Mahasiswa FK UNAIR Raih Juara 1 HOMEOSTASIS 2026, Kekompakan dan Pengalaman Jadi Kunci Sukses

Must read

EDUCARE.CO.ID – Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (FK UNAIR) kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Tiga mahasiswa Program Studi Kedokteran angkatan 2023 berhasil meraih Juara 1 dalam ajang Hasanuddin Olympiad for Medical Students in Systemic Physiology (HOMEOSTASIS) 2026.

Berdasarkan sumber rilis Universitas Airlangga (UNAIR), tim tersebut terdiri atas Alexandrena Maive Putri Adya, Ave Zangkila Langit, dan Muhammad Anthony Maulana. Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin menggelar HOMEOSTASIS 2026 pada 1–3 Mei 2026.

Keberhasilan tersebut memperpanjang deretan prestasi mahasiswa FK UNAIR dalam berbagai kompetisi ilmiah bidang kedokteran.

Berawal dari Keinginan Menguji Kemampuan

Tim mengikuti HOMEOSTASIS 2026 karena ingin mengukur pemahaman mereka dalam bidang fisiologi atau ilmu faal.

Selain itu, pengalaman mengikuti berbagai kompetisi sebelumnya, seperti IMPhO dan AORTA, membuat mereka semakin percaya diri menghadapi olimpiade nasional tersebut.

Karena Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin baru pertama kali menggelar HOMEOSTASIS, ketiganya memanfaatkan kompetisi ini untuk menambah pengalaman sekaligus mengasah kemampuan akademik.

Tim Tetap Berlatih di Tengah Padatnya Jadwal Kuliah

Tim mulai mempersiapkan diri sejak awal April 2026. Meski jadwal ujian blok cukup padat, mereka tetap menyusun strategi belajar secara terstruktur.

Mereka membagi materi sesuai bidang masing-masing, lalu rutin berdiskusi agar semakin memahami setiap konsep yang akan mereka hadapi dalam kompetisi.

Pendekatan tersebut membantu tim memahami materi secara lebih efektif sekaligus memperkuat kerja sama selama kompetisi.

Sempat Hadapi Kendala Selama Kompetisi

Perjalanan menuju Makassar tidak berjalan mulus. Cuaca buruk membuat pesawat yang mereka tumpangi harus melakukan transit di Pontianak.

Selain itu, tim juga menghadapi kendala teknis saat babak semifinal. Panitia mengurangi poin karena jawaban menggunakan singkatan yang tidak sesuai ketentuan lomba.

Meski demikian, mereka tetap fokus menghadapi setiap tahapan kompetisi hingga akhirnya berhasil keluar sebagai juara.

“Kekompakan dan kegigihan adalah kunci utama kami. Kami mampu bekerja sama secara efisien, baik dalam membagi tugas belajar maupun menyusun strategi di setiap babak. Kami tetap tenang dan fokus meskipun menghadapi situasi yang tidak terprediksi,” ujar Muhammad Anthony Maulana.

Dukungan Fakultas Jadi Penyemangat

Tim mengakui dukungan dari Fakultas Kedokteran UNAIR turut berperan dalam keberhasilan mereka.

Fakultas secara aktif memberikan informasi mengenai berbagai kompetisi akademik. Selain itu, kampus juga terus mendorong mahasiswa agar berani mengembangkan potensi melalui berbagai ajang ilmiah.

Menurut tim, dukungan tersebut membuat mahasiswa memiliki ruang untuk terus belajar, berprestasi, dan mengharumkan nama universitas.

Bagikan Pesan untuk Mahasiswa

Setelah meraih Juara 1 HOMEOSTASIS 2026, tim berharap prestasi ini dapat memotivasi mahasiswa lain agar tidak ragu mencoba berbagai kesempatan.

Mereka menilai setiap kompetisi bukan hanya tentang kemenangan. Sebaliknya, setiap proses menjadi pengalaman berharga untuk mengembangkan kemampuan akademik maupun karakter.

“Semua pencapaian hebat berawal dari keberanian untuk mencoba. Saat ada kesempatan, ambillah kesempatan itu dan mulai melangkah. Jangan ragu bertanya kepada dosen, senior, atau orang yang dipercaya. Terus belajar dari setiap pengalaman dan tetap semangat,” pesan tim.

- Advertisement -spot_img

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

Latest article

spot_img