UNDIP dan Imigrasi Resmikan Layanan Keimigrasian di Kampus untuk Dukung Mobilitas Akademik Global
educare.co.id, Semarang – Universitas Diponegoro (UNDIP) menggandeng Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Semarang untuk menghadirkan layanan keimigrasian di dalam kampus. Unit layanan bernama Campus Immigration Point at UNDIP ini akan berkantor di lantai 1 Gedung Muladi Dome dan diharapkan dapat memudahkan Warga Negara Indonesia (WNI) dan Warga Negara Asing (WNA), khususnya yang terlibat dalam kegiatan akademik di UNDIP, dalam mengurus berbagai dokumen keimigrasian.
Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang digelar di Ruang Sidang Rektor, Gedung Widya Puraya, Kampus Tembalang, pada Senin (7/7). Hadir dalam acara tersebut jajaran pimpinan UNDIP dan pejabat dari Kantor Imigrasi TPI Semarang.
Rektor UNDIP, Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si., menyambut baik kolaborasi ini sebagai langkah nyata dalam mendekatkan layanan publik ke lingkungan akademik.
“Kerja sama ini merupakan wujud nyata dari sinergi antara pendidikan tinggi dengan instansi pemerintah dalam memberikan pelayanan publik yang inklusif, cepat, dan berkualitas, terutama untuk mendukung mobilitas akademik global,” ujar Prof. Suharnomo, dalam siaran tertulis Undip (15/7).
Ia menambahkan bahwa layanan ini juga merupakan bagian dari dukungan terhadap mahasiswa UNDIP yang mengikuti program internasional, termasuk double degree.
“Setiap tahunnya, ratusan mahasiswa UNDIP mengikuti program double degree yang memungkinkan mereka menempuh studi satu tahun di luar negeri bersama universitas mitra. Untuk itu, kami ingin memastikan mereka mendapatkan pendampingan dalam mengurus dokumen perjalanan secara tertib dan sesuai ketentuan yang berlaku,” imbuhnya.
Lebih jauh, Prof. Suharnomo berharap layanan ini menjadi titik awal dari peran strategis pendidikan sebagai kekuatan masa depan bangsa.
“Mudah-mudahan ini menjadi embrio bahwa pendidikan bisa menjadi ‘emas baru’ devisa bagi masa depan Indonesia. Kami percaya kualitas pendidikan kita terus meningkat,” tuturnya optimistis.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Jawa Tengah, Is Edy Ekoputranto, S.H., M.M., menyatakan bahwa kerja sama ini akan memperkuat fungsi pelayanan serta pengawasan keimigrasian, khususnya di lingkungan kampus.
“Penunjukan UNDIP sebagai salah satu kampus terbaik di Indonesia merupakan langkah yang sangat tepat. Kami memberikan dukungan penuh atas hal tersebut. Terlebih, kami merasa bangga karena Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI, Bapak Silmy Karim, secara langsung memberikan penamaan khusus ‘Campus Immigration Point at UNDIP’ sebagai bentuk apresiasi atas kiprah UNDIP,” ungkapnya.
Menurutnya, pendirian unit ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas layanan sekaligus penguatan pengawasan keimigrasian di wilayah Semarang.
“Ini adalah peningkatan semangat kami untuk memberikan pelayanan yang lebih baik, khususnya dalam peningkatan pengawasan dan penegakan hukum keimigrasian di Semarang,” jelas Is Edy.
Ia juga menekankan bahwa keberadaan layanan keimigrasian di lingkungan kampus akan memberikan dampak signifikan dalam mendukung reputasi global universitas.
“Kami berharap layanan ini dapat mempermudah akses bagi Warga Negara Indonesia (WNI) dan Warga Negara Asing (WNA) di UNDIP serta menjadi model layanan keimigrasian yang adaptif dan kolaboratif,” ujarnya.
Acara penandatanganan disaksikan oleh beberapa pejabat, termasuk Wakil Rektor Riset, Inovasi, Kerja Sama, dan Komunikasi Publik UNDIP, Wijayanto, S.IP., M.Si., Ph.D., serta Kabid Dokumen Perjalanan dan Izin Tinggal Keimigrasian Kantor Imigrasi TPI Semarang, Prabandono Hadiwidjojo, A.Md.Im., S.H.
Layanan Campus Immigration Point at UNDIP direncanakan akan mulai beroperasi dalam waktu dekat dan akan melayani civitas academica UNDIP serta masyarakat umum setiap hari kerja, Senin hingga Jumat, sesuai jam operasional Kantor Imigrasi.
Dengan hadirnya unit ini, UNDIP menegaskan komitmennya untuk memperluas jejaring internasional serta menghadirkan layanan publik yang responsif di lingkungan pendidikan tinggi.
