Hari Lahir Pancasila 2026, Mendikdasmen Tegaskan Pendidikan Bermutu untuk Semua

Must read

EDUCARE.CO.ID-Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 menjadi momentum penting bagi bangsa Indonesia. Melalui peringatan ini, pemerintah kembali mengajak masyarakat mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Bagi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Pancasila menjadi landasan utama dalam membangun pendidikan nasional. Karena itu, Kemendikdasmen terus mendorong hadirnya pendidikan yang inklusif, berkualitas, dan berkeadilan.

Berdasarkan rilis resmi Kemendikdasmen, pendidikan yang berlandaskan Pancasila menjadi kunci dalam mencetak generasi yang cerdas, berkarakter, dan kompetitif.

Abdul Mu’ti Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila

Upacara Hari Lahir Pancasila 2026 berlangsung di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta.

Dalam kegiatan tersebut, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti mendapat kehormatan sebagai pembaca doa.

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memimpin langsung jalannya upacara. Sejumlah pejabat negara dan tokoh masyarakat juga hadir dalam kegiatan tersebut.

Tahun ini, peringatan Hari Lahir Pancasila mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia.”

Tema tersebut menegaskan pentingnya Pancasila sebagai pemersatu bangsa. Selain itu, tema ini mengingatkan masyarakat agar terus menjaga persatuan di tengah berbagai tantangan global.

Presiden Tekankan Pentingnya Pendidikan

Dalam amanatnya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa pembangunan harus memberi manfaat bagi seluruh rakyat Indonesia.

Menurut Presiden, setiap anak Indonesia berhak mendapatkan gizi yang cukup. Mereka juga berhak memperoleh pendidikan yang berkualitas.

Selain itu, pemerintah harus membuka kesempatan yang sama bagi seluruh anak bangsa untuk berkembang.

Presiden juga menyoroti pentingnya pembangunan sumber daya manusia. Karena itu, pemerintah terus memperkuat sektor pendidikan dan kesehatan.

Langkah tersebut bertujuan melahirkan generasi yang sehat, unggul, dan berkarakter kuat.

Kemendikdasmen Perkuat Pendidikan Inklusif

Kemendikdasmen memandang Pancasila sebagai fondasi pendidikan nasional.

Karena itu, pendidikan tidak hanya berfokus pada kemampuan akademik. Pendidikan juga harus membentuk karakter peserta didik.

Selain meningkatkan kompetensi, sekolah perlu menanamkan semangat gotong royong. Sekolah juga harus mengajarkan toleransi dan cinta tanah air.

Kemendikdasmen terus menghadirkan berbagai program pendidikan. Program tersebut bertujuan memperluas akses pendidikan yang bermutu.

Setiap anak Indonesia berhak memperoleh layanan pendidikan yang sama. Hak tersebut berlaku tanpa membedakan latar belakang sosial, ekonomi, budaya, agama, maupun wilayah tempat tinggal.

Melalui langkah ini, Kemendikdasmen ingin mewujudkan keadilan sosial di bidang pendidikan.

Doa untuk Kemajuan Bangsa

Setelah Presiden menyampaikan amanat, Abdul Mu’ti memimpin pembacaan doa.

Dalam doanya, ia mengajak seluruh elemen bangsa memperkuat pengamalan nilai-nilai Pancasila.

Ia menegaskan bahwa Pancasila harus menjadi dasar dalam membangun sumber daya manusia unggul.

Selain itu, Abdul Mu’ti berharap bangsa Indonesia mampu mengelola kekayaan alam secara bijaksana.

Ia juga mengajak masyarakat menjaga persatuan dan semangat gotong royong.

Menurutnya, kebersamaan menjadi modal penting untuk menghadapi berbagai tantangan pembangunan.

Melalui peringatan Hari Lahir Pancasila 2026, Kemendikdasmen kembali menegaskan komitmennya.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui visi Pendidikan Bermutu untuk Semua.

Dengan semangat Pancasila, Kemendikdasmen ingin menghadirkan pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan berkeadilan bagi seluruh anak Indonesia.

- Advertisement -spot_img

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Latest article