Mahasiswa UI Galang Kepedulian Desa Wisata Lewat “Gerakan Pariwisata Peduli Desa”

EduNews

EDUCARE.CO.ID, Depok— Sekelompok mahasiswa Program Pendidikan Vokasi Universitas Indonesia (UI) menunjukkan kepedulian nyata terhadap pengembangan desa wisata melalui inisiatif bertajuk “Gerakan Pariwisata Peduli Desa”. Program ini berfokus pada peningkatan kapasitas masyarakat di bidang pengelolaan wisata, promosi digital, serta kesadaran kesehatan dan kebersihan lingkungan.

Salah satu kegiatan utama gerakan ini digelar di Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu, DKI Jakarta, pada 19–21 September 2025 oleh tim pengabdian masyarakat dari Program Studi Manajemen Bisnis Pariwisata Vokasi UI.
Pulau ini dikenal memiliki pesona wisata bahari, sejarah, dan kuliner yang khas, serta pernah meraih peringkat ketiga Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021. Meski demikian, masyarakat setempat masih membutuhkan pendampingan dalam hal pengelolaan wisata berkelanjutan dan digitalisasi promosi.

Belajar Jadi Pemandu Wisata Profesional

Kegiatan pertama, “Pandu Paris” (Pandu Pariwisata), menghadirkan seminar dan lokakarya seputar tour guiding untuk anggota karang taruna dan kelompok sadar wisata (pokdarwis).
Melalui pelatihan ini, peserta diajak memahami kompetensi dasar seorang pemandu wisata profesional, sekaligus menanamkan nilai keramahan dan pengetahuan lokal yang menjadi daya tarik utama wisata desa.

Kegiatan tersebut juga disertai dengan aksi Beach Clean Up di Pantai Sakura, sebagai wujud kepedulian terhadap kebersihan lingkungan destinasi wisata.

Sehat Bersama Warga Pulau

Tak hanya fokus pada pariwisata, gerakan ini juga menaruh perhatian pada kesehatan masyarakat melalui dua program, yakni Sehat Tanpa Tinggi Penyakit (Sehati) dan Gigi Berseri.
Dalam kegiatan Sehati, hadir dr. Wilma Fitriani Zahlul dari Puskesmas Pulau Untung Jawa untuk memberikan edukasi kesehatan dan pemeriksaan gratis, dibantu oleh mahasiswa Prodi Fisioterapi.

Sementara itu, program Gigi Berseri menghadirkan edukasi kebersihan gigi bagi anak-anak melalui permainan interaktif dan sesi menyikat gigi bersama.
Anak-anak juga mendapatkan paket sikat gigi dan susu sebagai apresiasi, dan kegiatan ini berhasil menarik hampir dua kali lipat peserta dari target awal.

Digital Tourism: Warga Belajar Promosi Wisata Lewat Konten

Rangkaian kegiatan ditutup dengan sesi Digital Tourism (DigiTour) — seminar dan workshop pemasaran digital pariwisata.
Duta Inspirasi Jawa Barat sekaligus mahasiswa Prodi Hubungan Masyarakat Vokasi UI, Muhammad Muslih Nugraha, membagikan strategi membuat konten digital yang menarik dan mudah diterapkan oleh pelaku UMKM maupun pengelola wisata lokal.

“Produk UMKM dan destinasi wisata tidak bisa dipisahkan. Keduanya saling memperkuat. Melalui digital tourism, warga dapat memperkenalkan Pulau Untung Jawa dan produk khasnya ke pasar yang lebih luas,” ujar Muslih.

Peserta pun langsung mempraktikkan pembuatan konten promosi seputar kuliner, pantai, hingga aktivitas wisata khas Pulau Untung Jawa.

Kolaborasi yang Berdampak Nyata

Antusiasme warga terlihat dari tingginya partisipasi di setiap kegiatan.
Kepala Pokdarwis Pulau Untung Jawa, Adi Pepen, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kontribusi mahasiswa UI.
“Teman-teman mahasiswa memberikan banyak wawasan baru untuk kami, terutama dalam meningkatkan potensi wisata Pulau Untung Jawa,” ujarnya.

Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata dukungan mahasiswa Vokasi UI terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya poin Kehidupan Sehat dan Sejahtera (3), Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi (8), serta Kota dan Permukiman Berkelanjutan (11).

Mahasiswa Sebagai Agen Perubahan

Ketua Prodi Manajemen Bisnis Pariwisata Vokasi UI, Anisatul Auliya, S.SST.Par., M.Par., menegaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya ajang pengabdian, tetapi juga ruang pembelajaran sosial yang penting bagi mahasiswa.

“Kami berharap semangat kolaborasi dan kepedulian ini terus tumbuh dalam diri mahasiswa, serta menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk membangun desa wisata yang mandiri dan berdaya saing,” tutur Auliya.

Melalui “Gerakan Pariwisata Peduli Desa”, mahasiswa UI menunjukkan bahwa kepedulian dan aksi nyata dapat menjadi fondasi kuat dalam membangun pariwisata berkelanjutan yang tidak hanya indah untuk dikunjungi, tetapi juga menyejahterakan masyarakatnya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *