150 Slot Saja! WonderClip AI Hackathon Buka Kompetisi Video Berhadiah MacBook

Must read

EDUCARE.CO.ID – Membuat video kini semakin mudah berkat perkembangan kecerdasan buatan (AI). Kreator cukup menuliskan perintah untuk mengubah ide menjadi visual bergerak tanpa harus menguasai teknik editing yang kompleks.

Namun, kemudahan produksi juga menghadirkan tantangan baru. Saat teknologi memungkinkan siapa saja membuat visual dengan cepat, kemampuan menyusun cerita justru menjadi pembeda.

Peluang tersebut hadir melalui WonderClip AI Hackathon: Wonderful Indonesia. Alibaba Cloud menggelar kompetisi ini bersama Melocin Studio dan Indonet. Ajang tersebut mengajak kreator Indonesia mengangkat cerita tentang Tanah Air melalui video berdurasi 60–180 detik.

Storytelling Jadi Fokus Penilaian

Kompetisi ini tidak hanya menguji kemampuan peserta dalam menggunakan AI. Panitia juga menempatkan storytelling sebagai salah satu unsur penting dalam penilaian.

Juri akan melihat beberapa aspek dalam setiap karya. Penilaian mencakup struktur cerita, relevansi dengan tren, kualitas storytelling, kekuatan kesimpulan, kreativitas, serta kedekatan dengan budaya Indonesia.

Peserta juga mendapat kebebasan dalam memilih tema. Mereka dapat mengangkat tradisi, ritual, kuliner, tari, musik, kerajinan, alam, hingga kehidupan Indonesia modern.

Melalui konsep tersebut, AI berfungsi sebagai alat produksi. Sementara itu, kreator tetap menentukan sudut pandang, pesan, dan cerita yang ingin mereka sampaikan.

WonderClip AI Permudah Produksi Video

Kompetisi ini menggunakan WonderClip AI, platform besutan Alibaba Cloud. Platform tersebut menawarkan teknologi text-to-video dan image-to-world untuk mengubah ide tertulis menjadi visual bergerak.

Peserta juga tidak harus memiliki pengalaman editing video. Teknologi AI membantu mereka menjalankan proses produksi dengan lebih sederhana.

Setiap peserta yang lolos akan memperoleh 5.000 kredit WonderClip AI untuk membuat satu karya. Mereka mendapat waktu tujuh hari untuk menyelesaikan video, mulai 25 hingga 31 Agustus 2026.

Rinaldo dari Melocin Studio menilai kombinasi teknologi AI dan komputasi awan dapat membuka peluang baru bagi kreator lokal.

“Dengan beragam fitur AI yang ditawarkan serta dukungan kapabilitas komputasi awan, WonderClip AI memberikan kesempatan bagi kreator lokal untuk meningkatkan kualitas dan efisiensi produksi konten, sekaligus memiliki daya saing untuk menghasilkan karya yang dapat menjangkau audiens global,” kata Rinaldo.

Hanya 150 Slot, Pendaftaran Dibuka 21–24 Agustus

Panitia menyediakan 150 slot bagi kreator Indonesia yang ingin mengikuti kompetisi secara individu. Pendaftaran berlangsung pada 21–24 Agustus 2026 dengan sistem first-come, first-served.

Panitia juga memberikan prioritas pertimbangan kepada kreator konten dalam proses seleksi. Setelah lolos, peserta wajib membuat satu video dengan durasi minimal 60 detik dan maksimal 180 detik.

Peserta harus mengoptimalkan video untuk media sosial. Mereka juga wajib mengunggah karya tersebut secara publik melalui Instagram sebelum 31 Agustus 2026 pukul 21.00 WIB.

Setiap unggahan harus mencantumkan lima hashtag berikut:

  • #MelocinStudio
  • #Indonet
  • #WonderclipAI
  • #AlibabaCloud
  • #MelocinxWonderclip

Kreator bebas memilih bahasa dalam video. Mereka dapat menggunakan Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, atau bahasa daerah. Panitia juga menganjurkan penggunaan subtitle agar karya dapat menjangkau penonton yang lebih luas.

Karya Wajib Original, Hadiahnya Menarik

Panitia mewajibkan peserta menggunakan aset original atau aset yang bebas royalti. Selain itu, karya tidak boleh memuat unsur SARA maupun pesan politik.

Tiga karya terbaik akan memperoleh hadiah. Juara pertama mendapatkan MacBook Neo. Juara kedua memperoleh Garmin Forerunner 165. Sementara itu, juara ketiga membawa pulang JBL Flip 7.

Selain hadiah utama, karya terbaik juga berpeluang tampil melalui kanal milik penyelenggara dan mitra kompetisi.

AI Jadi Alat, Cerita Tetap Milik Kreator

WonderClip AI Hackathon: Wonderful Indonesia mempertemukan teknologi AI dengan kekayaan cerita Indonesia. Alibaba Cloud menggelar ajang ini dengan dukungan Melocin Studio dan Indonet.

Melocin Studio berperan sebagai produser short drama sekaligus kreator konten digital di Indonesia. Sementara itu, Indonet menjadi mitra resmi Alibaba Cloud di Tanah Air.

Kompetisi ini ingin mendorong kreator Indonesia mengembangkan kemampuan produksi video berbasis AI. Lebih dari itu, ajang tersebut juga memberi ruang bagi kreator untuk mengolah cerita lokal menjadi karya yang lebih menarik.

Pada akhirnya, teknologi hanya menjadi alat. Kekuatan cerita, kreativitas, dan sudut pandang kreator tetap menentukan apakah sebuah karya mampu menarik perhatian penonton.

Melalui WonderClip AI Hackathon, cerita tentang Indonesia diharapkan tidak hanya berhenti di audiens lokal. Karya para peserta juga berpeluang membawa budaya dan kisah Indonesia ke panggung global.

 

Penulis: Putri Faathiman Niara

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

Latest article