Mahasiswa UNAIR Atasi Masalah Sampah Makanan dengan Aplikasi Inovatif

EduJurnal EduNews EduSchool

educare.co.id, Surabaya – Tiga mahasiswa Universitas Airlangga (UNAIR), Mutiara Putih Gading, Bindari Zyabillea Ligayufa, dan Ema Salsabilla Arinda, berhasil meraih penghargaan best presentation dalam kompetisi Student Food Creativity Competition 2025 di Universitas Sebelas Maret (UNS).

Mereka memukau juri dengan inovasi aplikasi bernama SisaJadi (Sisa Pangan Jadi Inovasi). Aplikasi ini bertujuan mengatasi masalah sampah makanan di Indonesia, yang menurut data KLHK, mencapai 41% dari total sampah.

Aplikasi SisaJadi dirancang untuk membantu pengguna, khususnya UMKM, mengelola limbah sisa makanan secara mandiri atau menjualnya. Fitur-fiturnya meliputi:

  • Halaman menu: untuk melihat jumlah limbah yang telah diolah dan dampaknya terhadap lingkungan.
  • Scan sisa: untuk memindai limbah dan memberikan rekomendasi apakah limbah tersebut bisa dijual atau diolah sendiri.
  • Pasar sisa: sebagai wadah jual beli limbah atau produk dari limbah.
  • Kreasi sisa: panduan pengolahan limbah secara mandiri dengan tutorial video.

Tiga tujuan utama dari aplikasi ini adalah mengurangi sampah makanan (food loss), memberdayakan UMKM lokal, dan mendorong swasembada pangan. (DSM)

BACA JUGA:  Payment ID Ditunda, Pakar UNAIR Tekankan Literasi Digital dan Keamanan Siber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *