Seharian di Seseh Bali: Dari Ngopi di Tengah Sawah hingga Berburu Sunset

Must read

EDUCARE.CO.ID – Seseh, Bali, mulai banyak disebut sebagai kawasan yang berpotensi menjadi “Canggu berikutnya”. Perkembangan pariwisata dan berbagai usaha baru memang semakin terlihat di kawasan ini.

Namun, Seseh masih memiliki sisi lain yang jauh lebih tenang. Hamparan sawah hijau, desa tradisional, jalan yang relatif sepi, serta suasana pesisir membuat kawasan ini menawarkan pengalaman Bali yang berbeda dari destinasi yang lebih ramai.

Adaptasi ini merujuk pada artikel asli “A Slow Day in Seseh, Bali: Coffee, Books, Beaches & Hidden Gems” yang ditulis oleh theislandgirladventures. Artikel tersebut menggambarkan pengalaman menikmati Seseh dengan ritme yang lebih santai, mulai dari pagi hingga malam.

Seseh Bali di Tengah Perubahan

Seseh berada di sebelah utara Canggu. Perjalanan dari Canggu menuju kawasan ini membutuhkan sekitar 15 menit menggunakan sepeda motor atau sekitar 20 menit dengan mobil, tergantung kondisi lalu lintas.

Perkembangan kawasan Bali bagian barat turut membuat Seseh semakin menarik perhatian wisatawan dan ekspatriat. Wilayah sekitar seperti Cemagi dan Munggu juga mengalami perkembangan serupa.

Secara administratif, Seseh merupakan bagian dari Desa Cemagi, sedangkan Munggu merupakan desa tersendiri. Namun, wisatawan sering menganggap ketiganya sebagai satu kawasan wisata.

Dari Canggu, kepadatan lalu lintas biasanya terasa di sekitar persimpangan Pererenan. Pengendara sepeda motor dapat menggunakan sejumlah jalan alternatif yang lebih kecil untuk menuju Seseh.

Jalur tersebut memang sempit. Meski begitu, rute ini dapat membantu menghindari kepadatan pada waktu tertentu.

Pagi Hari di Seseh: Desa yang Mulai Beraktivitas

Pagi menjadi waktu yang menarik untuk melihat sisi tradisional Seseh.

Rumah-rumah khas Bali, dinding batu, gerbang dengan ukiran tradisional, serta bunga bugenvil menghiasi sejumlah ruas jalan. Perlahan, aktivitas warga mulai terlihat.

Toko-toko kecil membuka usaha. Orang tua mengantar anak ke sekolah. Sementara itu, beberapa pelari mulai melintasi jalan desa.

Suasana tersebut memberikan kesan berbeda dibandingkan kawasan Bali yang lebih padat.

Salah satu cara sederhana untuk menikmati pagi di Seseh adalah berhenti sejenak untuk minum kopi.

Nouvelle Bookstore & Coffee, Kopi Sambil Membaca

Seseh Bali

Salah satu tempat yang menarik perhatian dalam artikel asli adalah Nouvelle Bookstore & Coffee di Jalan Pantai Seseh.

Tempat ini menggabungkan toko buku independen dengan kedai kopi. Konsep tersebut membuat Nouvelle berbeda dari sejumlah tempat ngopi lain di kawasan Seseh.

Bagian dalamnya memiliki rak kayu dengan koleksi buku beragam. Pengunjung dapat menemukan novel, buku fantasi, thriller, romansa, buku anak-anak, pengembangan diri, bisnis, hingga karya klasik.

Sementara itu, pilihan kopinya menggunakan biji dari Indonesia. Menu yang tersedia mencakup minuman berbasis espresso hingga metode seduh V60.

Suasana Nouvelle juga mendukung aktivitas membaca atau bekerja dengan laptop.

Terasnya menawarkan pengalaman yang berbeda. Dari sana, pengunjung dapat menikmati pemandangan sawah hijau yang berada di seberang jalan.

Perpaduan antara kopi, buku, udara pagi, dan persawahan membuat tempat ini cocok bagi wisatawan yang ingin menikmati Bali dengan suasana lebih tenang.

Nouvelle Bookstore & Coffee
Jalan Pantai Seseh, Cemagi, Mengwi, Badung, Bali 80351.

Catatan: informasi tempat dan pengalaman di bagian ini merupakan adaptasi dari artikel sumber asli.

Sore di Seseh: Lari, Surfing, dan Aktivitas Wellness

Menjelang siang hingga sore, aktivitas di Seseh semakin beragam.

Kawasan ini masih memiliki sejumlah ruas jalan yang relatif tenang untuk berjalan kaki maupun berlari. Pemandangan sawah, rumah tradisional, dan lanskap pesisir menjadi daya tarik tersendiri.

Salah satu komunitas yang disebut dalam sumber asli adalah Flowerboy Run Club.

Komunitas tersebut mengadakan kegiatan lari bersama secara gratis setiap Rabu dan Sabtu pukul 06.00 WITA. Peserta dapat mengikuti rute sekitar 5 kilometer dengan medan campuran atau memilih jarak 10 kilometer.

Kegiatan ini juga terbuka bagi berbagai tingkat kemampuan, termasuk pemula.

Selain berlari, Seseh menawarkan aktivitas lain bagi wisatawan yang ingin tetap aktif.

Surfing hingga Padel

Surfing menjadi salah satu aktivitas yang cukup populer di Seseh. Kawasan ini dikenal memiliki reef break yang lebih sesuai untuk peselancar tingkat menengah hingga mahir.

Bagi yang menyukai olahraga raket, pilihan lain tersedia melalui Island Sports Club dan Jungle Padel Seseh.

Pengunjung dapat bermain bersama teman, bergabung dengan pemain lain, atau mengambil sesi latihan privat.

Sementara itu, penggemar pilates dapat mencoba Summer B Pilates Seseh untuk aktivitas dengan suasana yang lebih tenang.

Pilihan Spa untuk Bersantai

Setelah berolahraga, wisatawan dapat melanjutkan aktivitas dengan menikmati layanan wellness.

Beberapa pilihan yang disebut dalam artikel asli antara lain Cloud Spa dan Udara Bali Yoga Detox & Spa.

Penulis sumber juga memberikan rekomendasi pribadi terhadap WW Day Spa di Jalan Pantai Seseh. Menurut pengalaman penulis, terapis di tempat tersebut memiliki pengalaman yang baik dan menawarkan teknik pijat yang memuaskan.

Menikmati Sore Sambil Bekerja dari Kafe

Seseh juga menarik bagi wisatawan yang ingin menggabungkan perjalanan dengan pekerjaan.

Sejumlah kafe menawarkan suasana tenang untuk membuka laptop, menulis, atau menyelesaikan pekerjaan.

Seseh St. dan Seseh Cemagi Café termasuk tempat yang disebut dalam sumber asli sebagai pilihan untuk bekerja.

Nouvelle Bookstore & Coffee juga menjadi salah satu tempat yang menarik untuk aktivitas tersebut. Area sofa kulit dan ruang kerja di dalamnya menawarkan suasana yang relatif nyaman.

Ketika sore tiba, teras bisa menjadi pilihan yang lebih menarik. Angin yang berembus dan pemandangan persawahan membuat suasana bekerja terasa berbeda.

Bagi sebagian orang, suasana seperti ini justru dapat membantu memunculkan ide baru.

Berburu Sunset di Seseh

Seseh Bali

Salah satu pengalaman yang tidak boleh dilewatkan ketika berada di kawasan Seseh adalah menikmati matahari terbenam.

Warung Alus menjadi salah satu pilihan yang disebut dalam artikel sumber. Pengunjung dapat bersantai di bean bag sambil menikmati pemandangan menuju Munggu Beach.

Pilihan lainnya adalah Cemagi Sunset Point di Cemagi Beach. Tempat ini menawarkan suasana santai dengan warung lokal dan pemandangan matahari terbenam di sekitar bebatuan pantai.

Bagi keluarga, Thalassa Seseh dapat menjadi pilihan untuk menghabiskan waktu menjelang sunset. Anak-anak dapat bermain sementara orang tua menikmati suasana pantai.

Setelah aktivitas olahraga, Openhouse Café Seseh juga menawarkan pilihan untuk bersantai. Tempat tersebut memiliki sauna dan kolam renang, sehingga pengunjung dapat menikmati waktu pemulihan sekaligus makan malam.

Seseh Terus Bertambah Ramai

Perkembangan Seseh membuat daftar tempat baru di kawasan tersebut terus bertambah.

Beberapa tempat yang disebut dalam artikel sumber sebagai destinasi yang menarik untuk dicoba antara lain Jannah, Chotto Motto Ramen, dan The Front Room.

Fenomena ini menunjukkan bahwa Seseh perlahan berubah. Kafe, tempat makan, pusat kebugaran, ruang kreatif, dan fasilitas wisata semakin banyak hadir di kawasan yang sebelumnya dikenal karena suasana pedesaannya.

Meski demikian, persawahan dan desa tradisional masih menjadi bagian penting dari karakter Seseh.

Menikmati Sisi Bali yang Lebih Pelan

Daya tarik utama Seseh justru terletak pada perpaduan dua karakter.

Di satu sisi, wisatawan dapat menemukan kopi, kuliner, olahraga, wellness, ruang kreatif, serta komunitas internasional. Di sisi lain, kawasan ini masih menawarkan persawahan, desa tradisional, dan pantai.

Kombinasi tersebut membuat Seseh terasa berbeda dari kawasan wisata Bali yang lebih ramai.

Bagi wisatawan yang ingin menikmati Bali dengan ritme lebih santai, Seseh dapat menjadi pilihan menarik. Pagi dapat dimulai dengan kopi dan buku, sore diisi dengan olahraga atau spa, lalu malam ditutup dengan menikmati sunset di pesisir.

Namun, perkembangan kawasan juga menjadi pengingat bahwa wajah Seseh mungkin akan terus berubah.

Karena itu, bagi mereka yang ingin melihat sisi Seseh yang masih tenang dan dekat dengan kehidupan tradisional Bali, kawasan ini layak masuk dalam daftar perjalanan.

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

Latest article