Kemenag Bagikan 90 Buku PAI dan Bahasa Arab Gratis, Siswa Madrasah Bisa Download Sekarang

Must read

EDUCARE.CO.ID – Kementerian Agama (Kemenag) menyediakan 90 buku Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Bahasa Arab untuk siswa madrasah mulai jenjang MI hingga MA. Guru dan siswa dapat mengunduh seluruh buku tersebut secara gratis melalui laman resmi Kementerian Agama.

Berdasarkan sumber rilis Kemenag, program ini bertujuan memperluas akses bahan ajar sekaligus memperkuat budaya literasi di lingkungan madrasah.

Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kemenag, Amien Suyitno, menjelaskan bahwa pemerintah ingin memudahkan siswa dan guru memperoleh bahan ajar yang bermutu.

Amien menyampaikan, “Kami sudah menyiapkan 90 buku mata pelajaran PAI dan Bahasa Arab untuk siswa madrasah. Guru dan siswa dapat mengunduh semuanya secara gratis melalui website Kementerian Agama.”

Selain memperluas akses belajar, Kemenag juga ingin menyediakan bahan ajar yang lebih praktis bagi guru di kelas.

Kemenag Menyusun Buku Sesuai Amanat Sistem Perbukuan

Amien menjelaskan bahwa penyusunan Buku Teks Utama (BTU) mengikuti amanat Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2017 tentang Sistem Perbukuan. Karena itu, Kemenag menyusun buku-buku tersebut melalui seleksi penulis, telaah reviewer, penilaian ahli, dan pengawasan oleh Pusat Penilaian Buku Agama, Lektur, dan Literasi Keagamaan (PBAL2K).

Selanjutnya, Kemenag memilih format digital agar distribusi buku lebih efisien dan lebih mudah menjangkau sekolah di berbagai daerah.

Mengikuti KMA Nomor 1503 Tahun 2025

Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah, Nyayu Khodijah, mengatakan bahwa penerbitan buku ini mengikuti KMA Nomor 1503 Tahun 2025 tentang Pedoman Implementasi Kurikulum pada RA, MI, MTs, MA, dan MAK.

Buku tersebut mencakup mata pelajaran:

  • Al-Qur’an Hadis

  • Akidah Akhlak

  • Fikih

  • Sejarah Kebudayaan Islam (SKI)

  • Bahasa Arab

untuk jenjang MI, MTs, dan MA/MAK.

Sementara itu, buku untuk Madrasah Aliyah Program Keagamaan (MAPK) memuat Tafsir, Hadis, Ilmu Tafsir, Ilmu Hadis, Ushul Fikih, Ilmu Kalam, Akhlak Tasawuf, Fikih, dan Bahasa Arab tingkat lanjut.

Tim Penyusun Membuat Materi Lebih Mudah Dipahami

Nyayu menambahkan bahwa tim penyusun menyusun materi BTU dengan bahasa yang lebih mudah dipahami siswa. Pada jenjang MI dan MTs, buku menghadirkan aktivitas interaktif sehingga siswa dapat mempraktikkan nilai-nilai Islam yang ramah dan inklusif dalam kehidupan sehari-hari.

Pada jenjang MA dan MAPK, tim penyusun menghadirkan materi yang lebih mendalam agar siswa siap menghadapi tantangan zaman modern.

Kurikulum Berbasis Cinta Jadi Penguatan Karakter

Kemenag juga memasukkan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) ke dalam BTU. Program ini menekankan lima nilai utama, yaitu:

  • cinta Allah dan Rasul-Nya,

  • cinta ilmu,

  • cinta lingkungan,

  • cinta diri dan sesama manusia,

  • cinta tanah air.

Melalui pendekatan tersebut, Kemenag ingin membentuk siswa yang tidak hanya memahami ilmu agama, tetapi juga bersikap moderat, toleran, menghargai perbedaan, menolak kekerasan, dan menghormati budaya lokal.

Kemenag Terus Menyempurnakan Buku Digital

Nyayu menegaskan bahwa BTU merupakan dokumen hidup dan Kemenag akan terus menyempurnakannya sesuai perkembangan zaman. Karena itu, Kemenag membuka ruang saran dan masukan dari guru, siswa, dan masyarakat.

Selain itu, Kemenag ingin membuat proses pembelajaran di madrasah lebih mudah, modern, dan relevan dengan kebutuhan pendidikan saat ini.

Guru dan siswa dapat mengunduh seluruh buku PAI dan Bahasa Arab melalui laman resmi Kementerian Agama pada bagian buku digital madrasah.

- Advertisement -spot_img

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Latest article

spot_img