EDUCARE.CO.ID – Kontingen Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu sukses mencatatkan prestasi membanggakan pada ajang Pekan Olahraga, Riset, dan Ornamen Seni Indonesia Timur (Poros Intim) IV PTKIN 2026. Selama kompetisi yang berlangsung pada 6–11 Juli 2026, UIN Datokarama berhasil membawa pulang 34 medali, terdiri atas 15 medali emas, 8 medali perak, dan 11 medali perunggu. Raihan gemilang ini menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa UIN Datokarama mampu bersaing dan tampil sebagai salah satu kekuatan terbaik di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) se-Indonesia Timur.
Rektor UIN Datokarama Palu, Prof. Lukman Thahir, memberikan apresiasi tinggi atas perjuangan seluruh atlet dan peserta yang telah mengharumkan nama kampus. Menurutnya, keberhasilan meraih 15 medali emas merupakan pencapaian luar biasa yang menunjukkan bahwa UIN Datokarama tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki kualitas terbaik di bidang olahraga, seni, riset, dan keagamaan. Prestasi tersebut lahir dari proses pembinaan yang konsisten, disiplin tinggi, serta semangat juang mahasiswa dalam menghadapi persaingan antarkampus.
Belasan medali emas diraih dari berbagai cabang bergengsi, di antaranya tenis meja, bulu tangkis, taekwondo, pencak silat, Musabaqah Hifzhil Quran (MHQ), Musabaqah Qiraatil Kutub (MQQ), kaligrafi, pop solo Islami, nasyid, hingga debat konstitusi. Selain itu, kontingen UIN Datokarama juga berhasil mengumpulkan delapan medali perak dan sebelas medali perunggu, sehingga menegaskan kekuatan mereka sebagai kontingen yang kompetitif di hampir seluruh cabang yang diperlombakan.
Poros Intim IV bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi wadah mempererat silaturahmi, mengembangkan karakter, dan meningkatkan kualitas mahasiswa PTKIN di kawasan Indonesia Timur. Prestasi yang diraih UIN Datokarama Palu diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus berkarya, berprestasi, dan membawa nama baik perguruan tinggi di tingkat regional maupun nasional. Keberhasilan ini sekaligus menjadi motivasi bagi seluruh civitas akademika untuk terus mempertahankan budaya prestasi dan melahirkan generasi unggul yang berdaya saing tinggi.


