EDUCARE.CO.ID – Pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah mendapat apresiasi dari banyak orang tua. Program yang diinisiasi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) membantu murid baru mengenal sekolah dalam suasana aman, nyaman, dan menyenangkan.
Berdasarkan sumber rilis Kemendikdasmen, MPLS Ramah memberi pengalaman positif sejak hari pertama sekolah. Program ini juga membuat orang tua lebih tenang saat melepas anak memasuki lingkungan belajar yang baru.
Orang Tua Melihat Perubahan Positif
Salah satu orang tua murid SD Negeri 1 Binangga, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Imas Afriana, mengaku puas dengan pelaksanaan MPLS Ramah yang diikuti putrinya, Alzena Zunaira Khairunnisa.
Menurut Imas, sekolah menyusun kegiatan yang menarik dan mudah diikuti anak-anak. Tur sekolah membantu murid mengenal setiap ruangan. Selain itu, permainan kelompok dan sesi ice breaking membuat mereka lebih cepat akrab dengan teman baru.
Ia juga melihat putrinya semakin antusias berangkat ke sekolah setiap pagi. Karena itu, Imas berharap sekolah terus menanamkan disiplin, tanggung jawab, sopan santun, dan empati kepada seluruh peserta didik.
Sekolah Ciptakan Lingkungan yang Aman
Kepala SD Negeri 1 Binangga, Rijena, mengatakan seluruh kegiatan MPLS dirancang untuk membantu murid mengenal guru, teman, dan lingkungan sekolah secara bertahap.
Salah satu kegiatan yang menjadi perhatian ialah sesi “Kenali Teman dan Guru”. Melalui kegiatan tersebut, murid belajar berinteraksi dan membangun rasa percaya diri sejak awal.
Guru juga mendampingi murid selama seluruh rangkaian kegiatan. Mereka menyambut peserta didik di gerbang sekolah, mengarahkan aktivitas, dan memastikan setiap anak merasa nyaman.
Menurut Rijena, rasa aman menjadi fondasi penting dalam proses belajar. Oleh sebab itu, sekolah berusaha menciptakan suasana yang hangat sejak hari pertama.
Ia juga mengapresiasi dukungan para orang tua. Komunikasi yang baik antara sekolah dan keluarga membuat proses adaptasi murid berjalan lebih lancar.
Kemendikdasmen Dorong Budaya Sekolah yang Ramah
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menegaskan bahwa MPLS Ramah menjadi bagian dari upaya membangun budaya sekolah yang aman, nyaman, dan saling menghargai.
Program ini mengajak seluruh warga sekolah meninggalkan praktik perpeloncoan. Sebagai gantinya, sekolah menghadirkan kegiatan yang menumbuhkan rasa saling menghormati, menghargai guru, menghormati orang tua, dan mencintai ilmu pengetahuan.
Mendikdasmen juga menyampaikan apresiasi kepada para guru yang mendampingi peserta didik dengan penuh dedikasi. Selain itu, ia mengucapkan terima kasih kepada para orang tua yang mempercayakan pendidikan putra-putrinya kepada sekolah.
Melalui MPLS Ramah, Kemendikdasmen berharap semakin banyak sekolah menghadirkan lingkungan belajar yang aman, inklusif, dan menyenangkan. Dengan begitu, setiap murid dapat memulai perjalanan pendidikannya dengan percaya diri sejak hari pertama.




