JAKARTA – Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi ( STIE ) Ganesha Jakarta menggelar webinar bertema ‘Kampus Sebagai Pilar Kebangkitan UMKM Indonesia 2022’. Webinar yang diikuti puluhan mahasiswa dan dosen ini dalam rangka pelatihan dan pendampingan bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang terdampak pandemi Covid-19.

Ketua STIE Ganesha Jakarta Prof. Dr. Muhamad Said mengatakan, perguruan tinggi turut memiliki tanggung jawab untuk membantu memulihkan UMKM yang terdampak Pandemi Covid-19, sebagai salah satu upaya membantu kebangkitan ekonomi bagi masyarakat Indonesia.

“Kampus memiliki tanggung jawab dalam pemulihan ekonomi yang terpuruk akibat Pandemi Covid-19, antara lain melalui pemberdayaan UMKM dengan melakukan pelatihan dan pendampingan pelaku UMKM. Kami berharap dengan adanya Webinar ini akan memberi manfaat bagi banyak pihak, terutama mereka yang terlibat langsung, dan bisa dimanfaatkan oleh pelaku UMKM untuk Naik Kelas,” kata Prof. Dr. Muhamad Said, Kamis (9/12/2021).

Selin dihadiri puluhan mahasiswa pascasarjana STIE Ganesha, Webinar ini juga diikuti kalangan profesional seperti Dr. Syahnan Palipi.SH.MM. selaku Ketua Umum Himpunan Pengusaha Mikro dan Kecil Indonesia(Hipkimindo) dan Ketua Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda).

Prof. Dr.Muhamad Said selaku Ketua STIE Ganesha Jakarta yang juga menjabat Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Ir Joko Mulyono, ME.AWP.PUB selaku Financial Educator Syariah, serta sejumlah pelaku bisnis UMKM lainnya.

Webinar yang berlangsung sekitar 150 menit ini banyak membahas hal-hal penting untuk para pelaku UMKM, terutama bagi para pelaku bisnis UMKM yang baru mulai. Mereka akan dilakukan pendampingan secara khusus dimulai dari cara memikirkan produk yang akan dibuat, proses produksi, pengemasan hingga strategi pemasaran.

STIE Ganesha banyak mendorong bangkitnya UMKM 2022 pascapandemi yang menyebabkan banyaknya pelaku usaha mengalami kolaps dan terpuruk. Dalam rangka itulah mahasiswa pascasarjana STIE Ganesha Jakarta memberikan pelatihan dan pendampingan bagi para pelaku UMKM.

Dalam webinar ini para pelaku UMKM diajarkan bagaimana cara untuk mempromosikan produk-produk, membuat izin edar produk, strategi penguasaan pasar, cara pengelolaan uang serta tips-tips untuk bisa mengekspor produk.

Pelatihan bagi UMKM ini dilakukan dengan metode Triple helix, yakni kolaborasi antara pelaku bisnis, pemerintah dan sektor akademik.

Kolaborasi lintas sektor dalam upaya mendukung program pengembangan ekonomi UMKM yang diharapkan menjadi kontribusi STIE Ganesha Jakarta terhadap kebangkitan ekonomi Nasional. Salah satunya melalui pemberdayaan masyarakat pelaku bisnis UMKM yang banyak kolaps akibat Pandemi Covid 19.

“Kegiatan webinar ini diharapkan akan menjadi stimulus untuk membangkitkan kembali semangat para pelaku bisnis UMKM untuk kembali berbisnis, serta memotivasi mahasiswa untuk menjadi bagian dari pengembangan UMKM,” harapnya.

Ketua Umum Hipkimindo dan Ketua Dekopinda Dr. Syahnan Palipi.SH.MM mengatakan, pihaknya akan memberikan pelatihan dan pendampingan kepada para pelaku UMKM hingga produknya meneyentuh pasar pusat.

Dr. Syahnan Palipi yang juga Dosen STIE Ganesha Jakarta mengatakan, institusinya sudah menyediakan 130 mentor bersertifikat untuk mendampingi UMKM.

Selain itu, Ganesha juga membuka peluang untuk memasarkan Porduk keluar negeri, di mana ada sekitar 20 Negara bisa dijadikan peluang, seperti Canada, Afrika, Belanda, Perancis, Jerman, Cina hingga Timur Tengah.