Keren! Anak Muda Balangan Ciptakan Alat Pengusir Hama Tanpa Pestisida

Must read

EDUCARE.CO.ID – Upaya mewujudkan pertanian ramah lingkungan terus berkembang di Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan. Kali ini, anak muda daerah, M. Rizky Fadillah Zumadi Lubis, menghadirkan inovasi EcoGuard Light Trap untuk membantu petani mengendalikan hama tanpa pestisida kimia.

Berdasarkan sumber pengembang inovasi pada Kamis, 30 Juli 2026, teknologi non-digital ini menawarkan cara pengendalian hama yang lebih aman, hemat biaya, dan ramah lingkungan. Karena itu, alat ini menjadi alternatif menarik bagi petani yang ingin mengurangi penggunaan bahan kimia.

Rizky menjelaskan bahwa banyak petani di Balangan masih bergantung pada pestisida untuk melindungi padi, jagung, cabai, sawi, dan tanaman hortikultura lainnya. Selain meningkatkan biaya produksi, penggunaan pestisida berlebihan juga dapat mengganggu kesehatan dan lingkungan.

“Melihat kondisi tersebut, kami mengembangkan EcoGuard Light Trap sebagai alternatif pengendalian hama dengan konsep zero chemical,” ujarnya.

Memanfaatkan Cahaya UV untuk Menjebak Hama

Rizky menerangkan bahwa EcoGuard Light Trap memanfaatkan sifat fototaksis positif serangga. Lampu ultraviolet (UV) menarik hama terbang menuju bak penjebak yang berisi larutan air sabun sehingga serangga tidak dapat keluar kembali.

Teknologi ini memiliki beberapa keunggulan, yaitu:

  • menggunakan panel surya sehingga dapat beroperasi tanpa listrik PLN,
  • memakai sensor cahaya yang menyalakan lampu saat malam dan mematikannya saat fajar,
  • memiliki desain sederhana, mudah dipindahkan, tahan cuaca, dan cocok untuk berbagai jenis tanaman.

Hasil Uji Lapangan Menjanjikan

Menurut Rizky, uji lapangan di lahan pertanian Balangan menunjukkan EcoGuard Light Trap mampu menekan populasi hama terbang sekitar 60–80 persen.

Selain itu, alat ini membantu petani mengurangi potensi kehilangan hasil panen akibat serangan hama yang sebelumnya dapat mencapai 30–50 persen.

Rizky menambahkan bahwa penggunaan alat tersebut juga membantu petani menekan biaya pembelian pestisida dan menjaga kesuburan tanah.

Dorong Pertanian Organik dan Berkelanjutan

Penggunaan EcoGuard Light Trap mendukung praktik pertanian organik dan sistem budidaya yang lebih berkelanjutan. Dengan demikian, petani dapat mengurangi ketergantungan pada bahan kimia tanpa mengorbankan produktivitas.

Karena harganya relatif terjangkau, Rizky berharap semakin banyak petani dapat memanfaatkan teknologi tersebut.

Buka Peluang Usaha bagi Generasi Muda

Selain mendukung sektor pertanian, inovasi ini juga membuka peluang usaha baru di bidang teknologi pertanian. Menurut Rizky, pengembangan dan produksi alat serupa dapat menciptakan lapangan kerja bagi generasi muda di daerah.

“EcoGuard Light Trap kami rancang agar petani memiliki alternatif pengendalian hama yang lebih aman, hemat biaya, dan mudah digunakan. Kami berharap inovasi ini membantu meningkatkan hasil panen dan mengurangi ketergantungan pada pestisida kimia,” katanya.

Ia juga menegaskan bahwa karya anak daerah mampu memberikan solusi nyata bagi masyarakat sekaligus mendukung ketahanan pangan daerah.

Melalui pengembangan EcoGuard Light Trap, Kabupaten Balangan menunjukkan komitmennya dalam mendorong inovasi lokal yang menjawab persoalan pertanian dan mendukung pembangunan daerah berkelanjutan.

- Advertisement -spot_img

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Latest article

spot_img