Belajar TBC Jadi Lebih Menarik, Buku Indonesia–Inggris Ini Resmi Diluncurkan di Canberra

Must read

EDUCARE.CO.ID – Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Canberra meluncurkan buku anak dwibahasa Masalah Tuberkulosis (TBC/TB Trouble) beserta buku aktivitas pendamping di Wisma Duta RI, Canberra, Australia.

Berdasarkan rilis Kemendikdasmen, peluncuran buku karya Susan Neuhaus ini menjadi bagian dari upaya memperkuat literasi kesehatan anak sekaligus mendukung pembelajaran Bahasa Indonesia di Australia.

Kegiatan tersebut menghadirkan guru Bahasa Indonesia, komunitas pendidikan, mahasiswa, Balai Bahasa Indonesia, serta masyarakat Indonesia dan Australia yang memiliki perhatian terhadap dunia pendidikan.

Gabungkan Edukasi Kesehatan dan Literasi Anak

Duta Besar RI untuk Australia dan Vanuatu, Siswo Pramono, mengapresiasi hadirnya buku tersebut. Menurutnya, buku ini memberi manfaat ganda karena mengajarkan kesehatan sekaligus memperkaya bahan ajar Bahasa Indonesia.

Selain itu, buku tersebut menawarkan pendekatan yang dekat dengan kehidupan anak-anak sehingga pesan yang disampaikan menjadi lebih mudah dipahami.

Dalam pemaparannya, Susan Neuhaus menjelaskan bahwa ia menulis buku Masalah TBC (TB Trouble) untuk membantu anak-anak memahami penyakit menular melalui cerita yang menarik dan mudah diikuti.

Sebelumnya, Susan juga menulis buku bertema malaria dengan konsep serupa.

Ia berharap cerita yang sederhana dan ilustrasi yang ramah anak dapat meningkatkan kesadaran keluarga mengenai pentingnya menjaga kesehatan sejak dini.

Kenalkan Upaya Penanganan TBC di Indonesia

Pada kesempatan yang sama, Marsia Gustiananda Pramono menjelaskan kondisi terkini penanganan tuberkulosis di Indonesia.

Ia memaparkan berbagai langkah pemerintah dalam mempercepat eliminasi TBC, termasuk edukasi masyarakat, pencegahan, dan penguatan layanan kesehatan.

Melalui paparan tersebut, peserta mendapatkan gambaran mengenai tantangan sekaligus kemajuan yang dicapai Indonesia dalam menangani penyakit tersebut.

Jadi Bahan Ajar Bahasa Indonesia di Sekolah Australia

Sebagai bagian dari acara, Susan Neuhaus menyerahkan buku secara simbolis kepada Duta Besar RI untuk Australia dan Vanuatu, Siswo Pramono.

Selain itu, ia juga menyerahkan buku kepada Adam Chad, Guru Bahasa Indonesia di Majura Primary School, serta delapan Indonesian Teaching Assistant (ITA) yang mengajar di sejumlah sekolah di Canberra.

Melalui langkah ini, para guru dapat memanfaatkan buku tersebut sebagai bahan ajar yang kontekstual dan menarik bagi siswa.

Buku dwibahasa tersebut membantu siswa mempelajari Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris secara bersamaan melalui cerita yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Perkuat Hubungan Indonesia dan Australia

Buku Masalah TBC (TB Trouble) mengangkat tema petualangan dan persahabatan yang dipadukan dengan edukasi kesehatan.

Cerita dalam buku mengajak anak-anak memahami pentingnya pola hidup sehat, pengobatan yang tepat, dan pencegahan TBC.

KBRI Canberra menilai inisiatif ini sebagai contoh kolaborasi yang menghubungkan pendidikan, kesehatan, dan diplomasi budaya.

Karena itu, peluncuran buku tidak hanya mendukung kampanye kesehatan masyarakat. Kegiatan ini juga memperkuat promosi Bahasa Indonesia di Australia.

Selain memperluas literasi kesehatan anak, program ini turut mempererat hubungan masyarakat Indonesia dan Australia melalui pendidikan dan budaya.

KBRI Canberra berharap semakin banyak bahan ajar kreatif yang dapat mendukung pembelajaran Bahasa Indonesia sekaligus meningkatkan literasi kesehatan generasi muda.

- Advertisement -spot_img

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Latest article