Santri MANPK Surakarta Turun ke Masyarakat Lewat Camping Dakwah Ramadan, Belajar Mengabdi dan Berdakwah

EduNews EduScholar

EDUCARE.CO.ID – Semangat dakwah dan pengabdian kembali digaungkan oleh siswa MANPK Surakarta melalui kegiatan Camping Dakwah Ramadan (CDR) 1447 H. Program tahunan ini digelar di Dusun Badran, Desa Jumapolo, Kecamatan Jumapolo, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, pada 2–11 Maret 2026. Selama hampir sepuluh hari, para siswa kelas XI terjun langsung ke tengah masyarakat untuk menghadirkan berbagai kegiatan keagamaan dan sosial yang mempererat kebersamaan di bulan suci Ramadan.

Ketua Panitia CDR, Yodha Pratisena Jati, menyampaikan bahwa kegiatan ini telah menjadi tradisi yang berlangsung puluhan tahun di MANPK Surakarta. CDR tidak hanya menjadi agenda dakwah, tetapi juga wadah bagi para siswa untuk mengaktualisasikan ilmu yang mereka pelajari di madrasah. Melalui kegiatan ini, para siswa belajar berinteraksi dengan masyarakat sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial yang menjadi bagian penting dari pendidikan keagamaan.

Beragam kegiatan positif mewarnai rangkaian CDR, mulai dari cek kesehatan gratis, bantuan sosial, seminar remaja, tabligh akbar, hingga pesantren kilat bagi masyarakat sekitar. Selain itu, para siswa juga rutin mengisi kultum di masjid setempat selama Ramadan. Ketua Organisasi Pelajar Program Keagamaan (OPPK), Admiral Muhammad Akmal Abdullah, menuturkan bahwa seluruh kegiatan dilaksanakan oleh siswa dengan dukungan penuh dari warga setempat, sehingga tercipta suasana kebersamaan yang hangat dan penuh makna.

Pembina MANPK Surakarta, Cahyo Nur Pambudi, menegaskan bahwa CDR menjadi pengalaman berharga bagi para siswa untuk mempraktikkan ilmu yang mereka pelajari di ma’had secara langsung di tengah masyarakat. Sebagai salah satu madrasah unggulan binaan Kementerian Agama Republik Indonesia, MANPK Surakarta terus menunjukkan kualitasnya dengan tingginya minat calon siswa setiap tahun. Melalui kegiatan seperti CDR, madrasah ini tidak hanya mencetak generasi cerdas secara akademik, tetapi juga melahirkan generasi muda yang peduli, berakhlak, dan siap mengabdi kepada masyarakat.

BACA JUGA:  Pesantren Disiapkan Jadi Pusat Ilmu dan Karakter, Wamenag Dorong Konsep New Baitul Hikmah

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *