereka juga bisa mempelajari karakteristik batuan yang terdapat di kawasan tersebut.
Konsep wisata seperti itu tidak hanya mengandalkan panorama. Pengelola juga dapat menghadirkan informasi tentang geologi dan proses terbentuknya goa.
Fadly berharap pengalaman tersebut dapat membuat kunjungan terasa lebih edukatif. Wisatawan bisa menikmati alam sekaligus mengenal proses geologi yang berlangsung dalam waktu sangat panjang.
Empat Spesies Kelelawar Perkuat Daya Tarik
Habitat kelelawar menjadi bagian penting dari potensi Goa Kelelawar Padayo. Fadly menyebut kawasan tersebut masih menjadi tempat hidup dan aktivitas empat spesies kelelawar.
Keberadaan satwa itu membuat aspek konservasi perlu mendapat perhatian. Pengembangan wisata tidak boleh mengganggu habitat kelelawar maupun kondisi alami goa.
Fadly meminta Pokdarwis menjaga keasrian kawasan saat menyiapkan berbagai fasilitas wisata. Pembangunan juga perlu menyesuaikan karakter lingkungan.
“Pengembangan pariwisata harus berjalan beriringan dengan upaya konservasi,” tegasnya.
Fasilitas wisata memang dapat meningkatkan kenyamanan dan keamanan pengunjung. Namun, pengelola perlu menempatkan kelestarian lingkungan sebagai pertimbangan utama.
Panorama Sekitar Ikut Jadi Daya Tarik
Tidak hanya bagian dalam goa yang menarik perhatian. Lingkungan di sekitar Goa Kelelawar Padayo juga menawarkan panorama alam yang dapat mendukung pengalaman wisata.
Beberapa pondok dan saung sudah tersedia di kawasan tersebut. Pengelola dapat memanfaatkan fasilitas itu untuk berbagai kegiatan pengunjung.
Fadly berharap Pokdarwis terus menjaga kondisi kawasan. Upaya tersebut sejalan dengan program unggulan Jelajah Padang yang mendorong pengembangan pariwisata di Kota Padang.
Pemko Padang Mulai Benahi Kawasan Sejak 2025
Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang Yenni Yuliza menjelaskan bahwa pemerintah kota mulai membenahi kawasan Goa Kelelawar bersama PT Semen Padang sejak 2025.
Penataan berjalan secara bertahap. Pemko Padang mempertimbangkan kebutuhan wisatawan sekaligus kondisi lingkungan dalam proses tersebut.
Sejumlah fasilitas pendukung kini tersedia. Penerangan, jalan, jembatan, dan sarana lainnya membantu meningkatkan kesiapan kawasan.
Yenni mengatakan pembenahan tersebut dapat mendukung pengembangan Goa Kelelawar Padayo sebagai destinasi wisata.
Ada Rencana Wisata Minat Khusus
Pemko Padang juga menyiapkan sejumlah rencana pengembangan. Salah satunya berupa pembenahan jalur di dalam goa.
Pemerintah juga membuka peluang wisata minat khusus, termasuk aktivitas panjat tebing. Rencana lain mencakup penataan saung dan pemasangan petunjuk arah.
Pengelola juga merencanakan pemasangan CCTV. Selain itu, Pemko Padang menyiapkan rencana pembangunan camping ground di luar area goa.
Berbagai rencana tersebut dapat memperluas pilihan aktivitas wisata. Namun, pengelola tetap perlu memperhatikan keselamatan pengunjung dan kelestarian kawasan.
Pemko Siapkan Akses Baru Menuju Goa
Akses menuju Goa Kelelawar Padayo saat ini masih melewati kawasan PT Semen Padang. Kondisi tersebut mendorong Pemko Padang mengupayakan jalur baru.
Pemerintah kota berharap jalan baru dapat menjadi akses utama menuju destinasi. Dengan begitu, wisatawan tidak perlu bergantung pada jalur melalui kawasan perusahaan.
Yenni menyampaikan bahwa lahan untuk pembukaan akses baru sudah tersedia. Pemko Padang selanjutnya akan mengupayakan anggaran pembangunan melalui kolaborasi dengan DPRD Kota Padang dan PT Semen Padang.
Akses yang lebih mudah dapat mendukung pertumbuhan kunjungan. Masyarakat sekitar juga berpeluang mendapat manfaat ekonomi dari perkembangan destinasi tersebut.
Wisata Alam Perlu Berjalan Bersama Konservasi
Goa Kelelawar Padayo memiliki beberapa modal untuk berkembang sebagai destinasi alternatif. Kekayaan geologi, habitat kelelawar, panorama alam, dan peluang wisata minat khusus menjadi bagian dari potensi tersebut.
Pemko Padang ingin menggabungkan unsur wisata dan edukasi dalam pengembangan kawasan. Pengunjung nantinya dapat menikmati alam sekaligus mempelajari geologi serta kehidupan satwa.
Pokdarwis dan masyarakat sekitar juga memiliki peran penting. Mereka dapat membantu menjaga kawasan sekaligus mendukung pengelolaan destinasi dalam jangka panjang.
Pengembangan Goa Kelelawar Padayo pada akhirnya tidak hanya mengejar jumlah kunjungan. Pemerintah perlu menjaga keseimbangan antara kenyamanan wisatawan, edukasi, aktivitas wisata, dan konservasi.
Jika seluruh unsur tersebut berjalan bersama, Goa Kelelawar Padayo berpeluang menjadi ruang belajar sekaligus destinasi wisata alam yang memiliki karakter kuat di Kota Padang.
Penulis: Putri Faathiman Niara


