Mahasiswa USK Raih Emas di Kompetisi Ilmiah Internasional WYIE 2025 di Malaysia

EduNews EduSchool

educare.co.id, Kuala Lumpur – Tim mahasiswa Universitas Syiah Kuala (USK) berhasil meraih medali emas dalam ajang World Young Inventors Exhibition (WYIE) 2025 yang berlangsung di Kuala Lumpur Convention Centre (KLCC), Malaysia, pada 29–31 Mei 2025.

WYIE merupakan kompetisi internasional yang diselenggarakan oleh Malaysian Invention & Design Society (MINDS). Acara ini menjadi wadah bergengsi bagi para penemu dan inovator dari berbagai negara untuk memamerkan penemuan serta inovasi produk yang memiliki potensi dan nilai guna tinggi.

Dalam kompetisi ini, tim USK diwakili oleh lima mahasiswa, yakni Zahratul Dwi Safrina, Debby Tri Handayani, Nadira Yasvina, Abdi Reda Wiratama, dan Muhammad Rifat. Mereka berasal dari Program Studi Pendidikan Dokter dan Program Studi Pendidikan Dokter Gigi. Tim ini mempersembahkan produk inovatif bernama MORVIE Nourishing Stretch Mark Cream, yang dibuat dari ekstrak daun kelor dan minyak nilam.

Inovasi ini sukses membawa mereka menyabet medali emas dalam kategori Pharmacy, Health, Medicine, and Humanistic Therapy, mengalahkan puluhan tim dari berbagai negara.

Tim MORVIE mendapat bimbingan dari sejumlah dosen lintas fakultas, antara lain Dr. Suryawati, apt., S.Si., M.Sc., dr. Rosaria Indah, M.Sc., Ph.D., drg. Sri Rezeki, Sp.PM, Dr. drh. Santi Chismirina, M.Si, Fitrah Afandi, S.E., M.Si, dan Ir. Sarika Zuhri, S.T., M.T. Mereka juga didampingi mentor profesional yakni drg. Galuh Satwika Paramita (Ketua Biscateam dan CEO Biscatur) serta Muhammad Raiyan Fajri (peraih beasiswa IISMA dan Co-founder Biscatur).

Kompetisi ini telah diselenggarakan sejak tahun 2017 dan diikuti oleh peserta dari 15 hingga 19 negara, termasuk Indonesia, Malaysia, Thailand, Korea Selatan, Qatar, dan Arab Saudi. Proses seleksi dimulai dari pengumpulan abstrak, di mana tim USK berhasil melewati tahap awal dan melaju ke babak final.

Pada babak final yang digelar di KLCC, para finalis diwajibkan membuka stan pameran serta melakukan presentasi langsung di hadapan dewan juri.

WYIE sendiri bertujuan memperkuat kolaborasi antara para penemu dan organisasi inovasi dari Malaysia dan negara-negara lain. Tahun ini, pameran terbagi dalam lebih dari 15 kategori, dan MORVIE dipertandingkan dalam kategori yang fokus pada kesehatan dan terapi kemanusiaan.

Dengan prestasi ini, diharapkan mahasiswa USK semakin terdorong untuk terus berinovasi dan menunjukkan kiprah di tingkat internasional. Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa karya anak bangsa mampu bersaing di kancah global.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *