EDUCARE.CO.ID – Atlet muda asal Kota Cilegon, Pranaja Affan Adhyastha, mencatat prestasi di tingkat nasional melalui cabang olahraga panahan. Affan berhasil meraih medali emas dan perak saat memperkuat Provinsi Banten pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Junior Panahan 2025.
Berdasarkan sumber Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Cilegon, Kejurnas Junior Panahan 2025 berlangsung di Kudus, Jawa Tengah, pada 27 Juni hingga 5 Juli 2025.
Prestasi tersebut sekaligus membawa angin segar bagi pembinaan panahan di Cilegon. Pasalnya, atlet daerah itu terakhir meraih medali nasional pada ajang PON Bandung 2016.
Affan Bawa Pulang Dua Medali di Kategori U13
Ayah sekaligus pelatih Affan, Fajarudin, menyampaikan kabar tersebut melalui sambungan telepon. Ia mengatakan putranya berhasil mengamankan emas dan perak pada kualifikasi nasional kategori U13.
“Alhamdulillah, Affan telah mendapatkan medali, ini menjadi medali pertama setelah atlet dari Kota Cilegon terakhir mendapatkan medali pada tahun 2016 di Pekan Olahraga Nasional (PON) Bandung 2016,” kata Fajarudin, Selasa (2/7/2025).
Capaian itu menjadi catatan penting bagi panahan Cilegon. Setelah hampir sembilan tahun tanpa medali di tingkat nasional, Affan kembali membawa nama daerah ke podium.
Masih Bertanding di Tiga Kategori
Perjalanan Affan di Kejurnas Junior Panahan 2025 belum selesai setelah meraih dua medali.
Fajarudin mengatakan Affan masih harus mengikuti tiga kategori berikutnya. Ketiganya mencakup Eliminasi Individu, Beregu Putra, dan Beregu Campuran.
Karena itu, dua medali yang sudah diraih menjadi bekal penting bagi Affan. Sang ayah berharap hasil tersebut semakin meningkatkan motivasi putranya untuk menghadapi pertandingan berikutnya.
Prestasi Affan Jadi Harapan Baru Panahan Cilegon
Fajarudin berharap keberhasilan Affan tidak berhenti sebagai pencapaian pribadi. Ia ingin prestasi tersebut menjadi pemicu bagi anak-anak Cilegon untuk mengenal dan menekuni olahraga panahan.
“Kami berharap Affan bisa menjadi inspirasi bagi anak-anak seumurannya dan menjadi contoh bahwa olahraga panahan bisa berprestasi di tingkat nasional. Semoga ini juga menjadi titik awal kebangkitan cabang olahraga panahan di Cilegon,” ungkap Fajarudin.
Menurutnya, semakin banyak anak yang tertarik pada panahan, semakin besar pula peluang Cilegon melahirkan atlet berprestasi pada masa mendatang.
Fasilitas Latihan Masih Menjadi Kendala
Prestasi Affan juga menunjukkan bahwa pembinaan atlet muda membutuhkan dukungan yang lebih kuat. Salah satu persoalan yang masih dihadapi atlet panahan Cilegon adalah keterbatasan fasilitas latihan.
Saat ini, Affan dan rekan-rekannya berlatih di sebuah lapangan hasil kerja sama dengan pengembang perumahan Metro Cilegon.
Namun, lokasi tersebut tidak dapat menjadi tempat latihan dalam jangka panjang. Pengembang berencana menggunakan area itu untuk pembangunan perumahan.
Kondisi tersebut membuat keberadaan fasilitas latihan permanen menjadi kebutuhan penting bagi atlet panahan muda Cilegon.
Pelatih Harap Pemkot Cilegon Beri Perhatian
Fajarudin berharap Pemerintah Kota Cilegon dapat memberikan perhatian lebih terhadap pembinaan panahan. Menurutnya, fasilitas latihan yang layak akan membantu atlet berlatih secara konsisten dan meningkatkan kemampuan mereka.
Ia juga berharap pemerintah dapat menyediakan lokasi khusus yang dapat digunakan atlet panahan secara berkelanjutan.
Dukungan tersebut penting agar proses pembinaan tidak terhenti karena persoalan tempat latihan.
Emas dan Perak Jadi Awal Kebangkitan Panahan Cilegon
Prestasi Pranaja Affan Adhyastha di Kejurnas Junior Panahan 2025 menjadi sinyal positif bagi olahraga panahan Cilegon.
Dua medali yang ia raih menunjukkan potensi atlet muda daerah untuk bersaing di level nasional. Namun, pembinaan jangka panjang tetap membutuhkan dukungan fasilitas, pelatih, serta kesempatan bertanding yang memadai.
Jika dukungan tersebut terus berkembang, prestasi Affan dapat menjadi awal munculnya lebih banyak atlet panahan muda dari Cilegon.
Penulis: Putri Faathiman Niara


