Kuliah Gizi Sambil Latihan Taekwondo, Athiyah Buktikan Bisa Raih Medali Internasional

Must read

EDUCARE.CO.ID – Prestasi membanggakan datang dari mahasiswi Program Studi Gizi Universitas ‘Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta. Athiyyah Charisa Putri berhasil meraih medali perunggu pada kategori Poomsae Senior Taegeuk 6 dalam ajang International Gelora Taekwondo Indonesia Championship yang berlangsung pada Senin (10/8/2026).

Capaian tersebut menunjukkan bahwa aktivitas akademik yang padat tidak menghalangi mahasiswa untuk berprestasi di luar bidang perkuliahan. Athiyyah atau yang akrab disapa Athiyah mampu membagi waktunya antara kuliah, kegiatan organisasi, dan latihan taekwondo.

Berdasarkan sumber Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta, prestasi Athiyah juga menjadi gambaran dukungan lingkungan kampus terhadap mahasiswa yang ingin mengembangkan kemampuan akademik maupun nonakademik.

Mahasiswi Gizi Aktif Berprestasi di Taekwondo

Sebagai mahasiswa Program Studi Gizi, Athiyah memiliki rutinitas akademik yang cukup padat. Di sisi lain, ia tetap menjalani latihan taekwondo secara konsisten untuk mempersiapkan diri menghadapi kompetisi.

Kedisiplinan menjadi bagian penting dalam menjalani dua aktivitas tersebut. Athiyah perlu mengatur jadwal agar kewajiban kuliah dan latihan dapat berjalan beriringan.

Selain itu, kegiatan organisasi juga menjadi bagian dari kesehariannya. Meski memiliki berbagai kesibukan, Athiyah tetap mampu mempertahankan fokus hingga akhirnya meraih medali di kompetisi internasional.

Prestasi tersebut sekaligus menunjukkan bahwa mahasiswa dapat mengembangkan lebih dari satu potensi selama mampu mengatur waktu dan menjaga konsistensi.

UNISA Yogyakarta Beri Ruang untuk Kembangkan Bakat

Athiyah menilai lingkungan kampus turut memberikan dukungan dalam perjalanan pengembangan dirinya. Menurutnya, UNISA Yogyakarta menyediakan ruang bagi mahasiswa untuk mengeksplorasi minat dan kemampuan di berbagai bidang.

Ia juga melihat kegiatan akademik dan nonakademik dapat berjalan secara seimbang ketika kampus memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengembangkan potensi masing-masing.

“Apabila ingin berkembang tidak hanya di bidang akademik tetapi juga non-akademik, UNISA Yogyakarta adalah tempat yang tepat. Di sini, kita diberikan ruang luas untuk menyalurkan minat, bakat, dan kemampuan secara seimbang,” ujar Athiyah.

Dukungan tersebut menjadi salah satu faktor yang membantu Athiyah tetap menjalani latihan sekaligus menyelesaikan tanggung jawab akademiknya.

Raih Perunggu di Kategori Poomsae Senior

Dalam International Gelora Taekwondo Indonesia Championship, Athiyah turun pada kategori Poomsae Senior Taegeuk 6.

Poomsae menguji ketepatan gerakan, teknik, keseimbangan, serta penguasaan rangkaian jurus taekwondo. Karena itu, persiapan atlet tidak hanya membutuhkan kemampuan fisik, tetapi juga konsentrasi dan ketelitian.

Athiyah berhasil menampilkan kemampuannya dalam kompetisi tersebut hingga membawa pulang medali perunggu.

Capaian ini menjadi tambahan prestasi bagi perjalanan Athiyah sekaligus membuktikan bahwa mahasiswa dari bidang ilmu kesehatan juga dapat bersaing di arena olahraga.

Prestasi Athiyah Jadi Inspirasi Mahasiswa

Keberhasilan Athiyah mendapat apresiasi karena membawa nama UNISA Yogyakarta dalam ajang taekwondo internasional. Prestasinya juga dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lain untuk tidak membatasi pengembangan diri hanya pada bidang akademik.

Kuliah tetap menjadi tanggung jawab utama. Namun, mahasiswa juga memiliki kesempatan untuk mengembangkan minat, bakat, organisasi, dan berbagai keterampilan lain di luar ruang kelas.

Kisah Athiyah memperlihatkan bahwa keseimbangan tersebut dapat tercapai melalui disiplin dan pengelolaan waktu yang baik.

UNISA Yogyakarta Dorong Prestasi Akademik dan Nonakademik

Prestasi Athiyah turut memperkuat komitmen UNISA Yogyakarta dalam memberikan ruang bagi mahasiswa untuk berkembang secara menyeluruh.

Perguruan tinggi tidak hanya menjadi tempat mahasiswa memperoleh pengetahuan akademik. Kampus juga dapat menjadi ruang untuk membangun karakter, mengembangkan bakat, dan mengasah kemampuan melalui berbagai aktivitas.

Dengan dukungan lingkungan yang kondusif, mahasiswa memiliki peluang untuk membawa nama kampus melalui berbagai bidang, termasuk olahraga.

Medali perunggu yang diraih Athiyyah Charisa Putri di ajang International Gelora Taekwondo Indonesia Championship menjadi bukti bahwa mahasiswa dapat mengejar prestasi akademik sekaligus mengembangkan kemampuan di bidang lain.

Bagi Athiyah, pencapaian tersebut bukan sekadar medali. Prestasi ini juga menjadi bukti bahwa kuliah, organisasi, dan latihan olahraga dapat berjalan bersama ketika dijalani dengan komitmen dan manajemen waktu yang baik.

Penulis: Andini Namira Saskirana

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

Latest article