Mahasiswa Farmasi UI Berdayakan Warga Desa Cipinang untuk Cegah ISPA

Eduhealth EduNews EduSchool

educare.co.id, Depok, 13 September 2025Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Farmasi Universitas Indonesia (BEM FF UI) melalui program Pharmacy Care 2025 hadir di Desa Cipinang, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, untuk memberdayakan masyarakat menghadapi tingginya kasus infeksi saluran pernapasan atas (ISPA).

Program bertema “Paru Kita Jaga, Napas Sehat Milik Bersama” ini disusun berdasarkan Sustainable Development Goals (SDGs) poin 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) dan poin 4 (Pendidikan Berkualitas). Intervensi dilakukan setelah tim melakukan tiga kali kunjungan lapangan untuk melihat kondisi warga, yang sebagian besar belum terbiasa menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

“Melalui Pharmacy Care 2025, kami mencoba melakukan intervensi ISPA di Desa Cipinang. Fokus kami adalah memberdayakan kader kesehatan serta PKK, dan mengedukasi siswa-siswi SDN Cipinang 04 dengan media pembelajaran menarik. Harapan saya, warga dan seluruh elemen desa dapat berkolaborasi untuk menjaga kesehatan diri,” ujar Adhika Febryana, Ketua Pelaksana Pharmacy Care 2025.

Rangkaian kegiatan meliputi edukasi PHBS, pelatihan promotif-preventif bagi kader kesehatan, serta pembelajaran interaktif bagi siswa SDN Cipinang 04. Tim juga merancang monitoring dan evaluasi pasca-program, termasuk kunjungan lanjutan sebulan setelah kegiatan.

Program ini mendapat apresiasi dari warga. Pak Mukhlis, guru SDN Cipinang 04, berharap kegiatan ini berdampak nyata. “Dengan lingkungan yang lebih sehat, anak-anak bisa tumbuh dan belajar tanpa terganggu masalah kesehatan,”ujarnya. Sementara itu, Ibu Tati dari perangkat Desa Cipinang menekankan pentingnya peningkatan kesadaran masyarakat mengenai ISPA dan bahaya polusi.

Pharmacy Care 2025 bukan hanya bermanfaat bagi masyarakat, tetapi juga memberi pengalaman berharga bagi mahasiswa Farmasi UI untuk memahami kondisi riil, mengasah keterampilan komunikasi, serta menumbuhkan empati dan tanggung jawab sosial.

BACA JUGA:  Beni Saputra: Memimpin dengan Kolaborasi, Mengubah SDN 47 Menjadi Sekolah Penggerak

Dengan kolaborasi antara akademisi dan masyarakat, program ini diharapkan mampu menjadi langkah nyata menuju Desa Cipinang yang lebih sehat, cerdas, dan berdaya. ( SCP )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *