EDUCARE.CO.ID – Prestasi membanggakan kembali hadir dari dunia pendidikan Indonesia. Dua murid Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Malang berhasil mengharumkan nama bangsa setelah meraih medali pada dua ajang Olimpiade Sains Internasional di Eropa dan Asia Tengah.
Berdasarkan sumber Kementerian Agama Republik Indonesia, Talita Alya Nabilah dari kelas XII MIPA 7 meraih medali perak pada International Biology Olympiad (IBO) 2026 di Lithuania. Sementara itu, Ahmad Kautsar R. dari kelas XII G membawa pulang medali perunggu pada The 58th International Chemistry Olympiad (IChO) 2026 di Tashkent, Uzbekistan.
Kedua capaian tersebut memperkuat posisi madrasah Indonesia di tingkat internasional. Selain itu, prestasi ini menunjukkan bahwa siswa madrasah mampu bersaing dengan peserta terbaik dari berbagai negara.
Sambutan Hangat untuk Talita dan Kautsar
Setelah menyelesaikan kompetisi, Talita dan Kautsar kembali ke Indonesia. Keluarga besar MAN 2 Kota Malang menyambut keduanya di Bandara Abdulrachman Saleh, Kabupaten Malang.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Malang, Achmad Shampton, hadir dalam penyambutan tersebut. Kepala MAN 2 Kota Malang Samsudin, guru pembina olimpiade, jajaran pimpinan madrasah, serta keluarga kedua siswa juga ikut memberikan apresiasi.
Talita mengaku sangat bersyukur atas pencapaiannya. Menurutnya, kerja keras, doa, dan dukungan dari banyak pihak mengantarkannya meraih prestasi di tingkat dunia.
“Pencapaian ini adalah keberhasilan bersama. Dukungan dan bimbingan dari guru, kepala madrasah, komite, serta doa orang tua menjadi kekuatan bagi kami untuk mampu bersaing di tingkat internasional,” ujar Talita.
Pembinaan Berkelanjutan Dorong Prestasi Internasional
Di sisi lain, Ahmad Kautsar menilai budaya akademik yang kuat menjadi modal utama bagi siswa MAN 2 Kota Malang. Menurutnya, pembinaan olimpiade yang konsisten membantu siswa meningkatkan kemampuan akademik secara maksimal.
Selain itu, sinergi antara guru, madrasah, dan orang tua menciptakan lingkungan belajar yang mendukung. Karena itu, para siswa semakin siap menghadapi kompetisi internasional.
Kemenag Beri Apresiasi
Achmad Shampton mengapresiasi pencapaian Talita dan Kautsar. Ia menilai keberhasilan tersebut menjadi kebanggaan bagi Kota Malang, Jawa Timur, sekaligus Indonesia.
“Alhamdulillah, prestasi ini menjadi kebanggaan bagi Kota Malang, Jawa Timur, dan Indonesia. Talita dan Kautsar telah menunjukkan bahwa murid madrasah mampu bersaing dan berprestasi di panggung dunia. Semoga keberhasilan ini menjadi inspirasi bagi murid lainnya untuk terus belajar, berikhtiar, dan berani berkompetisi di tingkat internasional,” ungkapnya.
MAN 2 Kota Malang Terus Cetak Talenta Unggul
Kepala MAN 2 Kota Malang, Samsudin, menegaskan pihaknya terus memperkuat pembinaan akademik agar semakin banyak siswa meraih prestasi.
Selain itu, ia mengungkapkan bahwa Talita telah diterima di Sekolah Farmasi Institut Teknologi Bandung (ITB). Menurutnya, pencapaian tersebut membuktikan bahwa prestasi akademik membuka peluang pendidikan yang lebih luas.
“Prestasi ini adalah amanah sekaligus motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran dan pembinaan talenta. Kami mendoakan ananda Talita dan Kautsar agar terus mengukir prestasi yang lebih gemilang di perguruan tinggi dan kelak menjadi generasi yang membawa manfaat bagi bangsa dan negara,” tutur Samsudin.
Pada akhirnya, keberhasilan Talita Alya Nabilah dan Ahmad Kautsar R. semakin mengukuhkan MAN 2 Kota Malang sebagai madrasah yang konsisten melahirkan generasi berprestasi. Lebih jauh, capaian tersebut diharapkan mampu menginspirasi siswa lain untuk terus belajar, berinovasi, dan berani bersaing di tingkat internasional.




