Sekolah Muhammadiyah Unjuk Gigi! 9 Siswa Sabet Medali di Ajang IMSO ke-23

Must read

EDUCARE.CO.ID – Prestasi membanggakan kembali datang dari siswa sekolah Muhammadiyah. Sembilan siswa berhasil membawa pulang medali dalam ajang International Mathematics and Science Olympiad (IMSO) ke-23 yang mempertemukan pelajar dari berbagai negara.

Pengumuman perolehan medali berlangsung dalam acara penutupan IMSO ke-23 di Pusat Pelatihan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Depok, Jawa Barat, Selasa (6/10/2026).

Berdasarkan sumber laman resmi PP Muhammadiyah, capaian tersebut menjadi salah satu bukti kiprah siswa Muhammadiyah dalam kompetisi akademik tingkat internasional.

Sembilan Siswa Muhammadiyah Bawa Pulang Medali

Para siswa Muhammadiyah berhasil meraih medali perak dan perunggu pada bidang Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dan Matematika.

Empat siswa meraih medali perak pada bidang IPA. Mereka terdiri dari:

  • Ammar Syafi Asyrofi Yusa – SDIT Muhammadiyah Gunung Terang
  • Afiqah Rania Putri Meridianto – SD Muhammadiyah 4 Surabaya
  • Muhammad Al Fatih Idris Atmaputera – SD Muhammadiyah 4 Surabaya
  • Farla Shidqia Ghani – SD Muhammadiyah Metro Pusat Lampung

Sementara itu, tiga siswa meraih medali perunggu bidang IPA, yakni:

  • Tsurayya Ayoedya Nurmagupita – SD Muhammadiyah Birrul Walidain Kudus
  • Ghazwan Al Hussary Pasaribu – SD Muhammadiyah Condongcatur

Adapun tiga siswa lainnya memperoleh medali perunggu bidang Matematika, yaitu:

  • Attharizz Mibras Dirgham Andioko – SD Muhammadiyah Metro Pusat
  • Luthfan Maulana – SD Muhammadiyah 10 Banjarmasin
  • Salsabila Putri Sari – SD Muhammadiyah Sapen

Capaian tersebut menunjukkan bahwa siswa dari berbagai sekolah Muhammadiyah mampu bersaing dalam kompetisi akademik dengan peserta dari berbagai negara.

IMSO Jadi Ajang Bergengsi Tingkat Internasional

IMSO merupakan kompetisi tahunan yang mempertemukan siswa dalam bidang Matematika dan IPA. Pada penyelenggaraan ke-23, Klinik Pendidikan MIPA (KPM) bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI serta Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan Pendidikan Non Formal (Dikdasmen dan PNF) Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

Kompetisi ini memiliki tingkat persaingan yang tinggi. IMSO ke-23 mempertemukan perwakilan dari 23 negara.

Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PP Muhammadiyah, Didik Suhardi, menilai capaian siswa Muhammadiyah dapat menjadi momentum untuk mendorong kemajuan pendidikan di lingkungan Muhammadiyah.

“IMSO 23 ini harus menjadi momen kebangkitan pendidikan Muhammadiyah. Sekolah-sekolah lain sudah maju, kita tidak boleh tertinggal,” ujar Didik.

Menurutnya, prestasi tersebut juga memperlihatkan bahwa sekolah Muhammadiyah memiliki peluang yang sama untuk bersaing dalam ajang akademik bergengsi.

PP Muhammadiyah Dorong Sekolah Siapkan Siswa Lebih Awal

Didik juga meminta sekolah-sekolah Muhammadiyah mulai mempersiapkan calon peserta IMSO sejak jauh hari.

Persiapan tidak bisa berlangsung secara singkat. Siswa perlu menjalani latihan dan pembinaan secara konsisten agar mampu melewati rangkaian seleksi.

“Termasuk untuk tahun depan, kami menghimbau kepada sekolah-sekolah, mari kita motivasi anak-anak kita, kita sadarkan orang tuanya. Perlu latihan berbulan-bulan untuk bisa masuk IMSO,” kata Didik.

PP Muhammadiyah juga berkomitmen mengawal persiapan tersebut agar semakin banyak siswa Muhammadiyah yang mengikuti IMSO dan mencatatkan prestasi.

Jalur Menuju IMSO Tidak Mudah

Untuk mencapai IMSO ke-23, siswa harus melewati proses seleksi yang cukup panjang.

Peserta harus mengikuti seleksi secara bertahap, mulai dari level bawah hingga tingkat nasional. Salah satu jalurnya juga mensyaratkan perolehan medali emas Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat nasional.

Karena itu, keberhasilan sembilan siswa Muhammadiyah di IMSO ke-23 tidak hanya menjadi pencapaian individu. Prestasi tersebut juga menunjukkan pentingnya pembinaan akademik yang konsisten sejak tingkat sekolah.

Bagi sekolah Muhammadiyah, capaian ini menjadi modal untuk memperkuat pembinaan siswa di bidang Matematika dan IPA sekaligus membuka peluang lebih besar untuk tampil di kompetisi internasional berikutnya.

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Latest article