Mahasiswa Biologi UNS Terpilih Ikuti International Summer Program 2025 di Osaka University
educare.co.id, Surakarta – Muhammad Ibrahim, mahasiswa Program Studi Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, berhasil terpilih sebagai peserta International Summer Program (ISP) 2025 yang diselenggarakan oleh Graduate School of Science, Osaka University, Jepang. Program bergengsi ini didukung oleh Japan Student Services Organization (JASSO) melalui pemberian beasiswa bagi peserta internasional terpilih.
Ibrahim mengungkapkan bahwa program tersebut akan berlangsung selama enam minggu, mulai 17 Juli hingga 27 Agustus 2025, dan berlokasi di lingkungan akademik Graduate School of Science. Selama masa program, ia akan melakukan riset di Laboratory of Plant Development di bawah bimbingan Prof. Tatsuo Kakimoto. Penelitiannya akan berfokus pada pembentukan akar lateral dan peran hormon auksin pada tanaman model Arabidopsis, yang berkaitan erat dengan efisiensi penyerapan air dan nutrisi.
“Pemahaman mekanisme ini penting untuk pengembangan varietas tanaman yang lebih efisien dalam memanfaatkan unsur hara, yang pada akhirnya mendukung pertanian berkelanjutan di Indonesia,” jelas Ibrahim, dalam siaran tertulis uns (24/7).
Ibrahim menempuh proses seleksi ISP 2025 secara mandiri, di luar jalur internal kampus. Ia mendaftarkan diri langsung melalui laman resmi Osaka University dengan melampirkan dokumen seperti transkrip akademik, curriculum vitae, pernyataan motivasi, bukti kemampuan bahasa Inggris, serta surat rekomendasi dari dosen pembimbingnya, Elisa Herawati, S.Si., M.Eng., Ph.D.
Seleksi dilakukan oleh panitia ISP bersama profesor pembimbing yang dituju. Setelah seluruh dokumen diverifikasi dan dinilai, hasil seleksi diumumkan bersamaan dengan penetapan penerima beasiswa JASSO.
Bagi Ibrahim, kesempatan ini menjadi pengalaman yang sangat berarti dalam pengembangan akademik dan profesionalnya. “Program ini sangat berharga karena memungkinkan saya merasakan langsung ekosistem pembelajaran dan penelitian di Jepang. Perspektif saya tentang dunia riset semakin luas, dan saya terinspirasi untuk berkolaborasi serta bersaing di tingkat global,” ujarnya.
Pihak Program Studi Biologi FMIPA UNS menyambut antusias capaian tersebut. Menurut mereka, partisipasi mahasiswa dalam kegiatan riset internasional membuka peluang kolaborasi riset dengan institusi luar negeri dan mendukung internasionalisasi perguruan tinggi.
Selain riset di laboratorium, ISP Osaka juga menghadirkan kuliah tematik, forum presentasi hasil penelitian, serta kegiatan pertukaran budaya. Para peserta berkesempatan mengikuti kunjungan edukatif ke Kyoto dan situs budaya di wilayah Kansai, kelas pengenalan bahasa Jepang, serta interaksi dengan mahasiswa lokal dan internasional lainnya.
Program ISP dirancang untuk mahasiswa sarjana dan pascasarjana dari berbagai negara untuk menjalani program akademik jangka pendek di Osaka University. Dukungan dari JASSO tak hanya meringankan biaya, tetapi juga menjadi bentuk pengakuan terhadap prestasi akademik mahasiswa internasional yang terpilih.
Tahun ini, ISP 2025 diikuti oleh 25 peserta dari 14 universitas luar Jepang. Indonesia mengirimkan dua wakil, termasuk Ibrahim yang mewakili UNS. Partisipasinya mencerminkan kapasitas dan daya saing mahasiswa Indonesia di ranah global serta memperkuat jejaring internasional universitas.
