Pendidikan Kepri Meningkat, Kolaborasi Pusat dan Daerah Perkuat Sekolah Aman serta Nyaman

Must read

EDUCARE.CO.ID – Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menunjukkan peningkatan kualitas pendidikan melalui sinergi antara pemerintah pusat dan daerah. Hal itu terlihat dalam kunjungan kerja Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti saat menyerahkan bantuan revitalisasi satuan pendidikan tahun 2026 di SMA Negeri 1 Batam.

Berdasarkan sumber rilis resmi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), pemerintah terus memperkuat pembangunan pendidikan melalui revitalisasi sekolah, digitalisasi pembelajaran, hingga penguatan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang inklusif dan berkeadilan.

IPM Kepri Masuk Tiga Besar Nasional

Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Nyangnyang Haris Pratamura, menyebut pendidikan sebagai investasi penting bagi masa depan bangsa.

Ia mengungkapkan bahwa Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kepri tahun 2025 berhasil menempati peringkat ketiga nasional. Skor IPM Kepri juga meningkat menjadi 80,53 atau naik 0,18 poin dibanding tahun sebelumnya.

Menurutnya, lingkungan belajar yang aman dan nyaman mampu meningkatkan semangat belajar murid di sekolah.

“Melalui program revitalisasi ini, kami ingin seluruh sekolah di Kepulauan Riau menjadi tempat belajar yang aman dan nyaman agar murid dapat belajar dengan bahagia,” ujar Nyangnyang.

Ia juga mengapresiasi dukungan jajaran Kemendikdasmen di daerah yang terus membantu pemerintah daerah meningkatkan mutu pendidikan.

Revitalisasi Sekolah Terus Berjalan

Kepala Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Kepulauan Riau, Warsita, menjelaskan bahwa progres revitalisasi sekolah terus menunjukkan hasil positif.

Pada tahun 2026, pemerintah daerah mengajukan ratusan usulan revitalisasi sekolah. Dari jumlah tersebut, sekitar 55 persen dinyatakan layak menerima bantuan revitalisasi untuk jenjang PAUD hingga SMP.

Sementara itu, proses finalisasi bantuan untuk SMA dan SMK masih berlangsung.

Warsita menegaskan bahwa revitalisasi sekolah bukan hanya soal pembangunan fisik, tetapi juga menciptakan ruang belajar yang lebih layak bagi murid dan guru.

“Anak-anak bisa belajar lebih tenang dan guru dapat mengajar lebih optimal,” jelasnya.

Selain itu, seluruh delapan pemerintah daerah di Kepri juga telah menyelesaikan petunjuk teknis SPMB 2026.

Batam Siap Jalankan SPMB 2026

Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Hendri Arulan, menyatakan pihaknya siap menjalankan SPMB 2026 untuk jenjang SD dan SMP.

Pemerintah Kota Batam juga telah melakukan sosialisasi kepada proktor sekolah agar pelaksanaan SPMB berjalan lancar.

Hendri turut mengapresiasi kunjungan langsung Mendikdasmen Abdul Mu’ti ke sejumlah sekolah yang membutuhkan bantuan pembangunan.

Salah satunya SD Negeri 001 Sungai Beduk yang masih menerapkan sistem belajar tiga shift.

Menurut Hendri, kunjungan tersebut mendorong perubahan bantuan dari rehabilitasi menjadi pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB).

Digitalisasi Pembelajaran Terus Diperkuat

Selain revitalisasi sekolah, pemerintah juga memperkuat digitalisasi pendidikan di Kepri.

Hingga 2025, ribuan sekolah di wilayah tersebut telah menerima bantuan perangkat digital untuk mendukung proses pembelajaran.

Pada 2026, pemerintah fokus meningkatkan pemanfaatan perangkat tersebut melalui pelatihan dan pemerataan distribusi bantuan.

Mendikdasmen Abdul Mu’ti menegaskan bahwa seluruh kebijakan pendidikan bertujuan untuk memuliakan murid melalui layanan pendidikan yang berkualitas.

“Kita harus memuliakan ilmu, memuliakan guru, dan yang paling utama memuliakan murid,” tegas Abdul Mu’ti.

- Advertisement -spot_img

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Latest article