EDUCARE.CO.ID – Tim panahan Indonesia menorehkan hasil positif dalam Singapore Archery Open 2026 yang berlangsung di Bukit Gombak, Singapura. Hingga kompetisi berakhir pada Minggu (6/9), Indonesia mengoleksi sembilan medali yang terdiri dari lima emas, tiga perak, dan satu perunggu.
Dari nomor recurve, Indonesia menyumbangkan empat medali emas, satu perak, dan satu perunggu. Hasil tersebut menjadi modal penting bagi para atlet yang tengah dipersiapkan menghadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
Pada nomor individu recurve putra, Riau Ega Agata Salsabilla berhasil meraih medali emas. Ia menjadi juara setelah mengalahkan pemanah Australia, Christopher Jackson, dengan skor 6-2 pada partai final.
Alviyanto Bagas Prastyadi turut menyumbangkan medali untuk Indonesia. Ia meraih perunggu setelah mengalahkan Peter Boukouvalas dari Australia dengan skor 6-0.
Sementara itu, Ahmad Khoirul Baasith mengakhiri nomor individu recurve putra di posisi ketujuh.
Indonesia Dominan di Recurve Putri
Kekuatan Indonesia juga terlihat pada nomor individu recurve putri. Diananda Choirunisa berhasil meraih emas setelah mengalahkan rekan senegaranya, Rezza Octavia, dengan skor 6-2.
Pertandingan tersebut menghadirkan final sesama wakil Indonesia. Rezza Octavia pun membawa pulang medali perak.
Pemanah Indonesia lainnya, Fathiyya Erista Maharani, menempati posisi kelima pada nomor tersebut.
Indonesia kemudian menambah dua medali emas melalui nomor beregu recurve.
Tim putra yang diperkuat Riau Ega, Ahmad Khoirul Baasith, dan Alviyanto Bagas Prastyadi berhasil mengalahkan Australia dengan skor 6-2 di final.
Ketiganya sebelumnya juga tampil sebagai tim terbaik pada babak kualifikasi. Mereka mengumpulkan total 2.021 poin.
Emas berikutnya datang dari tim recurve putri. Diananda Choirunisa, Rezza Octavia, dan Fathiyya Erista Maharani menang 6-2 atas Salt & Light Archery Club.
Tim putri Indonesia juga memimpin babak kualifikasi dengan raihan 1.988 poin.
Tambahan Tiga Medali dari Nomor Compound
Sehari sebelumnya, sektor compound putri lebih dulu memberikan tiga medali bagi Indonesia. Nurisa Dian Ashrifah meraih emas pada nomor individu setelah mengalahkan Yurike Nina Bonita Pereira dengan skor 146-142.
Yurike harus puas dengan medali perak. Medali perak lainnya diraih tim compound putri Indonesia.
Tim yang diperkuat Nurisa Dian Ashrifah, Yurike Nina Bonita Pereira, dan Ratih Zil’izati Fadhly tersebut meraih posisi kedua setelah kalah tipis dari Australia pada perebutan medali emas.
Dengan tambahan hasil dari nomor recurve, Indonesia menutup Singapore Archery Open 2026 dengan total sembilan medali.
Perinciannya adalah lima emas, tiga perak, dan satu perunggu. Enam pemanah recurve yang tampil di Singapura juga merupakan bagian dari skuad yang dipersiapkan untuk menghadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
Rincian Medali Panahan Indonesia
| Nomor Pertandingan | Atlet/Tim | Medali |
| Individu Recurve Putra | Riau Ega Agata Salsabilla | Emas |
| Individu Recurve Putri | Diananda Choirunisa | Emas |
| Beregu Recurve Putra | Riau Ega, Baasith, Alviyanto | Emas |
| Beregu Recurve Putri | Diananda, Rezza, Fathiyya | Emas |
| Individu Compound Putri | Nurisa Dian Ashrifah | Emas |
| Individu Recurve Putri | Rezza Octavia | Perak |
| Individu Compound Putri | Yurike Nina Bonita Pereira | Perak |
| Beregu Compound Putri | Tim Nasional Indonesia | Perak |
| Individu Recurve Putra | Alviyanto Bagas Prastyadi | Perunggu |
Singapore Archery Open 2026 menjadi uji coba internasional bagi tim panahan Indonesia sebelum menghadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
Penulis: Andini Namira Saskirana


