EDUCARE.CO.ID – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus memperkuat sistem penjaminan mutu pendidikan nasional. Salah satu langkah penting dilakukan melalui pelantikan anggota Badan Standar dan Akreditasi Nasional Pendidikan (BSANP) di Kantor Kemendikdasmen, Jakarta, Jumat (4/7/2026).
Berdasarkan rilis Kemendikdasmen, pelantikan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas. Selain itu, pemerintah juga ingin memastikan mutu pendidikan terus meningkat secara berkelanjutan di seluruh Indonesia.
Standar Pendidikan Harus Terus Berkembang
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menegaskan bahwa setiap warga negara berhak memperoleh pendidikan bermutu. Oleh sebab itu, Indonesia memerlukan standar nasional yang mampu menjawab tantangan zaman.
Menurut Abdul Mu’ti, standar pendidikan tidak boleh berhenti pada satu kondisi. Sebaliknya, pemerintah harus terus memperbaruinya agar selaras dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan kebutuhan masyarakat.
“Standar harus berkembang mengikuti perubahan dunia. Namun, pengembangannya tetap harus mengacu pada arah kebijakan nasional dan amanat konstitusi,” ujarnya.
BSANP Perkuat Standar dan Akreditasi
Abdul Mu’ti menjelaskan bahwa pembentukan BSANP merupakan amanat Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Lembaga ini bertugas menyusun standar nasional pendidikan, memantau pencapaiannya, serta melaksanakan akreditasi.
Selain itu, pemerintah juga menyatukan fungsi standar dan akreditasi dalam satu lembaga. Langkah tersebut bertujuan meningkatkan efektivitas koordinasi.
Dengan demikian, penyusunan standar dan pelaksanaan akreditasi dapat berjalan lebih selaras. Pada akhirnya, kedua fungsi itu saling mendukung dalam meningkatkan mutu pendidikan nasional.
“Kami berharap BSANP mampu memperjelas arah peningkatan mutu pendidikan. Selain itu, badan ini juga harus mendukung pelaksanaan Asta Cita Presiden untuk membangun sumber daya manusia Indonesia yang unggul,” katanya.
Kolaborasi Jadi Kunci Peningkatan Mutu
Lebih lanjut, Abdul Mu’ti mengajak seluruh anggota BSANP membangun kolaborasi yang erat dengan Kemendikdasmen.
Menurutnya, kerja sama tersebut akan memperkuat fungsi standar dan akreditasi sebagai instrumen peningkatan kualitas pendidikan.
“Melalui kolaborasi yang kuat, kita dapat mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua. Bersama-sama kita juga membangun Generasi Emas Indonesia,” tegasnya.
Tiga Komite Jalankan Tugas Strategis
BSANP memiliki tiga komite utama. Ketiganya mencakup Komite Standar, Komite Akreditasi Pendidikan Formal, serta Komite Akreditasi Pendidikan Nonformal.
Masing-masing komite akan bekerja secara terpadu. Mereka menyusun standar, melaksanakan akreditasi, sekaligus memberikan rekomendasi bagi peningkatan mutu pendidikan.
Karena itu, pemerintah berharap BSANP mampu menghadirkan sistem penjaminan mutu yang lebih adaptif. Di sisi lain, lembaga ini juga diharapkan mampu mengikuti perkembangan kebutuhan pendidikan pada masa depan.
Dengan hadirnya BSANP, Kemendikdasmen optimistis kualitas layanan pendidikan nasional akan semakin baik. Selain memperkuat standar nasional pendidikan, lembaga ini juga diharapkan menjaga kualitas akreditasi agar tetap relevan dengan perkembangan zaman.




