UNAIR Kukuhkan Tujuh Guru Besar Baru dalam Upacara Akademik

EduNews

educare.co.id, Surabaya – Universitas Airlangga (UNAIR) kembali menggelar upacara pengukuhan guru besar pada Selasa (25/2/2025) di Aula Garuda Mukti, Lantai 5, Kantor Manajemen Kampus MERR-C UNAIR. Rektor UNAIR, Prof. Dr. Mohammad Nasih, M.T., Ak., CA., memimpin langsung prosesi pengukuhan tersebut.

Dalam sambutannya, Prof. Nasih menyampaikan selamat kepada para guru besar yang baru dikukuhkan. Ia menekankan bahwa momen pengukuhan ini bukan sekadar seremoni, melainkan juga forum ilmiah yang menjadi wadah bagi pengembangan dan diseminasi ilmu pengetahuan.

“Pengukuhan guru besar adalah sebuah majelis forum berisi pengembangan diseminasi pemikiran serta ilmu pengetahuan. Sehingga, tidak salah jika kita menyebutnya sebagai forum penuh keberkahan karena di dalamnya ada berbagai macam ilmu tersampaikan,” ujarnya.

Perjalanan Panjang Menuju Guru Besar

Prof. Nasih memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para profesor atas perjuangan mereka dalam mencapai jabatan akademik tertinggi. Ia menegaskan bahwa pencapaian ini membutuhkan kerja keras, proses panjang, serta dedikasi tinggi dalam dunia akademik.

“Sebuah tujuan, cita-cita, dan harapan yang diinginkan secara bersama harus dirancang sejak awal. Tidak ada satu pun di dunia yang sifatnya ujug-ujug, kecuali karena karunia yang maha kuasa,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa setiap guru besar yang dikukuhkan telah memenuhi berbagai persyaratan akademik, termasuk pencapaian dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi, yang mencakup penelitian, pengajaran, dan pengabdian kepada masyarakat.

“Guru besar adalah jabatan akademik bagi seseorang yang memenuhi persyaratan. Salah satunya mengumpulkan cum kredit poin secara professional. Baik di bidang penelitian, pengajaran, maupun pengabdian masyarakat,” tambahnya.

Harapan untuk Masa Depan

Pada akhir sambutannya, Prof. Nasih berharap agar UNAIR terus melahirkan lebih banyak guru besar di masa mendatang.

BACA JUGA:  Lulus 100%, Siswa Sekolah Republik Indonesia Tokyo Kelas XII

“Kita berharap ke depan segera muncul lagi guru besar baru yang juga menunaikan Tri Dharma Perguruan Tinggi, di mana pun mereka berada,” pungkasnya.

Dalam prosesi ini, sebanyak tujuh profesor dikukuhkan, yaitu Prof. Dr. Tri Wahyu Suprayogi, drh., M.Si.; Prof. Dr. Sunaryo Hadi Warsito, drh., M.P.; Prof. Dr. Tatik Hernawati, drh., M.Si.; Prof. Dr. Mohammad Anam Al Arif, drh., M.P.; dan Prof. Dr. Ira Sari Yudaniayanti, drh., M.P. dari Fakultas Kedokteran Hewan (FKH). Selain itu, juga dikukuhkan Prof. Dr. Ir. Rr. Soenarnatalina Melaniani, M.Kes., dari Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM).

Momen haru mewarnai prosesi saat SK Guru Besar diberikan kepada perwakilan keluarga mendiang Prof. Dr. Kusnoto, drh., M.Si., yang telah berpulang lebih dahulu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *