Kemendikdasmen Luncurkan Sayembara 7 KAIH untuk Perkuat Karakter Anak
EDUCARE.CO.ID, Jakarta – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Pusat Penguatan Karakter (Puspeka) secara resmi meluncurkan Sayembara Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (7 KAIH). Ajang nasional ini digelar untuk menginspirasi dan mendorong penerapan kebiasaan baik dalam diri anak Indonesia, sekaligus menjadi gerakan budaya dalam memperkuat karakter bangsa.
Peluncuran Sayembara 7 KAIH dilakukan bertepatan dengan penyelenggaraan Webinar SOLUSI (Sosialisasi dan Diskusi) Sayembara 7 KAIH pada Selasa (30/10). Acara ini diikuti secara daring oleh pendidik, orang tua, Sahabat Karakter, serta berbagai pemangku kepentingan pendidikan dari seluruh Indonesia.
Dua Tema Utama, Ruang Berbagi Inspirasi dan Ekspresi Anak
Sayembara 7 KAIH hadir dengan dua tema utama yang mengajak partisipasi dari berbagai pihak:
- Cerita Praktik Baik di Satuan Pendidikan dan Pemerintah Daerah: Tema ini fokus pada inovasi dan praktik terbaik dalam penerapan Gerakan 7 KAIH di tingkat sekolah, pemerintah daerah provinsi, kabupaten, dan kota.
- Bakti dalam Warna dan Kata: Karya Anak untuk Ibu dan Ayah: Tema ini merupakan ruang ekspresi bagi anak-anak untuk menunjukkan rasa cinta dan hormat kepada orang tua melalui karya gambar dan tulisan.
Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen, Suharti, menegaskan bahwa kegiatan ini lebih dari sekadar perlombaan. “Sayembara 7 KAIH adalah ruang berbagi inspirasi, praktik baik, serta ekspresi cinta anak kepada orang tua. Kami mengajak sekolah, pemerintah daerah, orang tua, dan seluruh masyarakat untuk bersama menumbuhkan kebiasaan baik sebagai budaya sehari-hari, sehingga lahir generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan berkarakter,” ungkapnya.
Pendaftaran Dibuka 1–26 Oktober, Karya Terbaik Diberi Penghargaan
Pendaftaran sayembara telah dibuka sejak 1 Oktober 2025, bertepatan dengan peringatan Hari Kesaktian Pancasila, dan akan ditutup pada 26 Oktober 2025. Panduan teknis, ketentuan lomba, dan informasi lengkap lainnya dapat diakses melalui laman resmi Puspeka: https://cerdasberkarakter.kemendikdasmen.go.id/sayembara7kaih.
Peserta berkesempatan meraih penghargaan nasional:
- Cerita Praktik Baik: Satu karya terbaik dari setiap kategori satuan pendidikan akan memperoleh hadiah sebesar Rp1.000.000 (belum dipotong pajak) dan piagam penghargaan. Karya-karya terbaik ini juga akan dikompilasi menjadi Buku Praktik Baik 7 KAIH sebagai referensi inspiratif.
- Bakti untuk Ibu dan Ayah: Sepuluh karya terbaik dari setiap kategori akan ditetapkan, dan masing-masing berhak atas hadiah sebesar Rp1.000.000 (belum dipotong pajak) serta sertifikat penghargaan. Karya terbaik kategori menggambar akan ditampilkan pada Ruang Murid di Rumah Pendidikan.
Kepala Pusat Penguatan Karakter, Rusprita Putri Utami, berharap sayembara ini menjadi wadah kolaborasi dan ekspresi yang signifikan. “Sayembara 7 KAIH merupakan langkah nyata untuk memperkuat karakter bangsa sekaligus mendorong lahirnya generasi Indonesia Emas 2045,” tutupnya.
Melalui Sayembara 7 KAIH, Kemendikdasmen mengajak seluruh pihak untuk bersinergi menumbuhkan kebiasaan baik sebagai budaya bangsa demi melahirkan generasi Indonesia Emas 2045 yang sehat, cerdas, dan berkarakter. (DSM)
