Tonggak Sejarah Pendidikan Tinggi Kalimantan: IAIN Palangka Raya Resmi Bertransformasi Menjadi UIN!
EDUCARE.CO.ID, Palangka Raya– Kabar gembira datang dari Bumi Tambun Bungai. Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palangka Raya kini sah bertransformasi menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) Palangka Raya. Perubahan status ini diresmikan oleh Menteri Agama, Nasaruddin Umar, seiring terbitnya Peraturan Presiden Nomor 58 Tahun 2025.
Peresmian ini menandai puncak perjuangan panjang selama 11 tahun yang diupayakan oleh seluruh civitas academica IAIN Palangka Raya sejak tahun 2014.
Kesetaraan Pendidikan dan Pusat Keunggulan Kalimantan
Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan apresiasi tinggi, menegaskan bahwa transformasi ini bukan sekadar pergantian nama, melainkan momentum penting untuk memperkuat kontribusi Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN) terhadap pembangunan sumber daya manusia (SDM) di seluruh Indonesia.
“Saya ingin lahirnya UIN tidak hanya dipercepat di Pulau Jawa, tetapi juga di luar Jawa agar ada kesetaraan di seluruh Indonesia,” ujar Menag di Palangka Raya.
Menag menyoroti bahwa UIN Palangka Raya memiliki potensi besar untuk menjadi pusat keunggulan akademik di Kalimantan. Hal ini diperkuat dengan prestasi institusi yang telah meraih akreditasi unggul pertama dan satu-satunya di Kalimantan.
“Itu bukti nyata kualitas pendidikan dan manajemen yang dimiliki,” tegas Menag, berharap UIN Palangka Raya bisa berkontribusi besar terhadap pembangunan SDM di Kalimantan Tengah.
Falsafah Ekoteologi dan Batang Garing
Rektor UIN Palangka Raya, Ahmad Dakhoir, mengungkapkan rasa syukur yang mendalam atas terwujudnya cita-cita ini.
“Alhamdulillah, berkat dukungan banyak pihak dan doa Bapak Menteri, hari ini perjuangan itu terwujud melalui Peraturan Presiden Nomor 58 Tahun 2025,” ungkap Rektor Dakhoir.
Lebih istimewa lagi, Rektor Dakhoir menyebutkan bahwa falsafah ekoteologi yang dikembangkan oleh Kementerian Agama sejalan dengan falsafah budaya Dayak, yaitu Batang Garing—pohon kehidupan yang melambangkan harmoni antara alam dan manusia. Hal ini mengukuhkan komitmen UIN Palangka Raya untuk berakar kuat pada nilai-nilai budaya lokal di Bumi Pancasila dan Bumi Ber-AKHLAK.
Transformasi ini menjadikan UIN Palangka Raya sebagai motor penggerak pendidikan tinggi keagamaan yang unggul, inklusif, dan berakar pada nilai-nilai kearifan lokal.
“Semoga dengan transformasi IAIN Palangka Raya menjadi UIN Palangka Raya, kampus ini semakin memperkuat peranannya dalam mencetak generasi muda yang unggul dan berakhlak mulia di Tanah Menuai, Provinsi Kalimantan Tengah,” pungkas Menteri Agama.
