Jogging Nggak Harus Lama, Asal Tepat Waktunya!

EduNews EduSport

educare.co.id, Jakarta – Olahraga merupakan bagian penting dalam menjaga kesehatan tubuh dan pikiran. Di antara berbagai jenis olahraga, jogging menjadi pilihan yang paling sederhana namun memberikan manfaat yang luar biasa. Tujuan utama dari jogging adalah meningkatkan kebugaran tubuh, memperkuat otot, serta menjaga kesehatan jantung dan daya tahan tubuh.

Banyak orang meyakini bahwa pagi hari adalah waktu terbaik untuk jogging, namun sebagian lainnya lebih memilih sore hari. Jadi, kapan sebenarnya waktu yang paling tepat?

Jogging di Pagi Hari

Waktu yang ideal untuk jogging pagi adalah antara pukul 05.30–07.00 WIB, atau hingga pukul 09.00 WIB jika kamu tidak sempat lebih awal.

Penelitian dari Medicine and Science in Sports and Exercise menunjukkan bahwa wanita yang berolahraga pagi cenderung tidak mudah tergoda oleh makanan tinggi kalori, dibanding mereka yang tidak berolahraga. Aktivitas fisik secara keseluruhan juga meningkat pada hari-hari mereka jogging pagi.

Manfaat lain dari jogging pagi termasuk mempercepat metabolisme, yang membantu tubuh membakar kalori lebih banyak sepanjang hari.

Jogging di Sore Hari

Sementara itu, jogging sore juga memiliki keunggulan tersendiri. Waktu yang disarankan adalah pukul 16.30–18.00 WIB.

Di sore hari, tubuh berada dalam kondisi fisik terbaik. Suhu tubuh yang meningkat membantu meningkatkan kekuatan otot, efektivitas enzim, dan daya tahan.

Penyerapan oksigen juga lebih efisien di malam hari, sehingga energi digunakan dengan lebih hemat. Selain itu, tubuh merespons lebih cepat pada sore hari, membuat waktu ini cocok untuk latihan berat seperti HIIT.

Ditambah lagi, detak jantung dan tekanan darah cenderung lebih stabil di sore hari, yang mengurangi risiko cedera dan mendukung performa olahraga.

Berapa Lama Waktu Jogging yang Efektif untuk Membakar Lemak?

Meskipun banyak yang membahas waktu terbaik untuk jogging, durasi jogging yang tepat untuk membakar lemak sebenarnya tidak ada yang pasti. Namun, ada beberapa pedoman yang bisa diikuti.

Semakin lama kamu berlari, semakin banyak kalori yang terbakar. Agar tubuh mulai membakar lemak, setidaknya kamu perlu jogging selama lebih dari 30 menit dengan intensitas rendah.

Untuk hasil yang lebih maksimal, coba tingkatkan intensitas lari hingga mencapai 70-80% dari detak jantung maksimal. Lari dengan intensitas ini bisa dilakukan selama 30 menit, dan disarankan untuk dilakukan 5 kali dalam seminggu.

Dengan rutin jogging, selain membakar lemak, kamu juga akan mendapatkan manfaat kebugaran jangka panjang dan mengurangi risiko terkena penyakit kronis.

Agar kualitas tidur tidak terganggu, sebaiknya hindari jogging terlalu dekat dengan waktu tidur. Berikan waktu jeda antara olahraga dan waktu tidur agar tubuh memiliki kesempatan untuk mendinginkan diri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *