Revitalisasi Sekolah Dorong Mutu Pendidikan Sekaligus Gerakkan Ekonomi Masyarakat

Must read

EDUCARE.CO.ID – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus mempercepat pemerataan kualitas pendidikan melalui program revitalisasi sekolah di berbagai daerah. Berdasarkan sumber rilis Kemendikdasmen, program ini tidak hanya menghadirkan ruang belajar yang lebih aman dan nyaman, tetapi juga menggerakkan perekonomian masyarakat sekitar.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menyampaikan hal tersebut saat meresmikan hasil Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2025 di SD Negeri 05 Kecamatan Pontianak Timur, Kalimantan Barat, Kamis (26/6/2026).

Menurut Abdul Mu’ti, revitalisasi sekolah menjadi salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto untuk menciptakan lingkungan belajar yang mendukung peningkatan kualitas pendidikan nasional.

“Revitalisasi bukan tujuan akhir. Program ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan mutu pendidikan agar Indonesia memiliki sumber daya manusia yang lebih berkualitas,” ujar Abdul Mu’ti.

Fasilitas Lebih Baik, Semangat Belajar Meningkat

Kemendikdasmen tidak hanya memperbaiki bangunan sekolah. Pemerintah juga menghadirkan Interactive Flat Panel (IFP), meningkatkan kompetensi guru, dan memperkuat penerapan pembelajaran mendalam (deep learning).

Melalui langkah tersebut, sekolah memperoleh fasilitas yang lebih modern sekaligus mendukung proses belajar yang lebih efektif.

Kondisi baru itu mulai dirasakan SD Negeri 05 Pontianak Timur. Sebelumnya, sekolah memiliki ruang belajar dengan pencahayaan, ventilasi, dan fasilitas yang belum optimal.

Kini para siswa belajar di ruang kelas yang lebih nyaman. Guru pun dapat mengajar dengan lebih tenang sehingga proses pembelajaran berjalan semakin maksimal.

Kepala SD Negeri 05 Pontianak Timur, Bona Ventura, mengatakan perubahan tersebut memberikan dampak positif bagi seluruh warga sekolah.

“Para siswa datang dengan wajah gembira dan bangga terhadap sekolahnya. Guru juga lebih fokus mengajar karena suasana belajar jauh lebih nyaman,” katanya.

Revitalisasi Sekolah Buka Peluang Kerja

Selain meningkatkan kualitas pendidikan, program revitalisasi juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Kemendikdasmen menerapkan pola swakelola melalui Tim Pembangunan Persiapan Satuan Pendidikan (P2SP). Skema tersebut melibatkan masyarakat sekitar dan orang tua siswa sebagai tenaga kerja selama proses pembangunan berlangsung.

Melalui cara itu, warga memperoleh tambahan penghasilan sekaligus ikut menjaga kualitas pembangunan sekolah.

Bona Ventura menilai pendekatan tersebut mampu memperkuat hubungan antara sekolah dan masyarakat.

“Program ini menunjukkan bahwa pemerintah hadir untuk meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus membantu masyarakat di sekitar sekolah,” ujarnya.

Target Revitalisasi Terus Bertambah

Kemendikdasmen mencatat sebanyak 16.167 satuan pendidikan telah menyelesaikan revitalisasi sepanjang 2025 dengan tingkat penyelesaian mencapai 100 persen.

Selanjutnya, pemerintah menargetkan revitalisasi 11.744 satuan pendidikan melalui APBN Tahun 2026.

Presiden Prabowo Subianto juga menambah program revitalisasi sebanyak 60.000 sekolah. Dengan tambahan tersebut, pemerintah akan memperbaiki total 71.744 satuan pendidikan sepanjang tahun ini.

Kemendikdasmen berharap langkah tersebut mampu mempercepat pemerataan kualitas pendidikan di seluruh Indonesia.

Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengatakan pemerintah daerah terus mendukung peningkatan kualitas pendidikan melalui pembangunan dan rehabilitasi sekolah.

Menurutnya, kolaborasi pemerintah pusat dan daerah mempercepat perbaikan fasilitas pendidikan di Kota Pontianak.

Sebanyak 15 sekolah menerima revitalisasi pada 2025. Selanjutnya, 12 sekolah kembali masuk program revitalisasi pada 2026 sehingga total terdapat 27 satuan pendidikan yang memperoleh pembaruan fasilitas.

Edi menargetkan 95 persen sarana dan prasarana sekolah negeri di Pontianak berada dalam kondisi baik pada 2029.

Selain meningkatkan kualitas infrastruktur, pemerintah daerah juga memperkuat fasilitas pembelajaran berbasis digital, mendukung sekolah swasta dan madrasah, serta memperluas akses pendidikan bagi masyarakat.

Melalui revitalisasi sekolah, pemerintah ingin menghadirkan lingkungan belajar yang lebih berkualitas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di sekitar sekolah.

- Advertisement -spot_img

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

Latest article

spot_img