Rektor USK Imbau Calon Mahasiswa Bijak Tentukan Pilihan Prodi
educare.co.id, Banda Aceh – Rektor Universitas Syiah Kuala (USK), Prof. Dr. Ir. Marwan, mengimbau calon mahasiswa baru agar lebih cermat dan bijaksana dalam menentukan program studi (prodi) saat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
Imbauan tersebut disampaikan saat Prof. Marwan menjadi narasumber dalam acara Forum Rektor yang disiarkan oleh TVRI Aceh. Ia menekankan pentingnya perencanaan yang matang dalam memilih prodi, yang sebaiknya didasarkan pada minat, bakat, dan kemampuan pribadi.
“Jadi kita berharap, pilihan program studi itu muncul dari diri sendiri. Baik dari segi minat maupun kemampuan. Karena ketika masuk perguruan tinggi, dia sendiri yang akan berjuang,” ucapnya.
Lebih lanjut, Rektor juga menyoroti peran orang tua dalam proses pengambilan keputusan ini. Ia mengingatkan agar para orang tua tidak memaksakan kehendaknya terhadap anak dalam memilih prodi, karena hal itu bisa berakibat kurang optimalnya proses belajar di kemudian hari.
Sebagai contoh, ia menyebutkan banyak orang tua yang mengarahkan anaknya untuk masuk ke Program Studi Pendidikan Dokter, meskipun kemampuan dan minat anak tersebut tidak sejalan dengan bidang tersebut.
Dalam kesempatan itu, Prof. Marwan juga menyampaikan bahwa USK menyediakan beragam program studi unggulan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan pembangunan nasional. Selain itu, USK turut menekankan pentingnya pendidikan karakter sebagai bagian dari proses akademik.
“USK banyak program pembinaan karakter, seperti tahun pertama mahasiswa baru mendapatkan bekal pendidikan karakter. Terutama dalam menjalankan perintah agama. Seperti salat, membaca dan memahami alquran dalam rangka penguatan karakter dasar khususnya kita di negeri syariat,” ujarnya.
Tak hanya itu, pengembangan soft skill juga menjadi perhatian kampus tersebut. Berbagai kegiatan disiapkan untuk membekali mahasiswa dengan keterampilan non-akademik seperti komunikasi, kewirausahaan, literasi digital, kepemimpinan, dan lainnya.
“Jadi kita berikan kesempatan selama pendidikan bekal soft skill. Semua ini akan memperkaya kapasitas anak-anak kita, sehingga bisa buka peluang lebih lebar di manapun perannya di masyarakat,” tutupnya.
