EDUCARE.CO.ID – Ube atau ubi ungu semakin populer di berbagai hidangan, mulai dari dessert, kue, hingga minuman kekinian. Namun, daya tarik ube tidak hanya berasal dari warna ungunya yang mencolok. Umbi ini juga mengandung berbagai nutrisi yang berpotensi mendukung kesehatan tubuh.
Berdasarkan sumber Healthline, melaporkan bahwa ube menyediakan antioksidan, vitamin, dan karbohidrat kompleks yang bermanfaat bagi tubuh. Karena itu, banyak orang mulai melirik ube sebagai bagian dari pola makan sehat.
Selain mengolah ube menjadi makanan manis, masyarakat juga bisa memasaknya menjadi sup, tumisan, atau hidangan gurih lainnya. Dengan begitu, mereka tetap dapat memanfaatkan kandungan gizinya secara optimal.
Berikut lima manfaat ube yang menarik untuk diketahui.
1. Kaya Antioksidan
Ube mengandung antosianin dan vitamin C yang berfungsi sebagai antioksidan. Senyawa ini membantu melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.
Antosianin memberi warna ungu khas pada daging ube. Selain itu, peneliti banyak mempelajari senyawa ini karena aktivitas antioksidannya.
Beberapa penelitian laboratorium menunjukkan antosianin tertentu berpotensi menghambat pertumbuhan sel kanker. Namun, peneliti menggunakan ekstrak dalam konsentrasi tertentu sehingga hasil penelitian itu belum bisa disamakan dengan konsumsi ube sehari-hari.
2. Membantu Mengelola Gula Darah
Ube mengandung flavonoid yang dalam beberapa penelitian berkaitan dengan pengelolaan kadar gula darah. Peneliti menilai senyawa ini dapat membantu melindungi sel penghasil insulin.
Selain itu, beberapa penelitian awal pada hewan menunjukkan ekstrak ube dapat membantu mengurangi stres oksidatif dan resistensi insulin.
Ube juga memiliki indeks glikemik yang relatif rendah. Karena itu, tubuh cenderung mengalami kenaikan gula darah yang lebih lambat setelah mengonsumsi ube dibanding beberapa sumber karbohidrat lain.
3. Mendukung Kesehatan Tekanan Darah
Kandungan antioksidan pada ube juga menarik perhatian peneliti dalam kaitannya dengan tekanan darah. Sejumlah penelitian laboratorium menemukan aktivitas senyawa ube yang berkaitan dengan mekanisme pengaturan tekanan darah.
Walau demikian, para ahli masih memerlukan penelitian lebih lanjut pada manusia untuk memastikan manfaat tersebut.
4. Menjaga Kesehatan Pernapasan
Ube menyediakan vitamin A dan vitamin C yang penting bagi fungsi tubuh dan sistem kekebalan. Kedua vitamin ini juga memiliki aktivitas antioksidan.
Beberapa penelitian menemukan hubungan antara asupan antioksidan dan risiko asma. Namun, hubungan tersebut tidak membuktikan bahwa ube dapat menjadi obat penyakit pernapasan.
Karena itu, para ahli tetap menyarankan pola makan seimbang dan penanganan medis yang tepat bagi penderita gangguan pernapasan.
5. Menyehatkan Sistem Pencernaan
Ube mengandung karbohidrat kompleks dan pati resisten. Pati resisten tidak tercerna sepenuhnya di usus halus sehingga dapat menjadi makanan bagi bakteri baik di usus.
Peneliti sering mengaitkan konsumsi pati resisten dari ubi ungu dengan pertumbuhan bakteri baik Bifidobacteria. Bakteri ini membantu menjaga keseimbangan mikrobiota usus dan mendukung proses pencernaan.
Dengan demikian, konsumsi ube dalam jumlah wajar dapat menjadi bagian dari pola makan yang mendukung kesehatan saluran cerna.
Tetap Konsumsi Secara Seimbang
Meski ube memiliki berbagai potensi manfaat kesehatan, tubuh akan memperoleh manfaat yang lebih optimal jika seseorang mengonsumsinya sebagai bagian dari pola makan seimbang. Selain itu, cara pengolahan juga memengaruhi kandungan gizinya. Merebus atau mengukus ube umumnya mempertahankan nutrisi lebih baik daripada mengolahnya menjadi makanan tinggi gula dan lemak.
Popularitas ube saat ini menunjukkan bahwa bahan pangan lokal tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga menyimpan potensi gizi yang baik untuk kesehatan.



