SILMABA 2026 FPK UNAIR: Saat Fakultas, Mahasiswa, dan Orang Tua Satukan Langkah

Must read

EDUCARE.CO.ID – Fakultas Perikanan dan Kelautan (FPK) Universitas Airlangga (UNAIR) mempertemukan mahasiswa baru dengan keluarga melalui Silaturahmi Orang Tua Mahasiswa Baru (SILMABA) 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di halaman FPK UNAIR pada Sabtu (23/8/2026).

Berdasarkan sumber rilis FPK UNAIR, SILMABA menjadi momentum bagi fakultas, mahasiswa, dan orang tua untuk membangun komunikasi sejak awal masa perkuliahan. Kegiatan ini juga membantu keluarga mengenal lingkungan akademik serta kehidupan kemahasiswaan di FPK UNAIR.

Orang Tua Kenali Organisasi dan Aktivitas Mahasiswa

Rangkaian SILMABA 2026 dimulai dengan registrasi peserta. Setelah itu, orang tua dan wali mengikuti Safari Organisasi Mahasiswa (Ormawa).

Dalam sesi tersebut, FPK UNAIR memperkenalkan sejumlah organisasi dan komunitas mahasiswa. Ada Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Badan Legislatif Mahasiswa (BLM), dan Himpunan Mahasiswa (HIMA).

Fakultas juga mengenalkan berbagai Badan Semi Otonom serta komunitas minat dan bakat. Beberapa di antaranya Kajian Keilmiahan Mahasiswa (KAKEMA), Fisheries Processing Club (FPC), Hammerhead Diving Club (HDC), Komunitas Seni dan Musik (KOSMIK), SKI, komunitas olahraga, dan Kraken Mania.

Pengenalan tersebut memberi gambaran kepada orang tua tentang ruang pengembangan mahasiswa di luar kegiatan perkuliahan.

FPK UNAIR Siapkan Mahasiswa untuk Sektor Maritim

Prof. Dr. Endang Dewi Masithah, Ir., M.P., Dekan FPK UNAIR, membuka acara resmi bersama jajaran dekanat, dosen, dan tenaga kependidikan. Pembukaan juga menghadirkan Tari Sekar Lodro yang dibawakan Putri Tulus Handayani, mahasiswa FPK UNAIR angkatan 2026.

Dalam sambutannya, Prof. Endang menyoroti peran mahasiswa FPK UNAIR dalam menjawab kebutuhan sektor perikanan dan kemaritiman Indonesia.

Ia mengatakan, potensi laut dan sumber daya perikanan akan memegang peran penting dalam pembangunan Indonesia menuju 2045. Karena itu, FPK UNAIR ingin membekali mahasiswa dengan kompetensi yang sesuai kebutuhan masa depan.

“Tahun 2045 adalah pencanangan pemaksimalan potensi laut, ikan, dan maritim. Oleh karena itu, anak Bapak Ibu di sini akan menjadi para punggawa dalam melangsungkan dan menyukseskan bidang perikanan pada masa tersebut,” tutur Prof. Endang.

Prof. Endang juga menjelaskan sistem pendidikan di FPK UNAIR. Orang tua mendapat informasi mengenai kurikulum, fasilitas, proses pembelajaran, hingga peluang karier bagi lulusan.

Mahasiswa Bisa Terlibat dalam Riset Dosen

Wakil Dekan III FPK UNAIR, Annur Ahadi Abdillah, S.Pi., M.Si., Ph.D., kemudian menjelaskan berbagai peluang pengembangan mahasiswa.

Salah satu peluang tersebut datang melalui kegiatan penelitian. Mahasiswa dapat terlibat dalam riset yang dosen jalankan selama masa perkuliahan.

“Penelitian dosen juga dapat dilaksanakan bersama mahasiswa. Jadi, mahasiswa tidak hanya mendapatkan pembelajaran di dalam kelas, tetapi juga memiliki kesempatan untuk terlibat langsung dalam kegiatan penelitian,” jelas Annur.

Kesempatan tersebut dapat memperluas pengalaman mahasiswa. Mereka tidak hanya mempelajari teori, tetapi juga mengenal proses riset dan mengembangkan kemampuan profesional sejak dini.

Kreativitas Mahasiswa Ramaikan SILMABA 2026

Suasana SILMABA 2026 semakin semarak melalui berbagai pertunjukan mahasiswa. Dania, mahasiswa Program Studi Akuakultur sekaligus Duta FPK UNAIR, tampil dalam pertunjukan Sinden Lewung.

BEM FPK UNAIR, mahasiswa, dan Duta FPK UNAIR juga berkolaborasi dalam drama musikal. Pertunjukan tersebut mengangkat cerita tentang kehidupan perkuliahan dan kebersamaan dalam keluarga besar FPK UNAIR.

Mahasiswa baru turut tampil sebagai bentuk apresiasi kepada orang tua dan wali. Rangkaian acara tersebut menunjukkan bahwa kehidupan mahasiswa tidak hanya berlangsung di ruang kelas.

Organisasi, riset, seni, kepemimpinan, serta kegiatan minat dan bakat turut menjadi bagian dari proses pembentukan mahasiswa.

Orang Tua Berharap FPK UNAIR Bimbing Mahasiswa

Salah satu orang tua mahasiswa baru Program Studi Akuakultur, Bryan, menyampaikan harapannya setelah mengikuti kegiatan tersebut.

“Harapannya ke depan FPK UNAIR mampu membimbing anak saya menjadi pribadi yang bermanfaat,” ujarnya.

Harapan tersebut memperlihatkan pentingnya hubungan antara keluarga dan perguruan tinggi dalam mendampingi mahasiswa selama menjalani pendidikan.

Melalui SILMABA 2026, FPK UNAIR ingin membangun hubungan yang lebih dekat dengan keluarga mahasiswa. Komunikasi yang baik sejak awal juga dapat membantu menciptakan lingkungan pendidikan yang suportif bagi mahasiswa baru.

Kegiatan ini sejalan dengan SDGs 4: Quality Education melalui penguatan dukungan terhadap proses pendidikan. Kolaborasi antara fakultas, mahasiswa, keluarga, dan organisasi kemahasiswaan juga mencerminkan SDGs 17: Partnerships for the Goals.

Dengan sinergi tersebut, FPK UNAIR berharap mahasiswa baru dapat menjalani masa perkuliahan dengan lebih siap. Mereka tidak hanya mengejar prestasi akademik, tetapi juga tumbuh sebagai pribadi yang aktif, kreatif, berkompeten, dan mampu memberi manfaat bagi masyarakat.

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

Latest article