EDUCARE.CO.ID – Perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Jakarta tidak hanya menghadirkan parade dan hiburan. Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) memanfaatkan momentum tersebut untuk memperkenalkan visi penguatan pendidikan tinggi, riset, dan teknologi menuju Indonesia Emas 2045.
Kemdiktisaintek ambil bagian dalam Karnaval Bersatu Harmoni Nusantara yang berlangsung di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Senin (17/8/2026). Presiden RI Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka turut hadir dalam rangkaian perayaan tersebut.
Berdasarkan sumber rilis Kemdiktisaintek, partisipasi kementerian dalam parade menjadi bagian dari upaya memperkenalkan program-program prioritas pendidikan tinggi kepada masyarakat.
Kendaraan Hias Kemdiktisaintek Usung Pesan Perguruan Tinggi Kelas Dunia
Genderang Suling Canka Praditya Wiratama Universitas Pertahanan (Unhan) membuka rangkaian Karnaval Bersatu Harmoni Nusantara. Setelah itu, parade kendaraan hias dari berbagai kementerian dan lembaga melintas dengan membawa tema serta program prioritas masing-masing.
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto ikut dalam kendaraan hias Kemdiktisaintek. Wakil Mendiktisaintek Fauzan, Plt. Sekretaris Jenderal Badri Munir Sukoco, Dirjen Riset dan Pengembangan Fauzan Adziman, serta Dirjen Sains dan Teknologi Ahmad Najib Burhani turut mendampingi Brian dalam parade tersebut.
Sejumlah mahasiswa berprestasi juga ikut bergabung dalam rombongan Kemdiktisaintek.
Kendaraan hias tersebut tampil dengan dominasi warna biru dan membawa tema “Semangat Menuju Perguruan Tinggi Kelas Dunia.”
Tema itu menggambarkan arah Kemdiktisaintek dalam memperkuat pendidikan tinggi yang inklusif, adaptif, dan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
KIP Kuliah hingga Hilirisasi Riset Jadi Program Unggulan
Kemdiktisaintek membawa pesan yang lebih luas dari sekadar slogan melalui tema tersebut. Kendaraan hias tersebut turut merepresentasikan sejumlah program prioritas pemerintah di bidang pendidikan tinggi, sains, dan teknologi.
Salah satunya Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP Kuliah) yang membuka akses pendidikan tinggi bagi mahasiswa dari kelompok yang membutuhkan dukungan.
Kemdiktisaintek juga memperkenalkan Sekolah Unggul Garuda sebagai bagian dari upaya menyiapkan talenta unggul Indonesia.
Selain penguatan akses dan talenta, kementerian mendorong hilirisasi riset agar hasil penelitian tidak berhenti di lingkungan akademik. Kemdiktisaintek mendorong riset menghasilkan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat dan menjawab kebutuhan pembangunan.
Gerakan dosen dan mahasiswa berdampak juga menjadi bagian dari semangat tersebut.
Presiden Prabowo dan Wapres Gibran Beri Apresiasi
Saat rombongan Kemdiktisaintek melintas di depan mimbar kehormatan, Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka berdiri memberikan apresiasi.
Parade kemudian bergerak melalui rute Nasional di kawasan Monas, Jalan M.H. Thamrin, hingga Bundaran Hotel Indonesia (HI). Rangkaian karnaval berakhir di Taman Atas Skatepark, kawasan Dukuh Atas.
Masyarakat juga dapat menikmati berbagai hiburan yang melengkapi perayaan. Agenda tersebut mencakup pertunjukan musik, area kuliner UMKM, atraksi drone, hingga pesta kembang api.
Momentum Kenalkan Pendidikan Tinggi kepada Masyarakat
Kehadiran Kemdiktisaintek dalam Karnaval Bersatu Harmoni Nusantara menjadi bagian dari perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI sekaligus ruang komunikasi publik.
Melalui tema “Semangat Menuju Perguruan Tinggi Kelas Dunia,” Kemdiktisaintek ingin menunjukkan arah pengembangan pendidikan tinggi Indonesia kepada masyarakat.
Penguatan akses kuliah, pengembangan talenta, peningkatan kualitas riset, serta pemanfaatan sains dan teknologi menjadi bagian dari agenda tersebut.
Langkah itu sejalan dengan target membangun sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045. Kemdiktisaintek mendorong perguruan tinggi tidak hanya mencetak lulusan, tetapi juga mengembangkan talenta, inovasi, dan riset yang memberi manfaat bagi masyarakat.



