EDUCARE.CO.ID – SD Negeri Miangas akhirnya menerima bantuan revitalisasi setelah hampir lima dekade melayani pendidikan anak-anak di Pulau Miangas, Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara. Program ini menjadi langkah penting pemerintah untuk memperkuat layanan pendidikan di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
Berdasarkan Siaran Pers Kemendikdasmen Nomor 678/sipers/A6/VIII/2026, sekolah tersebut masuk daftar penerima bantuan Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun Anggaran 2026 di Provinsi Sulawesi Utara.

Menanti Sejak 1976
SD Negeri Miangas berdiri pada 5 Agustus 1976 dan menjadi satu-satunya rumah belajar bagi banyak anak di pulau terluar Indonesia itu. Kepala sekolah Melati Sulastri Mangole mengatakan sekolahnya belum pernah mendapat bantuan revitalisasi besar sejak pertama kali berdiri.
“Tahun ini kami menerima bantuan lebih dari Rp1,9 miliar. Tim pembangunan sedang bekerja dan menargetkan penyelesaian pada Agustus 2026,” ujar Melati.
Kemendikdasmen memakai dana tersebut untuk memperbaiki ruang kelas, ruang guru, ruang kepala sekolah, perpustakaan, rumah dinas guru, toilet, ruang UKS, dan lingkungan sekolah.
Rumah Dinas Guru Jadi Prioritas
Melati menilai perbaikan rumah dinas guru sangat penting bagi sekolah di wilayah 3T. Fasilitas itu membantu guru yang bertugas di Pulau Miangas sekaligus meringankan biaya hidup mereka.
“Fasilitas yang lebih baik akan membuat kegiatan belajar mengajar lebih maksimal dan membantu meningkatkan mutu pendidikan di Pulau Miangas,” katanya.
Selain memperbaiki bangunan, program revitalisasi ini juga menambah semangat belajar murid dan semangat mengajar guru.
Kemendikdasmen Juga Merevitalisasi SMP Negeri 2 Nanusa
Kemendikdasmen juga menyalurkan bantuan revitalisasi kepada SMP Negeri 2 Nanusa. Kepala sekolah Yan Parenta mengungkapkan sekolahnya belum pernah menjalani perbaikan besar sejak berdiri pada 1987.
“Seluruh guru dan 37 murid sangat bersyukur karena sekolah kami akhirnya mendapat bantuan revitalisasi lebih dari Rp2,4 miliar,” ujar Yan.
Sekolah menggunakan dana tersebut untuk membangun ruang administrasi, ruang keterampilan, laboratorium IPA, dan rumah dinas guru.
Yan berharap pembangunan selesai tepat waktu dan menjadi hadiah bagi warga sekolah menjelang Hari Kemerdekaan.
Mendikdasmen Tinjau Langsung Proyek
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti meninjau langsung progres pembangunan di Pulau Miangas. Ia menjelaskan bahwa pemerintah menargetkan revitalisasi SD Negeri Miangas dan SMP Negeri 2 Nanusa rampung pada Agustus 2026.
Pemerintah melibatkan TNI Angkatan Darat dalam proses pembangunan agar pekerjaan berjalan lebih cepat dan tepat waktu.
“Kami berterima kasih kepada TNI, warga sekolah, dan masyarakat yang telah bekerja bersama sehingga pembangunan dapat berjalan lancar,” ujar Abdul Mu’ti.
Harapan Baru dari Pulau Terluar
Revitalisasi dua sekolah di Pulau Miangas menjadi simbol hadirnya negara di wilayah terluar Indonesia. Program ini bukan sekadar memperbaiki bangunan sekolah, tetapi juga membuka harapan baru bagi anak-anak Miangas untuk belajar dengan fasilitas yang lebih layak.
Melalui peningkatan sarana pendidikan di daerah 3T, Kemendikdasmen berharap kualitas pembelajaran semakin baik dan seluruh murid di Pulau Miangas memiliki kesempatan lebih besar untuk meraih masa depan yang lebih cerah.



