Rektor Universitas Indonesia Serukan Transformasi Pendidikan Tinggi di Forum Global Asia-Pacific Association for International Education (APAIE) 2026

EduNews EduScholar

EDUCARE.CO.ID, Depok – Rektor Universitas Indonesia, Prof. Dr. Ir. Heri Hermansyah, tampil sebagai pembicara kunci dalam President’s Dialogue Session pada konferensi tahunan Asia-Pacific Association for International Education (APAIE) 2026. Dalam forum prestisius yang mempertemukan para pimpinan perguruan tinggi dunia, ia mengusung pidato visioner bertajuk “The Mandate for Future-Proofing Education”—sebuah seruan agar pendidikan tinggi bertransformasi menghadapi era disrupsi global yang kian cepat dan kompleks.

Di hadapan delegasi internasional, Prof. Heri menegaskan bahwa perguruan tinggi kini tak lagi cukup menjadi pusat transfer ilmu, melainkan harus menjadi ruang pembentuk kapasitas masa depan. Percepatan teknologi, krisis iklim, dinamika geopolitik, hingga ketidakpastian ekonomi menuntut kampus untuk melahirkan generasi yang adaptif, tangguh, dan siap menghadapi tantangan yang bahkan belum terdefinisikan. Pendidikan, menurutnya, harus bergerak melampaui model tradisional menuju sistem yang lincah dan relevan.

Ia menyoroti tiga kapasitas kunci yang harus menjadi fondasi pendidikan masa depan: adaptabilitas, pembelajaran berbasis pengalaman dan sepanjang hayat, serta tanggung jawab sosial. Adaptabilitas mencakup kemampuan berpikir kritis, kreativitas, dan resiliensi. Sementara itu, pembelajaran sepanjang hayat diwujudkan melalui project-based learning, kolaborasi industri, mobilitas global, hingga ekosistem reskilling dan upskilling berkelanjutan. Semua ini harus diiringi tanggung jawab agar inovasi tetap selaras dengan prinsip keberlanjutan dan inklusi sosial.

Menurut Prof. Heri, kekuatan universitas terletak pada keberagaman dan dinamika kolaborasinya. Melalui kemitraan regional dan internasional yang erat, disrupsi justru dapat diubah menjadi peluang strategis. “Tujuan pendidikan tinggi bukan sekadar menghasilkan lulusan siap kerja, tetapi membentuk inovator lincah dan warga global berintegritas,” tegasnya, meneguhkan arah transformasi pendidikan tinggi yang berorientasi masa depan.

Konferensi APAIE 2026 yang berlangsung pada 23–27 Februari di Hong Kong Convention and Exhibition Centre, Hong Kong, diikuti sekitar 2.500 delegasi dari lebih 65 negara. Mengusung tema “Asia-Pacific Partnerships for the Global Good”, forum ini menyoroti pentingnya kolaborasi lintas negara, mobilitas mahasiswa, penguatan riset global, hingga kontribusi perguruan tinggi terhadap pencapaian SDGs.

BACA JUGA:  Mahasiswa UNAIR Berbagi Pengalaman Studi di National Taiwan University

Partisipasi aktif Rektor UI dalam forum bergengsi ini menegaskan komitmen kampus kebanggaan Indonesia tersebut untuk memperluas jejaring internasional dan memainkan peran strategis dalam membentuk masa depan pendidikan tinggi yang adaptif, berkelanjutan, dan berintegritas—tidak hanya di Asia Pasifik, tetapi juga di panggung global.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *