Kinara Abbabiel Raih Medali Asia di Usia 18 Tahun, Emas Jadi Target Berikutnya

Must read

EDUCARE.CO.ID – Atlet taekwondo poomsae Jawa Barat, Kinara Abbabiel Leninda Fandi Komara, berhasil meraih medali perak pada 8th Asian Taekwondo Indonesia Open Championships (ATIOC) 2026 di Jakarta. Capaian ini menjadi prestasi internasional penting bagi atlet muda asal Kota Bogor yang baru berusia 18 tahun.

Berdasarkan sumber rilis panitia ATIOC 2026 dan informasi pembinaan taekwondo Jawa Barat, kejuaraan berlevel G-2 World Taekwondo tersebut berlangsung pada 1–2 Agustus 2026 di Tennis Indoor Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.

Debut Senior Langsung Tembus Final Asia

Kinara tampil untuk pertama kalinya di kelas senior dan langsung menembus partai final. Dalam perjalanan menuju final, ia mengalahkan atlet dari Nepal dan Hong Kong sebelum akhirnya harus mengakui keunggulan unggulan senior asal Hong Kong.

Hasil tersebut membuat Kinara membawa pulang medali perak sekaligus memperoleh tambahan poin ranking dunia dari sistem World Taekwondo Poomsae.

Bagi atlet muda seusianya, pencapaian itu sudah tergolong luar biasa. Namun, Kinara memilih menjadikannya sebagai motivasi untuk terus berkembang.

“Setiap kesempatan adalah anugerah. Tahun ini saya belum bisa membawa emas untuk Indonesia, tetapi saya belum berhenti. Saya ingin terus berlatih sampai bisa mempersembahkan yang lebih baik untuk Jawa Barat dan Indonesia,” ujarnya.

Bangga Membawa Nama Jawa Barat

Kinara menegaskan bahwa tampil dengan seragam Jawa Barat memiliki makna khusus baginya. Menurutnya, Jawa Barat merupakan tempat ia tumbuh sebagai atlet dan mendapatkan kesempatan untuk berkembang.

“Saya bangga bertanding untuk Jawa Barat. Tanah inilah yang memberi saya kesempatan untuk belajar, berlatih, dan akhirnya tampil di level internasional,” katanya.

Ia berharap dapat terus membawa nama Jawa Barat ke kompetisi yang lebih tinggi pada masa mendatang.

Terinspirasi Prestasi Poomsae Indonesia

Dalam proses pembinaannya, Kinara mendapat bimbingan dari pelatih-pelatih berpengalaman, termasuk figur yang pernah merasakan panggung internasional.

Ia mengaku banyak belajar dari standar tinggi yang diterapkan dalam latihan sehari-hari. Pengalaman tersebut membuatnya memandang setiap medali sebagai bagian dari proses, bukan tujuan akhir.

Cabang poomsae Indonesia sendiri pernah mencatat sejarah melalui medali emas Asian Games 2018. Prestasi tersebut menjadi inspirasi bagi generasi atlet muda berikutnya.

Regenerasi Atlet Taekwondo Jawa Barat

Prestasi Kinara menambah daftar atlet Jawa Barat yang mampu bersaing di tingkat internasional. Hal ini sekaligus menunjukkan bahwa pembinaan usia muda di daerah tersebut terus melahirkan talenta potensial.

Ke depan, Kinara menargetkan tampil pada sejumlah turnamen G-ranked di Asia sebagai bagian dari persiapan menuju seleksi tim nasional dan agenda internasional berikutnya.

“Kalau suatu hari saya mendapat kesempatan membela Indonesia di level yang lebih tinggi, saya ingin membuktikan bahwa perjalanan itu berawal dari Jawa Barat,” ujarnya.

Emas Masih Jadi Target Besar

Menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia, Kinara menyimpan target besar untuk masa depan.

Ia berharap suatu hari dapat mempersembahkan medali emas internasional bagi Jawa Barat dan Indonesia, terutama pada bulan Agustus yang selalu memiliki makna khusus baginya.

Prestasi perak Asia ini menjadi langkah awal penting dalam perjalanan karier Kinara. Sementara itu, target emas masih terus ia kejar melalui latihan, disiplin, dan pengalaman bertanding di level internasional.

- Advertisement -spot_img

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Latest article

spot_img