Jagung Itu Sayur atau Buah? Ternyata Jawabannya Bisa Tiga-Tiganya

Must read

EDUCARE.CO.ID – Jagung sering muncul dalam berbagai hidangan, mulai dari sup, salad, lauk pendamping, hingga camilan. Cara orang mengolahnya juga sering menyerupai sayuran.

Namun, ilmu pangan, pertanian, dan botani memiliki cara berbeda dalam mengelompokkan jagung. Karena itu, jawaban atas pertanyaan apakah jagung termasuk sayur, buah, atau biji-bijian bergantung pada sudut pandang yang digunakan.

Dalam Makanan, Jagung Termasuk Sayuran

Untuk kebutuhan pangan, jagung dapat masuk ke dalam kelompok sayuran. USDA (United States Department of Agriculture) memasukkan jagung ke kategori starchy vegetables atau sayuran berpati.

Pengelompokan ini terutama berlaku pada jagung yang masyarakat konsumsi dalam kondisi segar. Contohnya adalah jagung manis yang biasa kita rebus, panggang, atau campurkan ke dalam berbagai masakan.

University of Illinois Extension juga menggolongkan sweet corn sebagai sayuran yang dapat masyarakat tanam di kebun rumah.

Petani biasanya memanen jagung manis ketika bijinya mencapai tahap matang susu. Pada tahap tersebut, biji masih terasa lembut dan manis sehingga cocok untuk konsumsi langsung.

Jadi, jika kita melihat jagung dari kebiasaan makan sehari-hari, menyebutnya sebagai sayuran bukanlah hal yang keliru.

Dalam Pertanian, Jagung Termasuk Serealia

Klasifikasi jagung berubah ketika kita melihatnya dari sisi pertanian.

Dalam Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI), pertanian jagung masuk ke kelompok tanaman semusim. Kelompok tersebut mencakup pertanian serealia, aneka kacang, dan biji-bijian penghasil minyak.

Dengan demikian, jagung termasuk tanaman serealia dalam konteks pertanian.

Kelompok serealia juga mencakup sejumlah tanaman lain, seperti:

  • Gandum.
  • Jagung.
  • Sorgum.
  • Barley.
  • Rye.
  • Oats.
  • Millet.

University of Illinois Extension menyebut jagung sebagai salah satu biji-bijian penting di dunia. Tanaman ini memiliki nama ilmiah Zea mays.

Petani juga tidak selalu memanen jagung untuk konsumsi segar. Mereka dapat mengolah bijinya menjadi berbagai produk pangan atau menggunakannya sebagai bahan pakan.

Apakah Jagung Juga Termasuk Buah?

Nah, bagian ini menjadi lebih menarik jika kita menggunakan sudut pandang botani.

Dalam ilmu tumbuhan, buah berkembang dari ovarium bunga setelah proses pembuahan. Struktur tersebut kemudian melindungi biji yang ada di dalamnya.

University of Illinois Extension menjelaskan bahwa buah dalam botani tidak selalu memiliki bentuk berdaging seperti apel atau mangga. Buah juga dapat memiliki struktur yang kering.

Jagung termasuk tanaman dari keluarga rumput-rumputan atau grass family. Pada tanaman ini, tongkol berkaitan dengan bunga betina, sedangkan rambut jagung membantu proses penyerbukan.

Setiap biji yang kita lihat pada tongkol juga memiliki struktur yang berkaitan dengan buah tanaman secara botani.

Karena itu, istilah “buah” pada jagung muncul dari klasifikasi botani. Pengertian tersebut berbeda dengan cara masyarakat mengelompokkan jagung sebagai makanan.

Kenapa Jagung Bisa Masuk Beberapa Kategori?

Perbedaan klasifikasi terjadi karena setiap bidang menggunakan dasar pengelompokan yang berbeda.

Dalam dunia kuliner dan gizi, orang melihat bagaimana jagung digunakan sebagai makanan. Karena itu, jagung manis segar masuk kelompok sayuran berpati.

Sementara itu, pertanian melihat jagung sebagai tanaman serealia yang menghasilkan biji. Petani dapat memanfaatkan hasil panen tersebut untuk kebutuhan pangan maupun pakan.

Botani memiliki pendekatan lain. Ilmu ini melihat struktur dan perkembangan bagian tanaman. Dari sudut tersebut, struktur biji jagung berkaitan dengan buah tanaman.

Jadi, satu tanaman memang dapat memiliki beberapa sebutan tanpa berarti salah satu klasifikasinya bertentangan dengan yang lain.

Jagung Segar dan Jagung Kering Punya Konteks Berbeda

Kondisi jagung juga memengaruhi cara kita membicarakannya.

Jagung manis yang masih segar biasanya masyarakat konsumsi langsung sebagai makanan. Kita bisa merebusnya, memanggangnya, atau mencampurkannya ke dalam masakan.

Sebaliknya, jagung yang sudah kering lebih sering masuk dalam pembahasan serealia atau biji-bijian. Masyarakat dapat mengolahnya menjadi tepung, bahan pangan lain, maupun pakan.

Standar pemanfaatan jagung di Indonesia juga mengenal penggunaan untuk bahan pangan dan bahan pakan.

Karena itu, konteks penggunaan jagung ikut menentukan istilah yang paling tepat.

Jadi, Jagung Itu Sayur, Buah, atau Biji-Bijian?

Jawabannya tidak hanya satu.

Sebagai makanan, terutama jagung manis segar, jagung dapat masuk kategori sayuran berpati.

Dalam pertanian, jagung termasuk serealia atau tanaman penghasil biji-bijian.

Dalam botani, struktur biji jagung berkaitan dengan buah tanaman yang berkembang dari bagian bunga betina.

Dengan kata lain, ketiganya dapat muncul dalam konteks yang berbeda. Jadi, ketika seseorang bertanya apakah jagung termasuk sayur, buah, atau biji-bijian, jawabannya bergantung pada sistem klasifikasi yang kita gunakan.

Hal tersebut menunjukkan bahwa klasifikasi makanan tidak selalu sama dengan klasifikasi tanaman. Satu bahan pangan bisa memiliki lebih dari satu identitas jika kita melihatnya dari bidang ilmu yang berbeda.

 

Penulis: Andini Namira Saskirana

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

Latest article