Morgan Holindo Bidik Juara Nasional Eshark Rok Cup 2027 Usai Jadi Runner-Up

Must read

EDUCARE.CO.ID – Pegokar muda Indonesia Morgan Holindo membidik gelar juara nasional Eshark Rok Cup 2027. Target tersebut muncul setelah Morgan menutup musim debutnya dengan posisi runner-up National Championship.

Morgan memperkuat Dewa United Motorsport Team di kelas Mini Rok. Pada putaran keenam, ia tampil di Sirkuit Karting Internasional Sentul, Bogor, Minggu (6/9/2026).

Hasil musim debut memberi Morgan pengalaman penting. Ia kini ingin memperbaiki pencapaiannya dan mengejar posisi tertinggi pada musim depan.

Masalah Mesin Ganggu Performa Morgan

Morgan mengawali putaran terakhir dengan performa impresif. Ia merebut posisi pertama pada sesi kualifikasi.

Performa tersebut berlanjut pada sesi Heat dan Pre-Final. Morgan mampu finis di posisi kelima pada kedua sesi tersebut.

Namun, masalah mesin muncul saat final. Kendala tersebut membuat Morgan harus menyelesaikan balapan di posisi ke-15.

Hasil itu membuat Morgan kehilangan peluang untuk menutup putaran terakhir dengan kemenangan. Meski begitu, ia sudah mengumpulkan poin yang cukup dari putaran sebelumnya.

Morgan Kunci Posisi Runner-Up National Championship

Morgan tetap mengamankan posisi runner-up National Championship meski menghadapi kendala pada final.

Pencapaian tersebut menjadi hasil positif bagi Morgan. Apalagi, musim 2026 menjadi debutnya di ajang Eshark Rok Cup.

Morgan juga masih duduk di kelas 6 SD Tzu Chi. Pengalaman bersaing di musim debut membuatnya semakin termotivasi untuk tampil lebih kuat tahun depan.

“Ya itu harapan saya. Semoga tak ada aral melintang,” ujar Morgan Holindo.

Target Morgan kini semakin jelas. Ia ingin membawa pulang gelar juara nasional pada musim 2027.

Morgan Pilih Sekolah daripada Balap di Italia

Morgan sebenarnya mendapat peluang untuk mewakili Indonesia pada Kejuaraan Dunia di Italia tahun ini.

Peluang tersebut muncul setelah Michael Vino, juara nasional kelas Mini Rok, menyatakan tidak bersedia mengikuti ajang tersebut.

Namun, Morgan memilih tidak mengambil kesempatan itu. Ia harus menghadapi ujian nasional pada tahun yang sama.

Ayah Morgan, Merlion Sonmoahi, menjelaskan bahwa keluarga tetap menempatkan pendidikan sebagai prioritas.

Morgan saat ini duduk di kelas P6. Ia perlu menyelesaikan ujian nasional sebelum melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.

Karena itu, keluarga memilih sekolah lebih dulu. Morgan pun menunda kesempatan mengikuti kompetisi internasional.

“Semoga saja tahun depan bisa juara nasional,” kata Merlion Sonmoahi.

Morgan Fokus Selesaikan Pendidikan Dasar

Untuk sementara, Morgan akan fokus menuntaskan pendidikan dasarnya. Setelah itu, ia dapat kembali mempersiapkan diri menghadapi Eshark Rok Cup 2027.

Merlion berharap putranya dapat mengejar gelar juara nasional setelah menyelesaikan pendidikan dasar. Jika Morgan berhasil mencapai target tersebut, ia ingin sang anak mendapatkan kesempatan internasional melalui hasil perjuangannya sendiri di lintasan.

Keputusan tersebut menunjukkan bahwa Morgan tidak hanya mengejar prestasi olahraga. Ia juga menempatkan pendidikan sebagai bagian penting dari perjalanan masa depannya.

Dengan pengalaman dari musim debut, Morgan memiliki bekal untuk menghadapi persaingan berikutnya. Gelar runner-up menjadi modal awal sebelum ia mengejar target yang lebih tinggi pada Eshark Rok Cup 2027.

 

Penulis: Putri Faathiman Niara

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

Latest article