UNAIR Buka Empat Jalur Mandiri Tahun 2025, Ini Rincian Persyaratan dan Jadwalnya
educare.co.id, Surabaya – Universitas Airlangga (UNAIR) resmi membuka empat jalur penerimaan mahasiswa baru melalui seleksi mandiri untuk tahun akademik 2025. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Pusat Penerimaan Mahasiswa UNAIR, Dr. Achmad Solihin, S.E., M.Si., pada Jumat (9/5/2025).
Keempat jalur tersebut mencakup Mandiri Prestasi, Mandiri UTBK Plus, Mandiri Reguler, dan Mandiri Kemitraan, masing-masing dengan mekanisme seleksi dan syarat pendaftaran yang berbeda.
Jalur Mandiri Prestasi
Jalur ini ditujukan bagi peserta Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2025 yang tidak lolos, namun telah memilih UNAIR sebagai salah satu pilihan program studi. Seleksi dilakukan tanpa tes, melainkan dengan menilai portofolio, nilai rapor, serta capaian akademik dan non-akademik.
“Tidak ada tes dalam jalur ini, seleksi dilakukan berdasarkan portofolio dan nilai rapor serta prestasi akademik maupun non-akademik,” ungkap Solihin.
Pendaftar harus merupakan siswa kelas 12 atau lulusan tahun 2025, telah mengikuti SNBP dengan memilih prodi di UNAIR, dan dinyatakan tidak lulus pada seleksi tersebut.
Jalur Mandiri UTBK Plus
Jalur ini diperuntukkan bagi peserta dengan nilai UTBK-SNBT 2025 yang belum diterima di jalur nasional. Seleksi dilakukan berdasarkan nilai UTBK ditambah Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang disesuaikan dengan prodi pilihan. Tes akan digelar di kampus UNAIR menggunakan sistem Computer Based Test (CBT).
“Tes TKA ini nantinya akan ada 2 mata pelajaran pendukung yang akan diujikan sesuai prodi yang dipilih,” tuturnya.
Syaratnya, peserta tidak lulus SNBP 2024 dan 2025, namun memiliki nilai UTBK 2025.
Jalur Mandiri Reguler
Jalur ini memberi kesempatan bagi calon mahasiswa untuk mengikuti seleksi berbasis tes kembali, tanpa mempertimbangkan nilai UTBK sebelumnya. Peserta akan menjalani Tes Potensi Akademik (TPA) dan TKA sesuai dengan prodi yang dituju.
“Ini kesempatan bagi peserta yang kurang yakin dengan nilai UTBK-nya, barangkali dulu hasil UTBK-nya kurang bagus dan UNAIR memberikan kesempatan kedua dengan melakukan tes lagi,” paparnya. Syaratnya serupa, yaitu tidak lolos SNBP 2024 dan 2025.
Jalur Mandiri Kemitraan
Berbeda dengan jalur reguler, Mandiri Kemitraan diperuntukkan bagi peserta yang mendapat rekomendasi resmi dari mitra UNAIR, baik instansi pemerintah maupun perusahaan. Meski demikian, seleksi tetap dilakukan melalui tes akademik.
“Jadi nanti ada pernyataan komitmen dari mitra untuk merekomendasikan peserta. Kemitraan ini tidak otomatis langsung diterima. Namun penentuan lolos atau tidaknya didasarkan hasil tesnya,” jelasnya.
Peserta harus melampirkan surat rekomendasi dari mitra resmi UNAIR dan memenuhi syarat tidak lolos SNBP 2024 dan 2025.
Jadwal Seleksi Jalur UTBK Plus, Reguler, dan Kemitraan:
-
Pendaftaran: 13 Mei – 4 Juni 2025 (ditutup pukul 17.00 WIB)
-
Perbaikan & Verifikasi Dokumen: Hingga 4 Juni 2025 pukul 19.00 WIB
-
Pembayaran Biaya Seleksi: Hingga 4 Juni 2025 pukul 21.00 WIB
-
Tes Tulis (CBT): 10 – 11 Juni 2025
-
Pengumuman Hasil: 14 Juni 2025
Solihin mengimbau agar calon peserta tidak asal memilih jalur, melainkan memperhitungkan potensi dan kemampuan pribadi.
“Peserta harus mampu memetakan kemampuan dan peluang masing-masing. Nilai UTBK rendah tapi memilih prodi seperti Kedokteran, itu berat. Maka mungkin bisa pilih jalur reguler dan mempersiapkan diri lebih baik siapa tahu nilainya bisa lebih bagus lagi,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya kejujuran dalam proses seleksi. “Fokus belajar, jangan mengambil jalan pintas dengan kecurangan. Karena yang rugi adalah peserta itu sendiri.”
Dengan proses seleksi yang transparan dan ketat, UNAIR berharap dapat menjaring mahasiswa unggul yang sejalan dengan visinya, Excellence with Morality.
