Website Bisnis Sempat Diretas, Mahasiswa UNAIR Rancang Strategi Baru Pakai Konsep AIDA

Must read

EDUCARE.CO.ID – Kehadiran website menjadi bagian penting dalam membangun citra dan pemasaran bisnis di era digital. Namun, serangan siber dapat mengganggu fungsi tersebut, seperti yang pernah dialami Blantek Teknik, perusahaan yang bergerak di bidang jasa konstruksi serta penyewaan alat berat dan alat ringan.

Website lama Blantek Teknik sempat mengalami peretasan. Kondisi itu membuat perusahaan kesulitan memanfaatkan website sebagai sarana informasi dan pemasaran.

Di sisi lain, informasi mengenai produk dan layanan Blantek Teknik juga belum tersaji dalam katalog digital yang terstruktur. Calon pelanggan pun harus mencari informasi dari berbagai saluran sebelum mengetahui layanan yang tersedia.

Berdasarkan sumber rilis Fakultas Vokasi Universitas Airlangga (UNAIR), persoalan tersebut kemudian mendorong mahasiswa Fakultas Vokasi UNAIR untuk merancang ulang website Blantek Teknik.

Proyek itu tidak sekadar menghadirkan tampilan website baru. Mahasiswa juga menyusun kembali alur informasi menggunakan konsep AIDA, yaitu Attention, Interest, Desire, dan Action.

Website Dirancang untuk Arahkan Calon Pelanggan

Konsep AIDA membantu mahasiswa menyusun perjalanan pengunjung sejak pertama kali membuka website hingga menghubungi perusahaan.

Pada tahap attention, halaman utama menampilkan visual serta pesan utama yang dapat langsung menarik perhatian pengunjung. Bagian ini menjadi pintu masuk untuk mengenalkan Blantek Teknik kepada calon pelanggan.

Selanjutnya, tahap interest hadir melalui katalog dan informasi layanan yang lebih terstruktur. Pengunjung dapat melihat berbagai jasa konstruksi serta pilihan alat berat dan ringan dalam satu website.

Dengan susunan tersebut, calon pelanggan tidak perlu berpindah-pindah saluran hanya untuk mencari informasi dasar mengenai layanan Blantek Teknik.

Bangun Kepercayaan Sebelum Pengunjung Memesan

Setelah menarik perhatian dan membangun ketertarikan, website juga perlu meyakinkan calon pelanggan.

Mahasiswa menerapkan tahap desire melalui penyajian profil perusahaan, informasi layanan, serta berbagai keterangan pendukung. Informasi tersebut membantu pengunjung mengenal pengalaman dan kompetensi Blantek Teknik sebelum mengambil keputusan.

Kemudian, website mengarahkan pengunjung menuju tahap action.

Pada bagian ini, pengunjung dapat memilih kanal komunikasi yang tersedia. Website menyediakan akses menuju WhatsApp, nomor telepon, formulir pendaftaran, hingga Google Maps.

Kanal tersebut memungkinkan calon pelanggan berkonsultasi, meminta informasi tambahan, atau melanjutkan proses pemesanan dengan lebih mudah.

Bukan Sekadar Mempercantik Tampilan Website

Proyek mahasiswa Vokasi UNAIR tersebut menunjukkan bahwa pengembangan website bisnis tidak berhenti pada urusan desain.

Struktur informasi juga menentukan pengalaman pengunjung. Pesan yang jelas, katalog yang rapi, serta akses komunikasi yang mudah dapat membantu website menjalankan fungsi pemasaran dengan lebih optimal.

Konsep AIDA membuat setiap bagian website memiliki tujuan yang berbeda. Halaman utama menarik perhatian. Katalog membangun ketertarikan. Profil perusahaan memperkuat kepercayaan. Sementara itu, kanal komunikasi mendorong pengunjung mengambil tindakan.

Pendekatan tersebut membuat website tidak hanya berfungsi sebagai tempat menampilkan informasi. Website juga dapat menjadi bagian dari perjalanan calon pelanggan sebelum mereka menggunakan layanan perusahaan.

Mahasiswa Vokasi Terapkan Kompetensi untuk Dunia Usaha

Pengembangan website Blantek Teknik menjadi contoh penerapan kompetensi mahasiswa vokasi untuk menjawab kebutuhan nyata di dunia usaha.

Mahasiswa memadukan kemampuan teknologi digital dengan prinsip pemasaran dalam satu proyek. Mereka tidak hanya mengembangkan tampilan, tetapi juga memikirkan bagaimana pengunjung menerima informasi dan menentukan langkah berikutnya.

Bagi Blantek Teknik, website baru tersebut diharapkan dapat membantu perusahaan membangun kembali kehadiran digital setelah mengalami gangguan pada website sebelumnya.

Selain itu, penyusunan katalog dan informasi layanan secara lebih terarah dapat membantu calon pelanggan memahami produk serta jasa yang ditawarkan.

Efektivitas Website Masih Perlu Diukur

Meski rancangan website telah menggunakan konsep AIDA, efektivitasnya tetap perlu melihat data setelah website berjalan.

Jumlah pengunjung dapat menjadi salah satu indikator awal. Selanjutnya, perusahaan dapat melihat jumlah interaksi melalui WhatsApp, telepon, formulir, maupun kanal komunikasi lainnya.

Respons pelanggan juga penting untuk mengetahui bagian website yang sudah efektif dan bagian yang masih perlu diperbaiki.

Evaluasi tersebut dapat membantu Blantek Teknik mengembangkan strategi pemasaran digital secara bertahap. Dengan begitu, website tidak berhenti sebagai proyek pengembangan, tetapi dapat terus berkembang mengikuti kebutuhan bisnis dan perilaku calon pelanggan.

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

Latest article