Mahasiswa Kebidanan FK UNAIR Raih Juara 2 Lens of Health 2026 Lewat Video Edukasi Kesehatan Mental

Must read

EDUCARE.CO.ID – Tiga mahasiswa Program Studi S1 Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (FK UNAIR) kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Mereka berhasil meraih Juara 2 dalam kompetisi Lens of Health 2026 melalui karya video edukasi yang mengangkat isu kesehatan mental mahasiswa.

Kompetisi tersebut berlangsung secara daring pada 20 April hingga 15 Mei 2026. Poltekkes Kemenkes Palangka Raya menyelenggarakan ajang tersebut dengan tema “Akselerasi Kesehatan dan Penguatan Literasi”.

Berdasarkan sumber rilis Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (FK UNAIR), tim yang terdiri atas Vira Asa Akhrani, Ingrid Puja Riftanaya, dan Neysila Elsa Eka Saputri meraih posisi kedua pada kategori Video Edukasi Promosi Kesehatan. Mereka mengangkat tema “Akselerasi Kesehatan Kuatkan Literasi”.

Angkat Isu Kesehatan Mental Mahasiswa

Tim memilih kesehatan mental karena banyak mahasiswa menghadapi tekanan selama menjalani perkuliahan dan praktik klinik. Mereka ingin mengajak mahasiswa lebih peduli terhadap kondisi psikologis sejak dini.

Vira Asa Akhrani mengatakan bahwa tim ingin menyampaikan pesan yang mudah dipahami sekaligus bermanfaat bagi mahasiswa.

“Kami ingin meningkatkan kesadaran mahasiswa agar lebih peduli terhadap kesehatan mental, mengenali tanda-tanda stres, dan berani mencari bantuan ketika membutuhkannya,” ujar Vira.

Selain menyampaikan edukasi, tim juga mengemas materi dengan bahasa sederhana. Pendekatan tersebut membuat informasi lebih mudah dipahami oleh masyarakat.

Kerja Sama Tim Menjadi Kunci

Tim menghadapi tantangan saat membagi waktu antara kuliah, praktik klinik, dan proses produksi video. Meski begitu, mereka tetap menyusun jadwal secara disiplin agar seluruh tahapan berjalan sesuai rencana.

Selanjutnya, setiap anggota menjalankan peran masing-masing. Ada yang bertugas sebagai pemeran, presenter, hingga editor. Mereka juga memanfaatkan koordinasi daring agar proses produksi berjalan lebih efisien.

Ingrid Puja Riftanaya menilai pengalaman mengikuti berbagai kompetisi ikut membantu proses penyusunan karya.

“Bekal dari mata kuliah Promosi Kesehatan dan kerja sama tim yang solid menjadi kunci keberhasilan kami. Setiap anggota menjalankan tugasnya secara maksimal,” kata Ingrid.

Fakultas Dukung Pengembangan Prestasi

FK UNAIR terus mendorong mahasiswa untuk mengikuti berbagai kompetisi nasional. Fakultas menyediakan fasilitas kampus sebagai lokasi pengambilan gambar. Selain itu, pihak fakultas membantu publikasi karya melalui media sosial resmi.

Di sisi lain, fakultas juga memberikan insentif prestasi dan rekognisi poin kemahasiswaan kepada mahasiswa yang berhasil meraih penghargaan.

Menurut tim, dukungan tersebut menambah semangat mereka untuk terus menghasilkan karya yang bermanfaat bagi masyarakat.

Ajak Mahasiswa Berani Berkarya

Tim berharap semakin banyak mahasiswa berani mengikuti kompetisi dan mengembangkan potensinya. Mereka menilai keberanian menjadi langkah awal menuju prestasi.

“Jangan ragu mencoba setiap kesempatan karena prestasi tidak selalu dimulai dari pengalaman. Berani mencoba adalah langkah pertama menuju prestasi,” pesan tim.

Prestasi tersebut menunjukkan bahwa mahasiswa FK UNAIR mampu bersaing di tingkat nasional. Selain itu, mereka juga membuktikan bahwa literasi kesehatan dapat menjadi media edukasi yang kreatif dan berdampak bagi masyarakat. Keberhasilan ini semakin memperkuat komitmen FK UNAIR dalam melahirkan lulusan yang unggul, inovatif, dan mampu memberi kontribusi nyata bagi dunia kesehatan.

- Advertisement -spot_img

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

Latest article

spot_img