educare.co.id, Jakarta – Dua mahasiswa Program Studi Ilmu Politik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), berhasil menorehkan prestasi gemilang dalam ajang Pen The Future Student Article Challenge yang diselenggarakan oleh Asia Middle East Center (AMEC). Kompetisi yang mengangkat tema “Exploring the Multidimensional Relations Between Asia and the Middle East” ini berlangsung secara daring pada 1–15 November 2024, dengan pengumuman pemenang dilakukan pada 18 Maret 2025.
Khalid Maulana Muhammad Fahril Jamil keluar sebagai juara pertama lewat artikel berjudul “From Bandung to Palestine: How Indonesia’s Anti-Colonial Roots Shape Its Support for Palestinian Sovereignty.”
Khalid mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian tersebut dan berharap prestasi ini dapat mendorong mahasiswa UMJ lainnya untuk aktif menulis artikel ilmiah.
“Saya berharap semakin banyak mahasiswa UMJ yang tertarik untuk menulis artikel ilmiah serta menjadikannya bahan diskusi bersama,” ujarnya dalam siaran tertulis UMJ (17/4).
Sementara itu, Indah Eka Priyanto meraih posisi kedua dengan artikel bertajuk “ASEAN Countries in Responding to the Palestine Issue.” Ia mengaku tertarik mengangkat tema tersebut karena melihat ASEAN sebagai organisasi yang plural, dengan respon yang beragam terhadap konflik Palestina-Israel.
“Semoga artikel yang telah saya susun dapat menjadi bahan diskusi antar mahasiswa, dan bisa menerbitkan artikel-artikel lainnya,” ungkapnya.
Keberhasilan Khalid dan Indah turut memperkuat reputasi Laboratory of Indonesian and Global Studies (LIGS) FISIP UMJ, yang merupakan salah satu mitra AMEC di Indonesia.
Sebelum diumumkan sebagai pemenang, para peserta kompetisi harus melalui sejumlah tahapan, mulai dari penyusunan draft artikel di bawah bimbingan dosen LIGS Ilmu Politik, pengunggahan karya ke situs resmi penyelenggara, hingga proses seleksi oleh dewan juri. Ajang ini diikuti oleh mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi ternama seperti Universitas Indonesia, Universitas Padjadjaran, dan Paradigma School.
UMJ sendiri mengirimkan enam mahasiswa dari Program Studi Ilmu Politik dan Ilmu Komunikasi FISIP untuk berpartisipasi dalam kompetisi ini. Pencapaian ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi sivitas akademika FISIP UMJ, khususnya di bidang pengembangan akademik dan literasi ilmiah mahasiswa.



