Gelas Tembaga Jadi Tren Hidup Sehat, Ini Fakta yang Perlu Diketahui

Must read

EDUCARE.CO.ID – Tren minum menggunakan gelas tembaga kembali populer, terutama di kalangan pencinta gaya hidup sehat. Banyak orang memilih wadah berbahan tembaga karena percaya dapat meningkatkan daya tahan tubuh, membantu pencernaan, dan menambah energi.

Namun, para ahli menegaskan bahwa penelitian belum membuktikan klaim tersebut secara kuat. Tubuh memang memerlukan mineral tembaga dalam jumlah kecil untuk menjalankan berbagai fungsi penting. Meski demikian, tambahan tembaga dari gelas belum tentu memberi manfaat kesehatan yang berarti.

Berasal dari Tradisi Ayurveda

Penggunaan wadah tembaga untuk menyimpan air bukanlah praktik baru. Tradisi ini berasal dari Ayurveda, sistem pengobatan kuno dari India.

Dalam praktik Ayurveda, masyarakat meyakini air dalam wadah tembaga memiliki kualitas lebih baik. Kepercayaan itu muncul karena tembaga memiliki sifat antimikroba yang dapat membantu menghambat pertumbuhan mikroorganisme tertentu.

Penelitian menunjukkan tembaga mampu melawan beberapa jenis bakteri, seperti E. coli dan salmonella. Meski demikian, manfaat tersebut berkaitan dengan pengurangan kontaminasi mikroba pada air, bukan dengan peningkatan kesehatan tubuh secara langsung.

Ahli Sebut Bukti Manfaatnya Masih Terbatas

Ahli diet dan nutrisi dari Frances Stern Nutrition Center, Tufts Medical Center, Boston, Sandra Zhang, mengatakan belum ada bukti kuat bahwa air dari gelas tembaga memberikan manfaat kesehatan tambahan bagi kebanyakan orang.

“Ada sangat sedikit bukti bahwa minum air dari gelas tembaga memberikan manfaat kesehatan yang berarti bagi kebanyakan orang,” kata Zhang kepada Everyday Health.

Zhang menjelaskan bahwa tubuh memperoleh tembaga dari makanan sehari-hari, seperti kacang-kacangan, biji-bijian, gandum utuh, dan makanan laut. Karena itu, sebagian besar orang tidak membutuhkan tambahan tembaga dari gelas.

Ahli farmakologi dan toksikologi dari Michigan State University, Jamie Alan, juga menyampaikan pendapat serupa. Ia menilai jumlah tembaga yang terserap dari gelas sangat kecil sehingga kemungkinan efeknya terhadap tubuh juga minim.

Risiko Meningkat Jika Cara Penggunaan Keliru

Gelas tembaga tetap memiliki risiko jika pengguna memakainya dengan cara yang salah. Air yang tersimpan terlalu lama dapat melarutkan lebih banyak tembaga ke dalam minuman.

Minuman panas atau asam juga dapat meningkatkan pelarutan tembaga dari gelas.

“Ini bukan gelas untuk menyeruput es kopi seharian penuh,” ujar Alan.

Paparan tembaga berlebih dalam jangka panjang dapat memengaruhi kesehatan hati dan menimbulkan gangguan pencernaan, seperti mual, muntah, nyeri perut, dan diare.

Cara Aman Menggunakan Gelas Tembaga

Bagi masyarakat yang tetap ingin menggunakan gelas tembaga, para ahli menyarankan beberapa langkah berikut:

  • Minum segera setelah menuangkan air ke dalam gelas.
  • Hindari menyimpan minuman selama berjam-jam.
  • Jangan gunakan gelas tembaga polos untuk minuman panas atau asam, seperti jus jeruk, air lemon, dan kombucha.
  • Pilih gelas yang memiliki lapisan pelindung, misalnya baja tahan karat atau timah.
  • Pastikan produk berlabel food grade.
  • Cuci gelas dengan tangan dan hindari mesin pencuci piring agar lapisan pelindung tidak cepat rusak.

Siapa yang Sebaiknya Menghindari Gelas Tembaga?

Beberapa kelompok orang sebaiknya tidak memakai gelas tembaga secara rutin. Penderita penyakit Wilson perlu berhati-hati karena tubuh mereka sulit membuang kelebihan tembaga.

Selain itu, orang dengan gangguan hati atau kondisi kesehatan tertentu sebaiknya berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan gelas tembaga secara teratur.

Tradisi dan Gaya Hidup, Bukan Obat

Masyarakat umum masih dapat menggunakan gelas tembaga sesekali selama memperhatikan cara pemakaiannya. Para ahli menilai gelas tembaga lebih tepat dipandang sebagai bagian dari tradisi budaya atau pilihan gaya hidup, bukan sebagai solusi kesehatan.

Tembaga memang memiliki sifat antimikroba dan tubuh membutuhkan mineral ini dalam jumlah tertentu. Akan tetapi, penelitian belum membuktikan bahwa minum dari gelas tembaga memberikan manfaat kesehatan tambahan yang signifikan.

Karena itu, masyarakat perlu menggunakan gelas tembaga secara bijak dengan memperhatikan jenis minuman, lama penyimpanan, dan kualitas bahan agar tetap aman bagi kesehatan.

 

Penulis: Andini Namira Saskirana

- Advertisement -spot_img

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Latest article

spot_img