Keren! Dua Mahasiswa UBSI Raih Medali di Ajang Internasional Malaysia

Must read

EDUCARE.CO.ID – Dua mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kembali membawa nama kampus ke panggung internasional. Muhammad Sayyid Az Zahiri dan Shaskia Najla Putri Kayla, mahasiswa UBSI Kampus Kaliabang, berhasil meraih medali perunggu atau Juara 3 nomor ganda campuran pada ajang Asia Pacific Deaf Multi-Sport Championships 2026.

Kompetisi tersebut berlangsung di Penang, Malaysia, Minggu (4/10/2026).

Berdasarkan sumber laman resmi Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI), prestasi tersebut menjadi salah satu capaian mahasiswa UBSI di tingkat internasional sepanjang 2026.

Dua Mahasiswa UBSI Tampil di Kompetisi Internasional

Muhammad Sayyid Az Zahiri dan Shaskia Najla Putri Kayla sama-sama menempuh pendidikan di Program Studi Teknologi Informasi UBSI Kampus Kaliabang.

Keduanya berkolaborasi dalam nomor ganda campuran dan berhasil mengamankan posisi ketiga dalam ajang yang mempertemukan peserta dari kawasan Asia Pasifik tersebut.

Pencapaian ini menunjukkan bahwa aktivitas mahasiswa tidak hanya berfokus pada ruang kelas. Kompetisi juga membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan, membangun pengalaman, sekaligus menguji mental dalam lingkungan yang lebih luas.

UBSI Apresiasi Perjuangan Mahasiswa

Koordinator Unit Prestasi Kemahasiswaan UBSI, Rahmat Hidayat, menyampaikan apresiasi atas capaian Muhammad Sayyid dan Shaskia.

“Alhamdulillah, mahasiswa UBSI kembali menorehkan prestasi di tingkat internasional dengan meraih Juara 3 atau medali perunggu pada nomor ganda campuran di Asia Pacific Deaf Multi-Sport Championships 2026 di Penang, Malaysia. Ini tentu menjadi kebanggaan bagi UBSI dan sekaligus menunjukkan bahwa mahasiswa kita memiliki potensi untuk berprestasi hingga tingkat internasional,” ujar Rahmat, Minggu (4/10).

Menurut Rahmat, prestasi tersebut tidak hanya membawa kebanggaan bagi kedua mahasiswa. Capaian itu juga dapat mendorong mahasiswa UBSI lainnya untuk lebih berani mengembangkan kemampuan dan mengikuti berbagai kompetisi.

Unit Prestasi Kemahasiswaan, lanjut Rahmat, akan terus mendorong mahasiswa untuk aktif dalam berbagai ajang kompetisi.

“Setiap prestasi yang diraih mahasiswa merupakan bagian dari kontribusi dalam mengharumkan nama UBSI,” tambahnya.

Kompetisi Jadi Ruang Mahasiswa Mengembangkan Diri

Ajang internasional tidak hanya menguji kemampuan teknis peserta. Mahasiswa juga menghadapi situasi yang menuntut keberanian, disiplin, sportivitas, dan kemampuan beradaptasi.

Pertemuan dengan peserta dari berbagai latar belakang juga memberikan pengalaman baru. Mahasiswa dapat belajar menghadapi tekanan kompetisi sekaligus membangun kepercayaan diri saat tampil di level internasional.

Bagi Muhammad Sayyid dan Shaskia, medali perunggu di Penang menjadi hasil dari proses pengembangan diri sekaligus catatan prestasi yang membawa nama UBSI ke panggung internasional.

UBSI Dorong Mahasiswa Aktif Berprestasi

Capaian kedua mahasiswa tersebut memperkuat komitmen UBSI untuk membuka ruang pengembangan mahasiswa melalui berbagai kegiatan.

Kampus tidak hanya mendorong mahasiswa mengejar capaian akademik. Kegiatan nonakademik juga dapat menjadi jalur bagi mahasiswa untuk menemukan potensi, mengembangkan kemampuan, dan meraih prestasi.

Prestasi Muhammad Sayyid Az Zahiri dan Shaskia Najla Putri Kayla di Malaysia menjadi salah satu contoh bahwa kesempatan untuk berkembang dapat hadir melalui berbagai bidang.

Bagi perguruan tinggi, dukungan terhadap aktivitas mahasiswa juga berperan penting dalam membangun lingkungan yang mendorong keberanian untuk berkompetisi dan membawa nama institusi ke tingkat yang lebih luas.

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Latest article