Mengunjungi Wajah Baru Museum Wayang di Kota Tua Jakarta
educare.co.id, Jakarta – Museum Wayang telah mengalami renovasi yang membawa perubahan pada tata pamer serta penambahan ruang imersif. Wajah baru Museum Wayang diresmikan pada 24 Januari 2025. Secara umum, istilah imersif berasal dari bahasa Inggris immersive, yang berarti memberikan pengalaman yang mendalam seakan-akan kita terlibat langsung di dalamnya. Dalam konteks museum, teknologi imersif memungkinkan pengunjung merasakan cerita atau suasana dengan lebih nyata melalui perpaduan visual, audio, dan interaksi langsung. Museum Wayang menghadirkan ruang imersif sebagai bagian dari langkah modernisasi serta untuk menarik minat generasi muda terhadap budaya wayang.
Ruang ini dilengkapi dengan berbagai teknologi mutakhir seperti Augmented Reality (AR), Virtual Reality (VR), dan Mixed Reality (MR). Apa saja yang bisa ditemukan di ruang imersif ini?
-
Area Super Hologram: Menampilkan proyeksi holografik tokoh-tokoh wayang yang terlihat hidup.
-
Ruang Imersif 360: Menyajikan film animasi wayang dan sesi interaktif bertema dalam format visual 360 derajat.
-
Arena Interaktif: Pengunjung dapat ikut serta dalam permainan edukatif yang juga menghibur.
-
Ramp Interaktif: Jalur interaktif yang menyuguhkan informasi tambahan mengenai sejarah dan perkembangan dunia wayang.
Harga Tiket Masuk:
Harga tiket masuk Museum Wayang bervariasi berdasarkan kategori pengunjung dan hari kunjungan:
Hari Selasa – Jumat:
- Pelajar dan Mahasiswa: Rp 5.000
- Dewasa: Rp 10.000
- Wisatawan Mancanegara: Rp 50.000
Akhir Pekan (Sabtu dan Minggu):
- Pelajar dan Mahasiswa : Rp 5.000
- Dewasa: Rp 15.000
- Wisatawan Mancanegara: Rp 50.000
Tiket dapat dibeli langsung di lokasi (On The Spot). Saat ini, pembelian tiket secara online belum tersedia.
