Indonesia dan Meksiko Resmi Sepakati Hibah Renovasi Sekolah Pascabadai Otis

Must read

EDUCARE.CO.ID – Pemerintah Indonesia dan Meksiko resmi menyepakati hibah renovasi Sekolah René Juárez Cisneros di Acapulco, Negara Bagian Guerrero, yang rusak berat akibat Badai Otis. Bantuan ini menjadi bagian dari kerja sama kemanusiaan dalam kerangka MIKTA sekaligus memperkuat komitmen Indonesia terhadap pemulihan pendidikan anak-anak terdampak bencana.

Berdasarkan sumber Kedutaan Besar Republik Indonesia di Mexico City, kedua negara menandatangani grant agreement di Kementerian Luar Negeri Meksiko, Mexico City, pada 31 Juli 2026. Melalui hibah tersebut, Indonesia mendukung pembiayaan rekonstruksi fasilitas sekolah agar kegiatan belajar mengajar dapat segera pulih.

Indonesia Tegaskan Solidaritas Kemanusiaan

Duta Besar Republik Indonesia untuk Meksiko hadir langsung dalam prosesi penandatanganan. Ia menegaskan bahwa bantuan ini mencerminkan persahabatan dan solidaritas antara rakyat Indonesia dan Meksiko.

“Rekonstruksi Sekolah René Juárez Cisneros bukan sekadar membangun kembali gedung sekolah. Bantuan ini membantu anak-anak kembali belajar, tumbuh, dan menata masa depan mereka,” ujar Dubes RI.

Karena itu, pemerintah Indonesia memandang pemulihan sekolah sebagai bagian penting dari pemulihan sosial masyarakat Acapulco setelah bencana.

MIKTA Dukung Pemulihan Pendidikan

Program renovasi sekolah ini berjalan melalui kerja sama MIKTA, forum yang beranggotakan Meksiko, Indonesia, Republik Korea, Türkiye, dan Australia. Melalui skema tersebut, Indonesia memfokuskan bantuan pada penyediaan fasilitas pendidikan yang aman, layak, dan modern bagi siswa di Acapulco.

Selain memperkuat hubungan bilateral, kerja sama ini menunjukkan bahwa negara-negara anggota MIKTA aktif membangun solidaritas kemanusiaan saat terjadi bencana.

Pejabat Meksiko Hadiri Penandatanganan

Acara penandatanganan turut dihadiri:

  • Direktur Jenderal Perencanaan Politik dan G20 Kementerian Luar Negeri Meksiko, Duta Besar Ana Aureny Aguirre O. Sunza;
  • Direktur Jenderal Proyek Kerja Sama Internasional AMEXCID, Carlos Acosta Montoya.

Sementara itu, Enrique Ramírez Barrios menandatangani dokumen hibah atas nama Pemerintah Meksiko. Ia mewakili Lembaga Infrastruktur Fisik Pendidikan Negara Bagian Guerrero (IGIFE) dan akan memimpin pelaksanaan teknis pembangunan di lapangan.

Indonesia Perkuat Diplomasi Kemanusiaan di Amerika Latin

Kesepakatan ini menambah rekam jejak diplomasi kemanusiaan Indonesia di Amerika Latin. Pemerintah Indonesia menilai bantuan pendidikan sebagai dukungan nyata bagi masyarakat terdampak bencana.

Selanjutnya, Indonesia bersama AMEXCID dan IGIFE akan mengawal proses konstruksi agar renovasi selesai tepat waktu dan sesuai standar yang disepakati. Dengan demikian, siswa-siswi Acapulco diharapkan segera kembali belajar dalam lingkungan yang aman dan nyaman.

Pada saat yang sama, Indonesia kembali menunjukkan perannya sebagai mitra internasional yang aktif mendukung pemulihan pendidikan pascabencana dan memperkuat kerja sama kemanusiaan global. Akhirnya, hibah ini diharapkan mempercepat pemulihan pendidikan sekaligus mempererat hubungan persahabatan Indonesia dan Meksiko.

- Advertisement -spot_img

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Latest article

spot_img