Viral! Nasi Bakar Khas Indonesia Bikin Juri MasterChef Australia Kepedasan

Must read

EDUCARE.CO.ID – Kuliner Indonesia kembali mencuri perhatian setelah video kontestan MasterChef Australia yang menyajikan nasi bakar viral di media sosial. Hidangan berbalut daun pisang itu mendapat pujian dari juri, meski sensasi pedasnya sempat membuat salah satu juri kepedasan.

Video tersebut kembali ramai diperbincangkan setelah pengguna Threads dengan akun @arifah.syifa32 membagikannya pada 16 Oktober 2026. Dalam unggahannya, ia mengungkapkan kebanggaan melihat makanan tradisional Indonesia tampil di panggung kompetisi memasak internasional.

“Bangga banget nasi bakar ini masuk di MasterChef Australia. Pakai daun pisang, daun semanggi, memang enak banget pasti,” tulisnya.

Unggahan tersebut turut menyoroti reaksi juri yang merasakan pedasnya hidangan. Meski rasa pedas menjadi perhatian, para juri tetap mengapresiasi cita rasa nasi bakar yang disajikan.

Nasi Bakar Tati Carlin Tampil di MasterChef Australia 2019

Bangga! Nasi Bakar Khas Indonesia Dipuji Juri MasterChef Australia

Cuplikan yang kembali viral itu berasal dari MasterChef Australia musim ke-11 yang tayang pada 2019. Kontestan yang memperkenalkan hidangan tersebut adalah Tati Carlin, perempuan asal Banjarnegara, Jawa Tengah, yang menetap di Australia.

Dalam kompetisi itu, Tati menyajikan menu bernama Grilled Rice with Prawn Curry in Banana and Turmeric Leaves. Hidangan tersebut memadukan nasi bakar dengan kari udang yang dibungkus daun pisang dan daun kunyit.

Penggunaan daun sebagai pembungkus memberikan karakter tersendiri pada sajian tersebut. Proses pembakaran juga menghadirkan aroma khas yang berpadu dengan rempah dan cita rasa kari udang.

Salah satu juri, Gary Mehigan, memberikan pujian terhadap hidangan Tati. Ia menilai masakan tersebut memiliki rasa yang sangat lezat.

Sementara itu, juri tamu Maggie Beer menyoroti tingkat kepedasan yang menurutnya cukup kuat hingga sedikit menutupi rasa manis alami udang. Meski demikian, perpaduan bumbu, aroma rempah, dan sentuhan rasa asap tetap menjadi daya tarik hidangan tersebut.

Tati Perkenalkan Beragam Kuliner Nusantara

Nasi bakar bukan satu-satunya makanan Indonesia yang Tati bawa ke kompetisi tersebut. Ia juga memperkenalkan sejumlah hidangan khas Nusantara, seperti rempeyek kacang, garang asem, pepes ikan, mi ayam, dan risoles.

Salah satu sajian yang menarik perhatian juri adalah rempeyek kacang. Hidangan tersebut mendapat apresiasi dari George Calombaris, salah satu juri MasterChef Australia saat itu.

Pilihan menu Tati memperlihatkan keragaman kuliner Indonesia, mulai dari makanan berbahan nasi, olahan ikan, hingga camilan tradisional. Ia juga menunjukkan bagaimana penggunaan rempah dan teknik memasak khas Indonesia dapat menghadirkan karakter rasa yang berbeda.

Belajar Memasak dari Nenek Sejak Kecil

Kemampuan memasak Tati tumbuh sejak ia masih kecil. Ia banyak belajar mengolah makanan dari sang nenek, yang memperkenalkannya pada berbagai resep dan tradisi kuliner Indonesia.

Sebelum menetap di Melbourne pada 2008, Tati juga memiliki pengalaman selama 14 tahun di industri perhotelan Jakarta. Pengalaman kerja tersebut turut menjadi bagian dari perjalanan kulinernya sebelum mengikuti kompetisi memasak di Australia.

Tati mengikuti MasterChef Australia atas dorongan suaminya. Dalam kompetisi musim ke-11, ia berhasil mencapai babak sembilan besar sebelum akhirnya tereliminasi.

Perjalanannya di ajang tersebut menjadi salah satu momen ketika masakan Indonesia mendapat ruang untuk tampil di hadapan juri dan penonton internasional.

Video Viral Kembali Bangkitkan Kebanggaan terhadap Kuliner Indonesia

Kembalinya video nasi bakar Tati ke media sosial mengundang beragam respons dari warganet. Banyak pengguna mengungkapkan kebanggaan karena hidangan tradisional Indonesia mendapat apresiasi dalam kompetisi memasak internasional.

Perhatian terhadap sajian tersebut juga menunjukkan daya tarik kuliner Nusantara melalui penggunaan rempah, teknik memasak, dan bahan-bahan tradisional. Nasi bakar dengan balutan daun dan aroma khasnya menjadi salah satu contoh hidangan Indonesia yang mampu menarik perhatian di luar negeri.

Meski cuplikan tersebut berasal dari kompetisi yang tayang pada 2019, kemunculannya kembali di media sosial memperlihatkan bahwa momen kuliner dapat terus menarik perhatian publik. Bagi pencinta makanan Indonesia, apresiasi terhadap hidangan seperti nasi bakar menjadi kebanggaan tersendiri sekaligus pengingat akan kayanya tradisi kuliner Nusantara.

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Latest article