EDUCARE.CO.ID – Kepala Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Labuhanbatu, Mustafa Kamal Nasution, meraih penghargaan The Best Leadership Education pada ajang Indonesia Leadership Education (ILE) Award 2026.
Berdasarkan sumber rilis Kementerian Agama, Award Magazine memberikan penghargaan tersebut kepada tokoh pendidikan yang menunjukkan kepemimpinan visioner, inovatif, dan berdampak nyata bagi lembaga pendidikan.
Capaian ini menjadi kebanggaan bagi keluarga besar MTsN 1 Labuhanbatu dan Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara.
Ajang Apresiasi Pendidikan Bergengsi
Award Magazine menyelenggarakan ILE Award 2026 di Jakarta dalam rangkaian The Grand Award Gala 2026.
Selain di Indonesia, penyelenggara juga menjadwalkan acara serupa di Kuala Lumpur, Malaysia, pada Agustus 2026.
Melalui ajang ini, penyelenggara memberikan apresiasi kepada tokoh, profesional, pelaku usaha, dan institusi yang memiliki kepemimpinan kuat serta kontribusi nyata di bidangnya.
Penilaian Fokus pada Inovasi dan Tata Kelola
Tim penilai menggunakan beberapa indikator utama. Mereka menilai inovasi pembelajaran, prestasi akademik dan nonakademik, tata kelola lembaga, serta kemampuan sekolah beradaptasi dengan perkembangan zaman.
Karena itu, penyelenggara memilih penerima penghargaan yang mampu menghadirkan perubahan positif secara berkelanjutan.
Kepemimpinan Mustafa Dorong Kemajuan Madrasah
Selama memimpin MTsN 1 Labuhanbatu, Mustafa terus memperkuat tata kelola madrasah. Ia juga meningkatkan mutu pendidikan, mendorong inovasi pembelajaran, dan memperkuat pembinaan karakter peserta didik.
Selain itu, berbagai program unggulan berhasil meningkatkan kualitas layanan pendidikan.
Program tersebut juga membangun budaya kerja yang profesional, kolaboratif, dan berorientasi pada mutu.
Komitmen itu mengantarkan MTsN 1 Labuhanbatu meraih pengakuan di tingkat nasional.
Penghargaan untuk Seluruh Warga Madrasah
Mustafa menyampaikan rasa syukur atas penghargaan yang diterimanya. Ia menegaskan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh warga madrasah.
“Suatu kehormatan bagi saya mewakili keluarga besar MTsN 1 Labuhanbatu menerima penghargaan ini. Penghargaan ini lahir dari dedikasi guru, tenaga kependidikan, dukungan orang tua, dan semangat belajar para siswa. Trofi ini milik kita bersama,” ujar Mustafa di Jakarta, Sabtu (25/7/2026).
Apresiasi untuk Kementerian Agama
Mustafa juga menyampaikan terima kasih kepada jajaran Kementerian Agama yang selama ini membina dan mendukung kemajuan madrasah.
Ia mengapresiasi Kepala Kanwil Kemenag Sumatera Utara, Kepala Bidang Pendidikan Madrasah, dan Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Labuhanbatu.
Menurutnya, sinergi antara madrasah dan Kementerian Agama menjadi kekuatan penting dalam menghadirkan pendidikan yang berkualitas dan berdaya saing.
Jadi Pemacu Semangat untuk Terus Berinovasi
Mustafa menegaskan bahwa penghargaan tersebut bukan akhir perjalanan. Ia justru melihat penghargaan itu sebagai awal tanggung jawab yang lebih besar untuk terus berinovasi.
“Pencapaian ini bukan akhir perjalanan. Penghargaan ini menjadi pemacu semangat bagi seluruh warga MTsN 1 Labuhanbatu untuk terus berprestasi dan mencetak generasi unggul yang berkarakter,” tuturnya.
Melalui penghargaan ini, MTsN 1 Labuhanbatu semakin memperkuat posisinya sebagai madrasah yang aktif mendorong inovasi pendidikan, penguatan karakter, dan peningkatan mutu layanan bagi peserta didik.



