Pari Sakti 2026 Jadi Langkah Awal Atlet Loncat Indah Jatim Menuju Panggung Nasional

Must read

EDUCARE.CO.ID – Kejuaraan Pari Sakti Diving International Competition 2026 memberi kesempatan kepada atlet muda loncat indah Jawa Timur untuk menambah pengalaman dan membangun mental bertanding sejak dini. Ajang internasional yang berlangsung di Stadion Akuatik Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, pada 29 Juni hingga 2 Juli 2026 itu akan menjadi bagian penting dari proses pembinaan atlet masa depan.

Pelatih Loncat Indah Jawa Timur, Ronaldy Herbintoro, mengatakan bahwa sejumlah atlet kelompok pemula dari Surabaya, Gresik, dan Mojosari telah menjalani persiapan untuk mengikuti kejuaraan tersebut. Mereka mengikuti program pembinaan berjenjang yang terus melahirkan atlet-atlet potensial untuk masa depan.

Fokus pada Proses dan Pengalaman Bertanding

Menurut Ronaldy, keikutsertaan atlet pemula dalam kompetisi internasional tidak semata-mata mengejar prestasi. Sebaliknya, tim pelatih ingin melihat perkembangan kemampuan atlet setelah menjalani latihan secara intensif dalam beberapa waktu terakhir.

Selain itu, kejuaraan ini memberi kesempatan kepada para atlet muda untuk menghadapi lawan dari berbagai daerah dan negara. Pengalaman tersebut menjadi bekal penting dalam proses pembentukan karakter dan mental bertanding.

“Keikutsertaan mereka sangat penting untuk mengetahui sejauh mana perkembangan kemampuan atlet-atlet pemula setelah menjalani latihan selama ini. Kami belum membebani mereka dengan target juara, tetapi lebih pada proses belajar dan menambah pengalaman bertanding,” ujar Ronaldy, Selasa (23/6/2026).

Belajar Menghadapi Atmosfer Kompetisi

Ronaldy menegaskan bahwa atlet yang masih berada pada tahap awal pembinaan membutuhkan pengalaman kompetisi lebih daripada target medali. Karena itu, tim pelatih mendorong mereka untuk menikmati proses bertanding dan menunjukkan kemampuan terbaik.

Melalui ajang Pari Sakti Diving International Competition 2026, para atlet belajar menghadapi atmosfer pertandingan yang sesungguhnya. Mereka juga berkesempatan memahami aturan perlombaan, mengelola tekanan saat tampil, serta meningkatkan kemampuan mengambil keputusan di arena.

Para atlet tidak bisa mendapatkan pengalaman seperti ini hanya dari latihan rutin. Oleh sebab itu, kompetisi menjadi bagian penting dalam proses pembinaan atlet usia dini.

Bangun Mental, Disiplin, dan Sportivitas

Selain meningkatkan kemampuan teknis, Ronaldy berharap para atlet muda mampu mengembangkan rasa percaya diri, disiplin, dan sportivitas. Kompetisi juga membuka ruang bagi mereka untuk berinteraksi dengan atlet dari berbagai daerah dan memperluas wawasan olahraga.

“Anak-anak perlu merasakan langsung atmosfer kompetisi. Dari situ mereka belajar disiplin, menghargai lawan, dan memahami bahwa kemenangan maupun kekalahan adalah bagian dari proses menjadi atlet,” katanya.

Menurutnya, pembentukan mental juara tidak terjadi secara instan. Atlet perlu melewati berbagai pengalaman, termasuk menghadapi tekanan, kegagalan, dan tantangan di arena pertandingan.

Perkuat Regenerasi Atlet Loncat Indah Jatim

Keikutsertaan atlet muda dalam Pari Sakti Diving International Competition 2026 juga mendukung strategi regenerasi loncat indah Jawa Timur. Pengurus dan pelatih terus memperkuat pembinaan usia dini agar Jawa Timur memiliki atlet potensial yang siap melanjutkan prestasi generasi sebelumnya.

Ronaldy menilai regenerasi menjadi faktor penting untuk menjaga daya saing loncat indah Jawa Timur di tingkat nasional maupun internasional. Karena itu, atlet muda perlu mendapatkan kesempatan tampil di berbagai kejuaraan berkualitas sejak awal karier mereka.

“Kami tidak memasang target medali. Yang kami harapkan, anak-anak bisa tampil optimal dan mengeluarkan kemampuan terbaik mereka. Dari situ, mental dan jiwa atlet akan tumbuh dengan sendirinya,” ujarnya.

Ia optimistis para atlet akan menjadikan pengalaman dari kejuaraan ini sebagai modal penting untuk berkembang ke jenjang yang lebih tinggi. Dengan pembinaan yang berkelanjutan, Jawa Timur berpeluang melahirkan generasi baru atlet loncat indah yang mampu bersaing di level nasional maupun internasional.

“Kami berharap mereka menjadi bibit-bibit atlet potensial yang kelak mampu mengharumkan nama Jawa Timur. Yang terpenting sekarang adalah membangun fondasi kemampuan dan mental bertanding sejak usia dini,” pungkas Ronaldy.

- Advertisement -spot_img

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Latest article